Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

      23 Juni 2026

      Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

      23 Juni 2026

      Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

      23 Juni 2026

      Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

      23 Juni 2026

      Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

      23 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ungkapan Wabup Saat Kabupaten Gresik Jadi Tuan Rumah Silaturahim Aswakada se-Jawa Timur
    Pemerintahan

    Ungkapan Wabup Saat Kabupaten Gresik Jadi Tuan Rumah Silaturahim Aswakada se-Jawa Timur

    RedaksiBy Redaksi17 Desember 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) se-Provinsi Jawa Timur menggelar silaturahmi. Mengusung tema ‘Kepemimpinan Kolaboratif,’ kegiatan dilaksanakan di Hotel Aston Gresik, Rabu (17/12/2025).

    Aswakada merupakan merupakan wadah resmi yang menghimpun para Wakil Gubernur (Wagub), Wakil Bupati (Wabup) dan juga Wakil Walikota (Wawali) di seluruh Indonesia. Wabup Gresik Asluchul Alif mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta menegaskan peran aktif para wakil kepala daerah mendukung kinerja kepala daerah di wilayah masing-masing dalam rangka mempercepat pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.

    “Tema yang diangkat pada kegiatan ini bukanlah sekadar jargon, tetapi sebuah kebutuhan nyata dalam tata kelola pemerintahan. Tantangan pembangunan semakin kompleks, lintas sektor, dan menuntut sinergi yang kuat. Bukan hanya antar perangkat daerah, tetapi juga antara kepala daerah dan wakil kepala daerah, serta seluruh pemangku kepentingan,” ungkap dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Dia mengatakan, wakil kepala daerah memiliki peran yang sangat strategis, bukan sekadar pendamping administratif, melainkan penopang kepemimpinan, penguat orkestrasi kebijakan. Sekaligus, jembatan kolaborasi antara visi kepala daerah dengan dinamika birokrasi dan kebutuhan masyarakat, dengan pada titik ini kepemimpinan kolaboratif menemukan maknanya yang paling nyata.

    “Menuju Indonesia Emas 2045, daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kunci keberhasilan terletak pada kepemimpinan yang mampu membangun kepercayaan, membuka ruang dialog, dan menguatkan kerja bersama,” ucapnya.

    Baca Juga :  Hari Otonomi Daerah ke-29 Jadi Momen Percepat Pemerataan Pembangunan

    Lebih lanjut, dokter Alif menyampaikan, Forum Aswakada bukan hanya sekadar ruang silaturahmi. Namun juga sebagai wahana pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik kepemimpinan daerah. Sehingga lahir pemikiran-pemikiran segar yang akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

    “Berbicara mengenai kepemimpinan kolaboratif, maka kita tidak dapat melepaskan dari bagaimana kepemimpinan daerah mampu menciptakan ruang kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat,” ujarnya.

    Sebelum menutup sambutan, dokter Alif sempat menegaskan, kepemimpinan kolaboratif bukanlah soal siapa yang paling menonjol, melainkan siapa yang paling mampu menguatkan. Bukan tentang berjalan paling cepat, namun tentang memastikan semua unsur bergerak searah menuju tujuan untuk dapat diraih bersama.

    Peran wakil kepala daerah, menjadi semakin penting di tengah tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis. Di tangan para wakil kepala daerah inilah, semangat kolaborasi dapat dijaga, komunikasi dapat dirawat, dan kesinambungan kepemimpinan dapat dipastikan. Sehingga kemudian akan lahir pemerintahan yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga matang secara etika dan kebijaksanaan.

    “Saya berharap, melalui Forum Aswakada Jawa Timur ini, kita tidak hanya membawa pulang catatan dan rekomendasi. Tetapi juga komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, memperluas jejaring, dan menghadirkan kepemimpinan daerah yang lebih inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

    Ketua Umum Aswakada Indonesia yang juga Wawali Kota Surabaya Armuji, menekankan mengenai pentingnya peran wakil kepala daerah sebagai mitra strategis kepala daerah dalam menyukseskan program pembangunan.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Tempati Peringkat 6 Nasional

    “Kepala daerah harus mampu membaca dinamika ekonomi lokal, menjadi fasilitator solusi, dan memperkuat sinergi lintas sektor,” kata Armuji.

    Armuji mewakili pihaknya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh wakil kepala daerah se-Jawa Timur. Dengan berharap, kebersamaan yang terjalin menjadi energi kolektif dalam mengawal pembangunan daerah dan mewujudkan Indonesia Emas yang berkeadilan dan berkelanjutan.

    “Semoga silaturahmi seperti ini terus berlanjut, dengan tuan rumah yang bergantian di Kabupaten dan Kota lain (di Jawa Timur). Sebab pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dalam pembangunan di Jawa Timur,” tambah Armuji.

    Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) se-Provinsi Jawa Timur gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wabup Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBupati Gresik Salurkan Beasiswa Baznas Untuk Mahasiswa Kurang Mampu
    Next Article Atlet Dari Kabupaten Gresik Turut Sumbang Medali Bagi Indonesia di Ajang SEA Games 2025

    Berita Terkait

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    23 Juni 2026

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    23 Juni 2026

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    23 Juni 2026

    Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    23 Juni 2026

    Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

    22 Juni 2026

    Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe

    22 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Peringati Harganas ke-32, Bupati Lamongan Hadiri Wisuda SOTH

    31 Juli 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, dengan menggelar wisuda…

    HUT Kemerdekaan RI ke-80, Pemkab Gresik Beri Diskon Pajak Hingga 80 Persen

    Tangani Kemiskinan, Kemensos dan Pemkab Gresik Kolaborasi Sosialisasikan DTSEN

    Tinjau Kesiapan, Menteri ESDM Arifin Tasrif Kunjungi Smelter Freeport di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.