Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global
    Ekonomi

    Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global

    RedaksiBy Redaksi1 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Di tengah gejolak yang terjadi di Timur Tengah, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas strategis bagi industri pupuk dan kimia nasional.

    Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pihak perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, serta mendukung kemandirian industri dalam negeri. Seperti yang disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, pada saat menjadi pembicara dalam konferensi internasional Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Selasa (31/3/2026).

    “Sekitar 33 persen perdagangan sulfur dunia atau 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia, dan Indonesia masih mengimpor lebih dari 75 persen kebutuhan sulfur dari kawasan Timur Tengah. Konflik geopolitik dan gangguan jalur logistik global, dapat mempengaruhi harga dan pasokan sulfur dunia,” ujar Daconi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Hadir Menjadi Saksi Lahirnya Produk Pangan di Timor Leste

    Di sisi lain, kebutuhan asam sulfat nasional terus meningkat dan saat ini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pupuk dan industri hilirisasi mineral, khususnya nikel. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur dunia, sehingga sulfur menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan juga ketahanan industri nasional.

    Daconi menjelaskan, Petrokimia Gresik bukan hanya bagian dari rantai pasok sulfur, tetapi juga bagian dari solusi bagi industri nasional. Petrokimia Gresik memiliki pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun, yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lain.

    “Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat, yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia. Melalui fasilitas ini, Petrokimia Gresik juga berkontribusi pada penguatan pasokan bahan baku industri dalam negeri,” terangnya.

    Baca Juga :  Plt Bupati Gresik Melepas 147 Jamaah Calon Haji KBIHU Nurul Jannah

    Menurut Daconi, dinamika geopolitik global yang terjadi turut mempengaruhi pasokan dan harga sulfur dunia, sehingga menuntut pihak perusahaan untuk memperkuat strategi pengamanan pasokan bahan baku, melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik.

    Untuk itu, Petrokimia Gresik melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya, diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan baku.

    “Langkah ini penting untuk menjaga ketahanan industri pupuk dan kimia nasional, mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan dalam berbagai industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, dan industri kimia lainnya,” kata Daconi.

    Baca Juga :  Ungkapan Dirut Petrokimia Gresik Saat Pihaknya Fasilitasi Uji Emisi Kendaraan

    Dia menambahkan, saat ini Indonesia menjadi pusat permintaan global untuk sulfur yang didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral, ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan produksi baterai kendaraan listrik (EV) yang meningkatkan kebutuhan sulfur, terutama untuk proses high-pressure acid leaching (HPAL) yang menggunakan asam sulfat dalam jumlah besar, serta penerapan regulasi lingkungan semakin ketat yang turut meningkatkan kebutuhan pengolahan berbasis sulfur.

    “Kami terus melakukan upaya optimal dalam menjaga keberlangsungan produksi melalui penguatan supply chain dan kapasitas domestik, sehingga kebutuhan pupuk nasional dapat tetap terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” tutur Daconi.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob NPK Petrokimia Gresik pupuk Swasembada Pangan Nasional
    Previous ArticleBuka Musrenbang, Bupati Lamongan Ingin Program Lebih Manfaat dan Berdampak Untuk Masyarakat
    Next Article Wabup Gresik Dorong Pelaku Usaha Kecantikan Adaptif dan Inovatif

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Bukti Program TJSL Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan

    11 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Sebanyak 2.000 ASN Pemkab Gresik Ikuti Pembekalan Penilaian Kompetensi

    2 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Bertempat di aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Badan Kepegawaian dan Pengembangan…

    Polres Gresik Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025

    Berencana Investasi, Wabup Lamongan Terima Audiensi PT Rexline Engineering Indonesia

    Wabup Tekankan Sinergi Bangun Daerah dari Desa Pada Saat Pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.