Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

      4 Juni 2026

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Warga Desa Bungah Buat Tanggul Darurat Akibat Bengawan Solo Meluap
    sosial

    Warga Desa Bungah Buat Tanggul Darurat Akibat Bengawan Solo Meluap

    RedaksiBy Redaksi19 Mei 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sebagai bentuk respon cepat akan kekhawatiran gagal panen, warga Desa/Kecamatan Bungah, Gresik, membuat tanggul darurat dari ancaman banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

    Puluhan petani bersama warga dan jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Bungah, bahu-membahu membangun tanggul darurat menggunakan ribuan karung berisi tanah. Aksi gotong royong tersebut dilakukan di area persawahan yang berbatasan langsung dengan anak sungai dan pematang sawah, tepatnya di antara Dusun Dukuh dan Karangpoh, Minggu (18/05/2025).

    Menggunakan alat seadanya seperti cangkul, warga bersemangat membuat benteng sepanjang kurang lebih 100 meter. Sebanyak 1.000 karung goni bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik dimanfaatkan maksimal, diisi dengan tanah dan ditata rapi untuk menahan terjangan air sungai.

    Kepala Desa (Kades) Bungah Subaqir mengatakan, upaya tersebut merupakan langkah preventif untuk melindungi 39 hektar lahan pertanian di desa yang dipimpin olehnya, yang membentang di tiga dusun. Baik yang berada di Dusun Karangpoh, Dukuh dan Kaliwot.

    “Kami bergerak cepat, setelah mendapatkan bantuan karung dari BPBD semalam. Kerja bakti dimulai pagi tadi dan berlangsung hingga menjelang siang,” ungkap Subaqir.

    Subakir menambahkan, wilayah desa yang dipimpin olehnya sejauh ini telah mengalami banjir luapan Bengawan Solo sebanyak tiga kali pada tahun ini, sehingga tindakan pencegahan menjadi sangat krusial. Subaqir juga berharap, pemerintah daerah dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir musiman ini.

    “Harapan besar kami, agar pemerintah kabupaten segera membangun tanggul permanen di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo,” tegasnya.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik F.X. Driatmiko Herlambang membenarkan, jika memang ada luapan Sungai Bengawan Solo yang mulai menggenangi permukiman warga di Desa Bungah, sejak Minggu siang. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter.

    “Peningkatan debit air Sungai Bengawan Solo ini, disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu selama beberapa pekan terakhir,” jelas Miko.

    Miko menambahkan, Desa Bungah menjadi salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap banjir luapan Bengawan Solo, lantaran belum adanya infrastruktur tanggul yang memadai.

    “Kondisi ini, menyebabkan air sungai dengan mudah melimpah ke area persawahan dan permukiman. Banjir di wilayah ini juga cenderung sulit surut, karena terperangkap di area persawahan,” jelas Miko.

    Upaya gotong royong membangun tanggul darurat tersebut, juga menjadi potret kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Bungah dalam menghadapi bencana. Namun, solusi permanen dari pemerintah daerah tetap menjadi harapan utama, agar ancaman banjir luapan Sungai Bengawan Solo tidak terus menghantui masa depan pertanian dan kehidupan warga, khususnya warga Desa Bungah.

    bungah gresik
    Previous ArticleAksi Nyata Pemdes Sukorejo, Warga, BPBD dan DLH Merawat Kali Lamong
    Next Article Bupati Berangkatkan Jamaah Haji Asal Lamongan Secara Simbolis

    Berita Terkait

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    4 Juni 2026

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bersama PTFI, Pemdes Karangrejo Tanam 10.000 Mangrove

    23 Februari 2025

    MINATBACA.com – Menjaga ekosistem perairan di sekitar wilayah industri, Pemerintah Desa (Pemdes) Karangrejo, Kecamatan Manyar,…

    Petrokimia Gresik Beri Biaya Pendidikan dan Luncurkan 52 Taruna Makmur

    Kapolres Gresik Beri Penghargaan Kepada Para Personel Berprestasi

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.