Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

      28 Oktober 2026

      Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

      28 Oktober 2026

      Pemkab Lamongan Terus Membuka Ruang Pengembangan Pemuda

      28 Oktober 2026

      Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

      28 Oktober 2026

      Melalui Gempur Saloka, Upaya Pemkab Lamongan Guna Atasi Banjir

      28 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi
    Pemerintahan

    Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi

    RedaksiBy Redaksi29 Juli 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kualitas serta daya saing warga yang bekerja di bidang konstruksi, terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Salah satunya melalui agenda ‘Pembekalan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi’ yang digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/7/2026). Acara dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dengan di dampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah.

    Ada sebanyak 54 peserta, yang mengikuti kegiatan pembekalan dan uji kompetensi dalam kesempatan tersebut. Dengan sertifikasi yang dilaksanakan mencakup tiga skema kompetensi yakni, juru las pemula yang diikuti sebanyak 28 peserta, tukang pasang bata plester sebanyak 24 peserta, dan dua peserta kepala tukang bangunan gedung.

    Washil menyampaikan, sertifikasi kompetensi merupakan kebutuhan yang tidak dapat diabaikan, di tengah semakin tingginya persaingan. Sehingga tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, akan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari pengguna jasa, sekaligus memiliki peluang kerja yang lebih luas.

    Baca Juga :  Capaian 9 Nawakarsa Bupati dan Wabup Gresik Jelang 100 Hari Pertama

    Dari sekitar 10.000 tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Gresik, baru 3.654 orang atau kurang dari 25 persen yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Sementara dari 8.348 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor konstruksi yang terdata di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, baru 368 orang di antaranya yang telah tersertifikasi.

    “Angka ini menjadi tantangan bagi kita semua. Karena itu saya berharap, seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sertifikat kompetensi bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi bekal penting untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing di dunia kerja,” ujar Washil.

    Lebih lanjut, Washil menjelaskan, jika seorang tenaga kerja profesional harus memiliki tiga aspek utama. Yakni, keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan sikap (attitude).

    “Keterampilan harus terus diasah sesuai bidang pekerjaan, pengetahuan harus ditingkatkan melalui pemahaman terhadap standar operasional. Sedangkan sikap tercermin dari kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam bekerja,” jelasnya.

    Baca Juga :  Bersama PTFI, Pemdes Karangrejo Tanam 10.000 Mangrove

    Selain kompetensi teknis, Washil juga mendorong calon PMI asal Gresik untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Sebab menurutnya, kemampuan berkomunikasi akan sangat membantu saat bekerja di luar negeri, sekaligus meminimalkan risiko kesalahpahaman maupun persoalan hukum di negara tujuan.

    Sementara Ida mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jasa konstruksi. Hal ini sekaligus mendukung visi pembangunan daerah, melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Dengan sertifikasi kompetensi diharapkan, menjadi bekal bagi PMI asal Gresik yang ingin kembali berkarya di tanah air. Diharapkan, warga mampu mengisi kebutuhan tenaga pada bidang konstruksi, di berbagai kawasan industri yang ada di Kabupaten Gresik.

    “Kami ingin tenaga kerja asal Gresik menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai hanya menjadi penonton, ketika peluang kerja terbuka lebar di kawasan industri. Dengan sertifikat kompetensi para peserta memiliki bukti keahlian yang diakui, sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja,” kata Ida.

    Baca Juga :  Catat Rekor Nasional, Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih

    Dia menambahkan, kegiatan yang didanai melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2026 tersebut, juga menjadi bentuk pelaksanaan amanat Undang Undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, di mana mengisyaratkan kewenangan tugas pemerintah daerah dalam pembinaan jasa konstruksi di daerah untuk tingkat terampil.

    Dari sekitar 10.000 tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Gresik, baru 3.654 orang atau kurang dari 25 persen yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Sementara dari 8.348 calon PMI sektor konstruksi yang terdata di Dinas Tenaga Kerja, baru 368 orang yang telah tersertifikasi.

    Sementara pembekalan dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Konstruksi Nasional (LSP-TKN), dan Lembaga Sertifikasi Profesi Perkumpulan Tenaga Kerja Ahli dan Terampil Indonesia (LSP-Petakindo), dengan peserta diharapkan memperoleh pengakuan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

    Dinas CKPKP Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticlePara Pelaku UMKM di Gresik Dapat Ilmu Promosikan Produk Agar Lebih Menarik Lewat Foto
    Next Article Harapan Pemkab Gresik Usai Pengurus IKA Unair Masa Bakti 2025-2030 Dilantik

    Berita Terkait

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    28 Oktober 2026

    Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    28 Oktober 2026

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    28 Oktober 2026

    PLN UP3 Gresik Bantu Servis Motor Pengemudi Ojol Gratis, Hingga Beri Voucher Penggantian Baterai

    27 Oktober 2026

    Sebanyak 187 Atlet dan Ofisial Gresik untuk POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 Diberangkatkan

    27 Oktober 2026

    Gus Yani Pimpin Apel Sekaligus Melantik Pengurus DPC ASLINMAS Gresik Periode 2026-2031

    26 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    Edy Hadisiswoyo Resmi Dilantik sebagai Pejabat Sekda Gresik

    Pemkab Lamongan Terus Membuka Ruang Pengembangan Pemuda

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    Melalui Gempur Saloka, Upaya Pemkab Lamongan Guna Atasi Banjir

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Bertanding di Porprov IX Jawa Timur, Lamongan Target Masuk Sepuluh Besar

    19 Juni 2025

    MINATBACA.com – Kontingen Kabupaten Lamongan siap berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur…

    Pekan Depan, Dispendik Gresik Salurkan Kekurangan BOSDA Tahun 2023

    Kata Kades Surowiti Panceng Usai Turut Semarakkan Ajang Giri Kedaton Bonsai

    Langkah Strategis SIG Siasati Persaingan Ketat Industri Semen Nasional

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.