Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi
    Kesehatan

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    RedaksiBy Redaksi16 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmen dalam menangani persoalan sampah, melalui strategi komprehensif dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

    Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah konkret guna mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial. Melainkan harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga sektor swasta dalam satu sistem yang terintegrasi. Hal ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Lamongan, dalam rangka menjawab tantangan meningkatnya volume sampah.

    “Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari sumbernya. Tidak hanya di hilir, tetapi juga di hulu melalui perubahan perilaku masyarakat,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di Gedung Pemkab Lamongan, Kamis (16/4/2026).

    Baca Juga :  Komitmen Pemkab Lamongan Wujudkan Kesejahteraan Bagi Petani

    Saat ini, produksi sampah di Kabupaten Lamongan mencapai sekitar 550 ton per hari. Memaksimalkan pengelolaan, berbagai langkah telah dilakukan di antaranya, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengurangi beban lingkungan.

    Pemkab Lamongan juga terus mendorong penguatan TPS3R di tingkat desa, sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui sistem tersebut, sampah dapat dipilah dan diolah sejak dari sumbernya, sehingga mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui bank sampah dan ekonomi sirkular.

    Selain itu, edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi tersebut. Pemkab Lamongan secara berkelanjutan mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik, pemilahan sampah rumah tangga, hingga pemanfaatan komposter, sebagai upaya perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup ramah lingkungan.

    Baca Juga :  Siap Mendukung Eksistensi Pertanian, Komisi Irigasi Lamongan Dikukuhkan

    Dalam mendukung sistem pengelolaan yang lebih modern, Pemkab Lamongan juga mengambil bagian dalam proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Surabaya Raya. Program ini membuat sampah tidak hanya dikelola, tapi juga dimanfaatkan menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan.

    Pak Yes menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan terus diperkuat, agar target pengurangan dan penanganan sampah dapat tercapai secara optimal.

    “Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang terintegrasi, kami optimis persoalan sampah di Lamongan dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan sampah
    Previous ArticleMTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes
    Next Article Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    7 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Salah satu wastra khas dari Kabupaten Lamongan, Tenun Ikat Parengan, terpilih menjadi objek…

    Pemkab Gresik Raih UHC Award Tingkat Utama Atas Capaian di Program JKN

    Wabup Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian RI Untuk Para Petani di Gresik

    Perkuat Sinergitas, Bupati Lamongan Menerima Kunjungan Kerja Kaskogartap III/Surabaya

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.