Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Harapkan Media Dapat Menjadi Jembatan Komunikasi Publik

      5 Agustus 2026

      SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

      5 Agustus 2026

      Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

      5 Agustus 2026

      Terkesan Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Pak Yes Ingin Menerapkan di Kabupaten Lamongan

      5 Agustus 2026

      Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

      5 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Terkesan Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Pak Yes Ingin Menerapkan di Kabupaten Lamongan
    Pendidikan

    Terkesan Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Pak Yes Ingin Menerapkan di Kabupaten Lamongan

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi terkesan dengan inovasi biopori, yang telah dilakukan mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lamongan.

    Kesan tersebut muncul usai Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, melihat berbagai karya dan inovasi yang ditampilkan para mahasiswa KKN di Lamongan dari delapan perguruan tinggi, dalam kegiatan KKN Megilan Expo yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Rabu (5/8/2026).

    Bahkan, Pak Yes tertarik untuk mengadopsi gerakan biopori dalam waktu dekat guna mencegah banjir, mengurangi genangan, dan menyimpan cadangan air di musim kemarau. Dia juga meminta agar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Lamongan, untuk membuat desain kegiatan gerakan biopori bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa.

    “Saya memandang perlu biopori. Untuk itu saya minta nanti ada gerakan biopori dalam waktu dekat. Bapperida supaya didesain kegiatan apakah itu sejuta biopori, atau 100.000 biopori, atau minimal 1000 biopori,” ujar Pak Yes.

    Baca Juga :  Ini yang Dilakukan Jajaran Forkopimda Lamongan Jelang Puncak HJL ke-456

    “Nanti kita akan melaksanakan serentak yang bisa dikerjakan bersama-sama. Kita menyiapkan biopori, alatnya, nanti pelaksanaannya bisa para adik-adik mahasiswa atau dari universitas yang bersangkutan. Bisa kita fokuskan di Kecamatan Sarirejo, yang hari ini banyak kekurangan air,” terangnya.

    Selain itu, Pak Yes juga memuji semua karya luar biasa yang telah dihasilkan para mahasiswa, yang menurutnya belum pernah terpikir oleh pemerintah daerah. Sembari mengajak semua pihak untuk terus menjaga keberlanjutan, serta memelihara inovasi yang telah dibuat oleh para mahasiswa KKN.

    “Setelah dipaparkan tadi ya luar biasa, memang ada yang tidak terpikirkan selama ini. Setidaknya telah menjadi karya-karya, yang itu nanti merupakan satu inspirasi, bahwa dari sesuatu yang sebelumnya tidak ada, atau sesuatu yang sudah ada bisa menjadi produk-produk, menjadi satu kebiasaan masyarakat,” kata Pak Yes.

    Baca Juga :  Peringatan Hari Santri 2025 di Lamongan, dari Jalan Sehat Hingga Istighosah dan Doa Bersama

    “Menjadi suatu inovasi yang baru, yang apabila itu di maintenance, dicreate yang baik, akan menjadi satu karya yang luar biasa, yang berguna bagi kami dan masyarakat,” imbuhnya.

    Kepala Bapperida Lamongan Sujarwo menjelaskan, kegiatan KKN yang diikuti delapan perguruan tinggi tersebut dilaksanakan sejak Juli hingga Agustus 2026. Dengan rincian, dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sebanyak 209 mahasiswa yang tersebar di empat kecamatan di 22 desa. Kemudian Universitas Islam Darul Ulum Lamongan sebanyak 614 mahasiswa di enam kecamatan di 26 desa, serta Universitas Islam Lamongan sebanyak 455 mahasiswa di satu kecamatan di 17 desa.

    Selain itu, ada pula dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya sebanyak 810 mahasiswa yang tersebar di tiga kecamatan di 54 desa, Universitas Brawijaya Malang sebanyak 117 mahasiswa tersebar di tiga kecamatan di tujuh desa, Universitas Muhammadiyah Lamongan sebanyak 470 mahasiswa di dua kecamatan di 27 desa, juga Universitas Negeri Malang sebanyak 65 mahasiswa di tiga kecamatan di lima desa, dan UPN Veteran Jawa Timur sebanyak 480 mahasiswa yang berada di satu kecamatan di 16 desa.

    Baca Juga :  Petugas Gabungan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal yang Beredar di Lamongan

    “Kami berharap, berbagai inovasi produk unggulan dan program kerja yang ditampilkan dari berbagai universitas dapat menghasilkan rekomendasi, yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah Kabupaten Lamongan, khususnya berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa dalam peningkatan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan,” ungkap Sujarwo.

    “Kegiatan ini baru pertama kali kita lakukan, dengan harapan kita mengetahui hasil karya para mahasiswa, yang selanjutnya nanti mungkin akan ditindaklanjuti dari pemerintah Kabupaten Lamongan,” lapornya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan mahasiswa Pemkab Lamongan
    Previous ArticleDirektur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal
    Next Article Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

    5 Agustus 2026

    Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

    1 Agustus 2026

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    31 Juli 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

    31 Juli 2026

    Komitmen Pemkab Lamongan Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Diapresiasi Pemprov Jawa Timur

    29 Juli 2026

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    28 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Harapkan Media Dapat Menjadi Jembatan Komunikasi Publik

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

    Terkesan Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Pak Yes Ingin Menerapkan di Kabupaten Lamongan

    Direktur Utama SIG Terjun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan Normal

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Penghargaan Bagi 30 Sukarelawan Saat Peringatan Hari Donor Darah Sedunia

    4 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik menggelar peringatan hari donor darah sedunia. Acara bertempat…

    Wabup Gresik Ajak Warga Bersihkan Pesisir dan Bagikan 10.000 Bendera

    Baru Saja Menjabat, Kapolres Gresik Langsung Cek Senjata Api Inventaris

    Melalui Program Bongkar Ratoon, Lamongan Coba Bantu Wujudkan Swasembada Gula

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.