Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Workshop Digelar GOW Lamongan Supaya Anggota Dapat Manfaatkan Ruang Digital dalam Berusaha

      4 November 2026

      Miliki Kualitas Mumpuni, Bata Interlock Presisi SIG Jadi Pilihan Utama Proyek Sunrise City Maros

      4 November 2026

      Dukung Pengendalian Penyakit Menular, Pemkab Gresik Dapat Penghargaan ATM Award 2026

      4 November 2026

      Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

      3 November 2026

      Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

      3 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen
    Ekonomi

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kontribusi apik untuk petani dan pertanian di Indonesia kembali ditorehkan oleh Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.

    Yakni, berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen melalui program ‘Pestani Melon Pantura’ yang diikuti sebanyak 210 petani. Selain itu, program tersebut juga mampu mendorong peningkatan pendapatan petani, rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan, program Pestani merupakan stimulus yang diberikan Petrokimia Gresik untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan yang diperoleh. Sebab keberhasilan pertanian menurutnya, merupakan fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya, dan penggunaan pupuk tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar, dan rasa manis yang optimal,” ujar Adit-sapaan Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo, dalam kegiatan ‘Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura’ di Tuban, Selasa (7/4/2026).

    Baca Juga :  Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    Adapun Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon, yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Lomba diikuti ratusan petani dari wilayah Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Gresik.

    Peserta mendapat dukungan paket tanam atau sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik di antaranya, pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil. Melalui kegiatan tersebut petani dapat membuktikan langsung, bahwa penggunaan produk Petrokimia Gresik berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan kualitas komoditas.

    Dengan penilaian lomba meliputi tiga aspek utama. Yakni, berat buah, tingkat kemanisan (brix), dan dokumentasi budidaya. Peserta juga ditantang menghasilkan melon dengan bobot mendekati 5,4 kilogram, selaras dengan usia Petrokimia Gresik yang ke-54 pada tanggal 10 Juli 2026.

    Melalui kegiatan tersebut, produktivitas petani melon Pantura juga mampu meningkat dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Berimbas pada pendapatan petani yang turut meningkat dalam satu siklus budidaya, menjadi rata-rata Rp22 juta.

    Baca Juga :  Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    “Kami berharap keberhasilan dan tata cara budidaya para peserta lomba ini dapat ditiru petani melon lainnya, sehingga manfaat dari program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Pestani yang digelar di Tuban tersebut, menjadi program ketiga yang telah dijalankan Petrokimia Gresik. Sebelumnya, Pestani menyasar petani komoditas kentang di Dieng Raya, serta petani semangka di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Sama seperti pada Pestani Melon Pantura, program juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di kedua wilayah tersebut.

    “Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk. Tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani,” ucap Adit.

    Adapun juara 1 Pestani Melon Pantura Suhartoyo mengungkapkan, lomba Pestani menjadikan petani melon yang ada di kawasan Pantura Jawa Timur semakin berwawasan dalam menghadapi tantangan. Terlebih saat budidaya untuk lomba, menghadapi tantangan cuaca cukup ekstrem.

    Baca Juga :  Program TAMENG Kini Menjadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang

    “Penggunaan produk-produk Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas, khususnya berat buah melon. Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya, dengan cuaca yang sama. Pupuk dari Petrokimia Gresik, mampu menjadi solusi terbaik,” kata Suhartoyo.

    Dalam momen apresiasi lomba juga dilaksanakan panen raya melon hasil demonstration plot, penandatanganan mural sebagai simbol komitmen pengembangan budidaya melon berdaya saing, pawai tumpeng melon, serta wiwarah atau berbagi sebanyak 540 kilogram melon kepada masyarakat. Dengan melon yang dibagikan kepada masyarakat hasil budidaya peserta lomba, yang jumlahnya juga identik dengan usia Petrokimia Gresik tahun ini.

    “Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Petrokimia Gresik di usia ke-54 tahun semakin lancar, serta terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat,” tutur Adit.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo petani Petrokimia Gresik Program Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia
    Previous ArticlePengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik
    Next Article Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    Berita Terkait

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    3 November 2026

    Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Berkapasitas Total 600.000 Ton Per Tahun Bakal Hadir di Gresik

    31 Oktober 2026

    Hingga September 2026, Petrokimia Gresik Catat Produksi Pupuk dan Nonpupuk 6,59 Juta Ton

    28 Oktober 2026

    TUKS untuk Layani Kepentingan Umum, Kerja Sama Petrokimia Gresik dan KSOP Kelas II Gresik Berlanjut

    26 Oktober 2026

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Workshop Digelar GOW Lamongan Supaya Anggota Dapat Manfaatkan Ruang Digital dalam Berusaha

    Miliki Kualitas Mumpuni, Bata Interlock Presisi SIG Jadi Pilihan Utama Proyek Sunrise City Maros

    Dukung Pengendalian Penyakit Menular, Pemkab Gresik Dapat Penghargaan ATM Award 2026

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Aplikasi Semen Hijau dan Solusi Beton Berkelanjutan Dipamerkan SIG di IKN

    19 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Sebagai pemimpin penyedia solusi bahan bangunan ramah lingkungan di Tanah Air, PT Semen…

    Upacara Hari Sumpah Pemuda di Gresik Bertema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’

    Presdir PTFI Tegaskan Smelter di Gresik Siap Beroperasi Juni 2024

    Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Lamongan Kembali Disalurkan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.