MINATBACA.com – Upaya percepatan menangani banjir yang melanda wilayah di sepanjang aliran sungai Bengawan Njero, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, guna membantu warga terdampak banjir, Pemkab Lamongan menyalurkan bantuan, penambahan durasi penggunaan pompa air, hingga memfasilitasi perahu karet untuk transportasi pelajar ke sekolah.
Terbaru, Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyalurkan bantuan kepada warga di dua desa terdampak. Yakni, Desa Sukorejo di Kecamatan Karangbinangun, dan Desa Bojoasri di Kecamatan Kalitengah, Senin (12/1/2026).
“Dalam rangka percepatan (penanganan banjir), yang kita lakukan sekarang ini adalah, membantu mengeluarkan air dari pintu kuro dengan menambah kapasitas pompa, sampai dengan durasinya kita naikkan dari biasanya,” ujar Pak Yes.
“Kita menambah durasi untuk pompa, karena yang bisa kita lakukan sekarang pembuangan melalui pintu kuro atau lewat DAM (pintu air) yang lain. Selanjutnya kita juga terus memberikan bantuan-bantuan, baik berupa bahan makanan atau pakaian,” terangnya.
Saat mengunjungi Desa Bojoasri yang dianggap memiliki genangan paling parah lantaran kondisi geografis rendah, Pak Yes mengungkapkan, bahwa mulai hari ini telah disiapkan perahu karet sebagai transportasi bagi para pelajar berangkat dan pulang dari sekolah.
“Kita juga melihat warga yang terdampak ini, khususnya di Desa Bojoasri ini yang paling lama, paling parah, karena kondisi geografisnya sangat cekung, sangat rendah. Untuk akses anak sekolah telah disiapkan perahu karet mulai hari ini, sehingga memudahkan mereka untuk dapat bersekolah dengan baik, dan ini akan kita lanjutkan,” tambahnya.
Pak Yes menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa makanan siap saji, tambahan gizi, lauk pauk, selimut, paket kebersihan, kidsware, paket lansia, perlengkapan makan, sandang pria dan wanita, juga perlengkapan sekolah. Selain Desa Bojoasri dan Sukorejo, bantuan juga akan dibagikan ke Desa Pomahanjangan, Waruk, dan Karanganom.

