Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

      16 April 2026

      Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

      16 April 2026

      MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

      16 April 2026

      Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

      16 April 2026

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»PII Sukses Mengubah Limbah Industri Petrokimia Gresik Menjadi Lifeboard
    Ekonomi

    PII Sukses Mengubah Limbah Industri Petrokimia Gresik Menjadi Lifeboard

    RedaksiBy Redaksi29 Maret 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    GRESIK – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) cabang Gresik, Jawa Timur, berhasil memanfaatkan limbah Polyurethane (PU) Foam dan limbah kantong plastik pupuk dari Petrokimia Gresik sebagai perahu penyelamat alias lifeboard. Perahu yang dapat digunakan untuk evakuasi, bila terjadi bencana banjir.

    Sebanyak dua unit lifeboard dari inovasi yang dilakukan oleh PII tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dengan didampingi Ketua PII Gresik Awang Djohan Bachtiar, kepada para perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Kamis (28/3/2024).

    Di mana Dwi Satriyo menerangkan, jika semua dalam inovasi yang dilakukan tersebut menggunakan limbah dari Petrokimia Gresik yakni, PU Foam yang banyak digunakan sebagai isolasi pendingin tanki dan plastik bekas kantong-kantong produk. Inovasi tersebut bagi Petrokimia Gresik, juga mendukung komitmen pengelolaan lingkungan melalui program zero waste dan pengurangan emisi karbon.

    “Inovasi ini menjadi kebutuhan, khususnya bagi Petrokimia Gresik yang sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan proper emas, atau penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pengelolaan lingkungan,” ungkap Dwi Satriyo.

    Sementara Awang menambahkan, lahirnya inovasi tersebut sebagai bentuk kolaborasi apik antara PII Gresik bersama dengan Petrokimia Gresik dan Koperasi Konsumen Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG), dalam rangka penanganan isu lingkungan.

    “Inovasi ini dapat menjadi strategi pengelolaan lingkungan bagi sebuah industri, mengingat saat ini lingkungan menjadi isu global dan merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan lingkungan,” beber Awang.

    Berdasarkan perhitungan para ahli, penggunaan satu kilogram PU Foam dapat mengurangi emisi karbon sebesar 2,7 kilogram. Sementara pemanfaatan satu kilogram plastik untuk daur ulang, setara dengan pengurangan emisi karbon antara 6 sampai 10 kilogram. Inovasi ini juga mampu menjadi salah satu strategi cost reduction program, karena dapat menekan biaya yang sebelumnya harus dikeluarkan perusahaan untuk pengelolaan limbah.

    “Dalam pengelolaan limbah, industri harus mengeluarkan biaya yang besar.  Alhamdulillah, PII Gresik dengan inovasinya mampu menekan biaya tersebut, serta berhasil menjadikan limbah PU dan plastik dari yang awalnya tidak berguna menjadi bernilai tambah,” kata Awang.

    Awang menjelaskan, lifeboard dibuat dengan ukuran 4,5 meter x 1,3 meter. Dengan memiliki kapasitas sepuluh orang, atau mampu mengangkut beban antara 800 kilogram hingga 1.000 kilogram, sehingga cukup membantu pihak terkait bilamana digunakan pada saat terjadi bencana banjir.

    “Lifeboard ini sangat berguna bagi BPBD dalam penanganan banjir, bisa untuk evakuasi maupun mengangkut logistik. Lifeboard ini dapat mengapung meski kedalaman air hanya 15 sentimeter, sehingga memudahkan bagi tim BPBD dalam menjalankan tugasnya di area banjir,” terangnya.

    Sebelum diserahterimakan kepada perwakilan BPBD Provinsi Jawa Timur hari ini, lifeboard tersebut telah melalui tahapan uji coba di Telaga Ngipik Gresik dan pantai timur Surabaya. Hasilnya dikatakan Awang, sangat aman dan layak untuk dioperasionalkan.

    Kendati demikian, Awang menyebut, jika inovasi tersebut masih sangat terbuka untuk dikembangkan. Dengan tidak hanya untuk lifeboat, namun dari limbah yang sama PII Gresik sudah memiliki ‘wacana’ untuk membuat musala, rumah, hingga lantai apung. Sehingga ke depan, pemanfaatan limbah industri tersebut semakin besar dan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto, menyampaikan terima kasih atas dukungan PII Gresik bersama Petrokimia Gresik dan K3PG dalam memudahkan tugas-tugas BPBD, khususnya dalam penanganan bila terjadi bencana banjir.

    “Kami berharap dukungan dari para stakeholder, seperti dukungan PII dan Petrokimia Gresik. Semoga ke depan bantuannya bisa ditambah. Karena ketika menangani banjir, kadang kala ada kesulitan akses karena peralatan kami terbatas. Sehingga bantuan ini sangat membantu,” urai Gatot.

    Previous ArticleMusrenbang RKPD 2025, Bupati Gresik Dorong Pemerataan Pembangunan
    Next Article Cara Satreskrim Polres Gresik Muliakan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    Berita Terkait

    Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    16 April 2026

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    16 April 2026

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    16 April 2026

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    16 April 2026

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    15 April 2026

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    15 April 2026
    Search
    Terkini

    Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Kepedulian Sosial BRI untuk Masyarakat Gresik yang Membutuhkan, dari Bantu Ambulan Hingga SIM D

    27 Januari 2026

    MINATBACA.com – Komitmen mendukung layanan sosial dan kesehatan masyarakat ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)…

    Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional

    Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Hadiri Haul Desa Sumberrejo Manyar

    Pemkab Lamongan Dinobatkan Sebagai Daerah Terinovatif Pada Innovative Goverment Award 2025

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.