Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

      23 September 2026

      Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

      23 September 2026

      Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

      23 September 2026

      Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

      23 September 2026

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Percepatan LTT 2026, Petani di Lamongan Diajak Segera Melaksanakan Gerakan Tanam Kedua
    Pemerintahan

    Percepatan LTT 2026, Petani di Lamongan Diajak Segera Melaksanakan Gerakan Tanam Kedua

    RedaksiBy Redaksi5 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan gencar mengajak para petani segera melaksanakan tanam padi musim kedua (MT2) setelah panen dilakukan, dalam rangka percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) tahun 2026.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pada tahun 2025 kemarin, Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target LTT pusat dari 192.373 hektare (target dari pusat) dan terealisasi 193.786 hektare, dengan luas tanam baku sawah yang dimiliki sebesar 95.000 hektare.

    Tidak hanya itu, Kabupaten Lamongan juga semakin kokoh sebagai lumbung pangan nasional, dengan berhasil mencapai produksi padi sebanyak 1.335.099 ton, jumlah terbesar di Jawa Timur.

    “Kok bisa demikian? karena tanamnya tidak sekali saja, tapi berkali-kali,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melaksanakan Gerakan Tanam Padi bersama Petani di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kamis (5/3/2026).

    Baca Juga :  Ipda Purnomo Kunjungi Remaja yang Selamatkan 1 Anak di Waduk Menongo, Bantu Biaya Pendidikan

    “Selain itu, yang membedakan juga adalah karakter orang Lamongan yang megilan, giat-giat panen. Panennya belum selesai, sudah siap tanam lagi. Tidak perlu menunggu besok, tidak perlu memikir BMKG. Hujan atau tidak, pokoknya berusaha, yakin,” sambungnya.

    Pak Yes menambahkan, pemerintah mendukung percepatan pelaksanaan swasembada pangan, dengan memberi bantuan-bantuan alat modern, pupuk, pengairan hingga ke daerah kering dengan mengupayakan adanya waduk-waduk desa maupun sumber-sumber yang bisa digunakan untuk tanam.

    “Tahun ini oleh Pak Menteri ditarget lagi, ditambah lagi 233.000 hektare. Padahal sawah kita hanya 95.000 hektare. Bismillah, jangan khawatir, pemerintah terus menjaga pupuk, menjaga harga, semoga tahun ini lebih baik lagi,” kata Pak Yes.

    Baca Juga :  Gerak Jalan Tingkat SMP dan SMA di Lamongan Diberangkatkan Bupati

    “Monggo yang belum tanam segera dipercepat, tidak perlu menunggu tanamnya selesai, pokok langsung,” imbuhnya.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito menjelaskan, untuk saat ini di Kabupaten Lamongan pada musim tanam pertama tahun 2026, telah dilakukan panen seluas 36.818 hektare.

    Mengingat pada tahun sebelumnya di Lamongan berhasil melakukan panen hingga empat kali dalam setahun, maka Mugito mengajak para petani untuk mengantisipasi gangguan, dengan pendampingan penyuluh dalam sterilisasi bibit dan lahan.

    “Proses perawatan kami tetap mendorong antisipasi berbagai gangguan, kami tetap mengutamakan menjaga ramah lingkungan, keseimbangan alam,” kata Mugito.

    “Sepanjang bahan-bahan organik sekitar lingkungan ada, untuk mencegah lakukan itu dulu, yang bersifat kimia ini pilihan kedua,” ucapnya.

    Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Jadi Pilot Project Simulasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan

    Dengan Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Yuris Tiyanto, juga hadir dalam kesempatan tersebut.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan OPD Pemkab Lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleRehabilitasi Sekolah Diresmikan, Memperkuat Infrastruktur dan Kualitas Pendidikan di Lamongan
    Next Article Pendaftaran Arus Balik Gratis 2026 yang Diprakarsai Pemkab Lamongan Resmi Dibuka Mulai Besok

    Berita Terkait

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    23 September 2026

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    22 September 2026

    Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

    22 September 2026

    Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

    22 September 2026

    Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    21 September 2026

    PMI Tegaskan Stok Darah di Kabupaten Lamongan Masih Mencukupi

    21 September 2026
    Search
    Terkini

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Rombongan Jamaah Haji Asal Gresik Dilepas Bupati Menuju Tanah Suci

    22 Mei 2024

    GRESIK – Sebanyak 169 jamaah haji asal Gresik, dilepas keberangkatan menuju Tanah Suci secara simbolis…

    DKPP Pastikan Stok Beras di Lamongan Aman Jelang Ramadhan

    Peringati HJL ke-456, Pemkab dan Tim PKK Lamongan Gelar Khitan Massal

    Dari Stadion Surajaya, Pemkab Lamongan Fasilitasi 146 Pemudik Balik Gratis

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.