MINATBACA.com – Upaya memberantas kemiskinan terus dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Mojopetung yang berada di Kecamatan Dukun, Gresik. Terbaru, Pemdes Mojopetung terpilih mendapatkan progam Jatim Puspa dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Sebanyak 45 orang mendapat bantuan modal berupa barang senilai Rp2,5 juta, yang semula adalah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Namun dikarenakan merasa sudah mampu dan ekonomi keluarga membaik, mereka lantas memutuskan untuk keluar dari PKH.
Adapun secara simbolis penyaluran bantuan dihadiri Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD Jawa Timur Endah Binawati dan Kadis PMD Gresik Abu Hassan. Dengan salah satu penerima manfaat, Muadafun yang berjualan mie ayam mengaku, bersyukur bisa mendapat bantuan alat beserta bahan yang dibutuhkan untuk berjualan.
“Saya sangat bersyukur dan semoga bisa membuat usaha yang saya rintis bisa maju. Tentu bantuan modal ini sangat berharga bagi kami,” kata Muadafun di Balai Desa Mojopetung, Selasa (13/8/2024).
Sementara Kepala Desa Mojopetung Mohammad Nasihan mengatakan, program tersebut sangat membantu, utamanya para ibu-ibu yang berada di wilayahnya untuk merintis usaha.
“Ibu-ibu yang mendapat program ini graduasi PKH. Jadi mantan penerima PKH, diberi modal untuk usaha di rumah masing-masing, sehingga nantinya bisa mandiri,” kata Nasihan.
Nasihan melanjutkan, hadirnya program tersebut di wilayah desa yang dipimpin olehnya, merupakan upaya Pemdes Mojopetung dalam rangka mengentas kemiskinan secara berkelanjutan. Dia berharap, bantuan yang disalurkan dapat menjadi pelecut semangat untuk berwirausaha, sehingga menjadikan keluarga sejahtera dan mandiri.
“Harapan saya, agar ibu-ibu ini bisa mandiri dan bisa mengembangkan usahanya,” harap Nasihan.
Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD Provinsi Jatim Endah Binawati menerangkan, Jatim Puspa merupakan program yang digagas oleh Pemprov Jatim dalam rangka untuk menjadikan ibu-ibu berdaya.
“Pada penerima manfaat diberikan modal berupa barang serta alat untuk usaha. Misalnya toko kelontong, maka kami beri lemari beserta isinya seperti gula, minyak dan lain sebagainya. Disesuaikan dengan pengajuan,” beber Endah.

