Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Gresik Capai 52,91 Persen Hingga Pertengahan Tahun 2026

      14 Juli 2026

      Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

      13 Juli 2026

      Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

      13 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

      13 Juli 2026

      Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

      13 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional
    Pemerintahan

    Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

    RedaksiBy Redaksi21 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan tahun 2026 melalui langkah strategis dan terintegrasi, serta komitmen menjaga peran sebagai lumbung pangan nasional.

    Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Mitigasi Kemarau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI), di Kantor Pusat Kementan RI Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

    Adapun kehadiran Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dalam kesempatan tersebut adalah bagian dari upaya Pemkab Lamongan menyiapkan langkah strategis guna menjaga keberlangsungan produksi pertanian, memastikan ketersediaan pangan, serta melindungi kesejahteraan masyarakat di tengah potensi kekeringan ekstrem.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Upayakan Percepat Pengelolaan Sampah

    Dalam Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tersebut, dipaparkan musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, dengan potensi kekeringan yang meningkat dan berdampak pada sektor pertanian serta ketersediaan air.

    Data BMKG menunjukkan peluang terjadinya fenomena El Nino pada semester II tahun 2026 mencapai 70 hingga 90 persen, dengan dampak signifikan berupa penurunan curah hujan. Dengan sebanyak 64,5 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal, serta 57,2 persen wilayah mengalami musim kemarau lebih panjang dari kondisi normal.

    Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan defisit air, dan meningkatkan risiko penurunan luas tambah tanam (LTT) hingga ancaman gagal panen, khususnya pada lahan tadah hujan. Meski demikian, Pak Yes menuturkan, Pemkab Lamongan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

    Baca Juga :  Pusta Raya, Cara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan Menjaga Budaya Literasi

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen mengantisipasi dampak musim kemarau melalui optimalisasi jaringan irigasi, penyediaan sarana pendukung pengairan seperti pompa air dan waduk, normalisasi sungai, serta penguatan koordinasi lintas sektor,” tutur Pak Yes.

    Upaya tersebut selaras dengan kebijakan nasional, di mana pemerintah pusat menyiapkan program distribusi pompa air untuk mendukung pengairan hingga 1 juta hektare lahan pertanian sebagai bagian dari strategi menghadapi musim kemarau.

    Di tingkat nasional, produksi beras tahun 2025 tercatat mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun ini, pemerintah menarget peningkatan produksi menjadi minimal 35,69 juta ton guna memperkuat ketahanan pangan, yang juga sekaligus membuka peluang ekspor.

    Baca Juga :  Saat Menteri Desa Berkunjung dan Beri Apresiasi Kepada Kabupaten Lamongan

    Pak Yes menegaskan, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan, dan memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

    “Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Lamongan optimistis mampu menghadapi tantangan kekeringan. Sekaligus terus berkontribusi signifikan, sebagai lumbung pangan nasional,” kata Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan kekeringan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleDirektur Operasi SIG Reni Wulandari Ajak Perempuan Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme
    Next Article Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    Berita Terkait

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026

    Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    8 Juli 2026

    Petugas Gabungan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal yang Beredar di Lamongan

    7 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Gresik Capai 52,91 Persen Hingga Pertengahan Tahun 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    Tahun Ajaran Baru, Gus Yani Membuka MPLS Ramah Anak di UPT SMPN 1 Gresik

    Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Smelter PTFI di Gresik Bakal Segera Kedatangan Konsentrat Tembaga

    14 Juni 2024

    GRESIK – Dalam hitungan hari, smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berada di Kawasan Ekonomi…

    Cara Petrokimia Gresik Jaga Komitmen Untuk Perangi Sampah Plastik

    Peringati HJL ke-456, Pemkab dan Tim PKK Lamongan Gelar Khitan Massal

    PKDI Menganti Gresik Gelar Sosialisasi dan Pencegahan Aksi Kriminal

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.