Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Rencana Strategis Pemkab Lamongan Mendukung Swasembada Pangan Hingga Konektivitas Wilayah

      24 September 2026

      Dekranasda Kabupaten Lamongan Bersiap Gelar Lomba Desain Batik

      24 September 2026

      Harapan Sekda Gresik Ketika Menyosialisasikan Pemutakhiran DTSEN

      24 September 2026

      Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

      23 September 2026

      Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

      23 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Tunjang Air Bersih di Gresik, Bakal Ada 2 Tandon Besar Mendukung Distribusi Air dari BGS
    Pemerintahan

    Tunjang Air Bersih di Gresik, Bakal Ada 2 Tandon Besar Mendukung Distribusi Air dari BGS

    RedaksiBy Redaksi25 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemenuhan akses air bersih dan sanitasi aman untuk masyarakat, terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, pada saat membuka kegiatan stakeholder forum & sharing session bertema ‘Kabupaten Gresik Menuju Pemenuhan Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak Berkelanjutan Bagi Masyarakat’ yang dilaksanakan di Ruang Argo Lengis, Kantor Bupati Gresik, Kamis (25/6/2026).

    Washil menyampaikan, penyediaan air bersih dan sanitasi aman menjadi salah satu perhatian utama Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik. Karena itu, berbagai langkah strategis terus disiapkan untuk mempercepat pemenuhan layanan dasar tersebut. Salah satu di antaranya melalui pembangunan dua tandon air berkapasitas besar di Desa Sembayat dan Manyar, yang nantinya akan mendukung distribusi air dari Bendung Gerak Sembayat (BGS) ke sejumlah desa, yang masih membutuhkan akses air bersih.

    Baca Juga :  Melalui DAK PPKT 2025, Pemkab Gresik Terus Tangani Pengentasan Pemukiman Kumuh

    “Anggarannya sudah kita susun. Mudah-mudahan proses pemenuhan akses air bersih ini berjalan lancar, dan segera berdampak bagi desa-desa yang akan dialiri air dari Bendung Gerak Sembayat,” ungkap Washil.

    Tidak hanya air bersih, namun Pemkab Gresik juga memberi perhatian serius terhadap peningkatan sanitasi aman. Dengan Washil mengungkapkan, capaian sanitasi aman di Kabupaten Gresik saat ini masih berada pada angka 2,69 persen atau sekitar 11.787 rumah. Sementara target yang ditetapkan dalam RPJMD 2025–2029, mencapai 23,41 persen.

    “Artinya, kita masih memiliki deviasi atau kesenjangan sekitar 20,72 persen. Ini angka yang sangat besar, sehingga proses pemenuhan sanitasi aman harus kita maksimalkan. Tidak bisa hanya mengandalkan dinas terkait, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk sektor swasta,” jelasnya.

    Baca Juga :  Komisi IV DPRD Gresik Memandang Pentingnya DTSEN dan GresikSoya Agar Bansos Tepat Sasaran

    Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Washil mendorong Kecamatan Manyar dan Bungah menjadi wilayah percontohan (pilot project) dalam penerapan sanitasi aman di Kabupaten Gresik.

    Dia juga menyoroti fenomena yang disebut sebagai ‘sanitasi tersamar’ di kawasan perkotaan dan permukiman padat. Di mana masih banyak rumah yang terlihat memiliki fasilitas sanitasi yang baik, namun belum dilengkapi septic tank memenuhi standar, atau bahkan masih membuang limbah langsung ke saluran terbuka. Kondisi ini berpotensi mencemari air tanah oleh bakteri E. coli, terutama karena jarak antara sumur warga dan resapan tangki septik kerap berada di bawah batas aman 10 meter.

    Sebagai upaya dalam penanganan, Pemkab Gresik berencana mengintegrasikan pembangunan sanitasi aman ke dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dengan pada tahun 2026 hingga 2027, sebanyak 647 unit rumah warga kelompok desil 1 dan 2, ditargetkan untuk direhabilitasi dan wajib dilengkapi dengan fasilitas sanitasi aman berupa bio septic tank.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Tegaskan Pembentukan Karakter Saat Buka Muscab Gerakan Pramuka

    Melalui UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik (PLCD), Pemkab Gresik juga akan mengoptimalkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2), serta aplikasi GO-PLONG. Hal ini guna memastikan, pengelolaan limbah domestik dilakukan secara berkala setiap dua hingga tiga tahun.

    Washil juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra pembangunan, yang selama ini mendukung upaya peningkatan akses air bersih dan sanitasi di Kabupaten Gresik. Di antaranya Yayasan Cempaka, serta sejumlah perusahaan di kawasan industri seperti PT Freeport Indonesia, yang turut memfasilitasi dalam rangka mendorong perubahan perilaku sanitasi masyarakat.

    air bersih gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleLamongan Tempo Doeloe 2026 Resmi Dibuka Bupati, Ada Layanan Publik Hingga Produk Unggulan
    Next Article Bupati Gresik Mengukuhkan Pengurus Kelompok Pemuda Anti Narkoba Periode 2026-2028

    Berita Terkait

    Harapan Sekda Gresik Ketika Menyosialisasikan Pemutakhiran DTSEN

    24 September 2026

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    23 September 2026

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026
    Search
    Terkini

    Rencana Strategis Pemkab Lamongan Mendukung Swasembada Pangan Hingga Konektivitas Wilayah

    Dekranasda Kabupaten Lamongan Bersiap Gelar Lomba Desain Batik

    Harapan Sekda Gresik Ketika Menyosialisasikan Pemutakhiran DTSEN

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Karyawan Pupuk Indonesia Grup Gelar Program AKSI 2025 di Banyuwangi

    19 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Sebanyak 100 karyawan Pupuk Indonesia Grup, mengikuti program community action bertajuk ‘Ajang Kolaborasi…

    Pemkab Lamongan Dinobatkan Sebagai Daerah Terinovatif Pada Innovative Goverment Award 2025

    Wabup Gresik Serahkan Traktor dan Sosialisasikan Diskon Pupuk Untuk Petani Kepuhklagen

    Bersama PTFI, Pemdes Karangrejo Tanam 10.000 Mangrove

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.