Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

      8 Oktober 2026

      Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

      7 Oktober 2026

      Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

      7 Oktober 2026

      Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

      6 Oktober 2026

      Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

      6 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Penanganan Stunting Menjadi Prioritas, 5 Desa di Kecamatan Bungah Siapkan Langkah Konkret
    Kesehatan

    Penanganan Stunting Menjadi Prioritas, 5 Desa di Kecamatan Bungah Siapkan Langkah Konkret

    RedaksiBy Redaksi19 Mei 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sebanyak lima desa yang berada di Kecamatan Bungah, Gresik, menunjukkan komitmen bersama dalam menekan angka stunting.

    Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan rembuk stunting yang digelar di Balai Desa Sidorejo, Senin (19/5/2026). Dengan kegiatan diikuti oleh Desa Sidorejo, Mojopurowetan, Sidokumpul, Sidomukti, dan Mojopurogede. Hal ini menjadi bentuk sinergi lintas desa, dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

    Adapun kegiatan rembuk stunting tersebut dihadiri perwakilan Camat Bungah Zakiyah, pendamping desa Kecamatan Bungah Achmad Hadziqi, Kepala Desa (Kades) Sidorejo Khamid, Kades Sidokumpul Ahmad Asyhar, Kades Mojopurowetan M Syafiuddin, Kades Sidomukti Akhuwan Effendi, dan juga Kades Mojopurogede Kasmuji, para kader Posyandu, serta bidan desa.

    Baca Juga :  Sambungan SPAM Umbulan Rampung, Warga di Kecamatan Duduksampeyan Bisa Nikmati Air Bersih

    Perwakilan Camat Bungah Zakiyah menegaskan, persoalan stunting tak sekadar masalah kesehatan, melainkan juga berkaitan erat dengan kualitas generasi masa depan. Karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

    “Permasalahan stunting sudah menjadi perhatian nasional. Karena itu, seluruh tingkatan pemerintahan, mulai kabupaten, kecamatan hingga desa, harus bergerak bersama agar angka stunting dapat ditekan,” ujar Zakiyah.

    Dia juga menekankan, pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pola asuh anak, pemenuhan gizi seimbang, sanitasi lingkungan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan balita secara berkala melalui Posyandu.

    Sambutan positif terlaksananya rembuk stunting diberikan oleh Kades Sidorejo Khamid, dengan menilai forum seperti ini penting untuk menyamakan langkah dan strategi antar desa dalam menangani persoalan gizi masyarakat.

    Baca Juga :  Warga Soroti Pemkab Gresik, Gelar Konser Dangdut di Tengah Efisiensi dan Ada Wilayah Kebanjiran

    “Kalau semua pihak, mulai tenaga kesehatan, kader Posyandu hingga pemerintah desa serius menangani stunting, maka kami optimistis akan lahir generasi penerus yang sehat, cerdas, dan unggul,” kata Khamid.

    Sementara Kades Mojopurowetan M Syafiuddin menambahkan, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui pemberian makanan tambahan. Tapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat, beserta pentingnya asupan gizi bagi ibu hamil maupun anak usia dini.

    “Melalui rembuk stunting bersama ini, diharapkan lahir langkah konkret dan berkelanjutan antar desa dalam menciptakan lingkungan sehat, memperbaiki kualitas gizi masyarakat, serta menekan angka stunting,” ungkap Syafiuddin.

    Pendamping desa Kecamatan Bungah Achmad Hadziqi menjelaskan, program penanganan stunting dapat didukung melalui alokasi Dana Desa (DD) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor 16 tahun 2025.

    Baca Juga :  Selain Terapkan ETLE Selama Operasi Zebra 2025, Satlantas Polres Gresik Juga Edukasi Masyarakat

    Di mana menurut Hadziqi, penggunaan DD untuk penanganan stunting dapat mencakup penyediaan makanan tambahan bagi balita dan lansia, perbaikan sanitasi lingkungan, penyediaan akses air bersih, hingga kegiatan edukasi kesehatan masyarakat.

    “Kami berharap, pemerintah desa dapat memprioritaskan program penanganan stunting dalam penyusunan anggaran desa, karena persoalan ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” harap Hadziqi.

    gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Bungah stunting Stunting gresik
    Previous ArticlePolres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel
    Next Article Pesan Pak Yes Pada Saat Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan 2026-2030

    Berita Terkait

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026

    Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

    1 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bupati Gresik Kampanye Gerakan Aksi Bergizi Sambil Bagikan Seragam Gratis

    19 Juli 2024

    MINATBACA.com – Ratusan siswa kelas VII SMPN 17 Gresik mengikuti kegiatan ‘Gerakan Aksi Bergizi’, yang…

    Memperlancar dan Mudahkan Akses Petani, Pemdes Pucung Bangun JUT

    SIG dan BTN Kolaborasi, Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan

    AKBP Arief Kurniawan Resmi Jabat Kapolres Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.