MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, secara resmi menutup Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 di Atrium Icon Mall Gresik lantai UG, Sabtu (7/11/2026).
Menurut dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif berharap, berbagai inovasi yang dihasilkan dalam festival tidak berhenti sebagai karya kompetisi dan pameran, tetapi terus dikembangkan hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena budaya dan kearifan lokal memiliki potensi besar untuk menjadi sumber inspirasi, dalam menciptakan inovasi yang mampu memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah.
“Ginofest bukan hanya ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan inovasi. Saya berharap, hasil dari festival ini dapat ditindaklanjuti secara konkret. Baik melalui inkubasi inovasi, kerja sama riset, pengembangan UMKM, maupun implementasi dalam pelayanan publik,” ujar dokter Alif.
Dia menyampaikan, karya-karya yang ditampilkan dalam Ginofest 2026 membuktikan budaya tidak sekadar menjadi warisan yang harus dilestarikan, namun juga dapat menjadi sumber kreativitas untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, dokter Alif juga mengapresiasi antusias seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang tersebut. Di mana penyelenggaraan tahun ini, jumlah inovasi yang mengikuti Gresik Inovasi Kompetisi (GIK) mencapai 205 karya, meningkat signifikan dibandingkan 116 inovasi pada 2025 dan 88 inovasi pada 2024.
Dalam laporan penyelenggaraan yang disampaikan Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo, peningkatan jumlah inovasi menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya inovasi di Kabupaten Gresik. Dia berharap, seluruh inovasi yang telah dihasilkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan, sehingga memberi dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 205 inovasi yang mengikuti ajang yang digelar selama dua hari tersebut (6 dan 7/11/2026) terdiri atas 73 inovasi berbasis website atau mobile aplikasi, 57 inovasi bidang agribisnis dan energi baru terbarukan, 27 inovasi sosial budaya dan kependudukan, serta 48 inovasi kategori perangkat daerah.
Untuk kategori inovasi berbasis website atau mobile aplikasi, juara pertama diraih Gresik Futuretech. Disusul NEXTLEVEL sebagai juara kedua, dan MINABOT sebagai juara ketiga. Sementara C’MON BABY meraih juara harapan. Sedangkan kategori agribisnis dan energi baru terbarukan, menempatkan Legend Tren International sebagai juara pertama. Kemudian COCO MUDA ENERGY sebagai juara kedua, dan ENTAL TIM sebagai juara ketiga, dengan Alfa Team meraih juara harapan.
Pada kategori sosial budaya dan kependudukan, Yusuf Rizal Hadi Purnomo ditetapkan meraih juara pertama, diikuti dr Kurniati sebagai juara kedua, dan SAMBANG sebagai juara ketiga, dengan SLEMPIT JAYA meraih juara harapan. Sedangkan kategori khusus perangkat daerah, UPT SMPN 10 Gresik meraih juara pertama, disusul RSUD Gresik Sehati di posisi kedua, dan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak di peringkat ketiga, dengan UPT Puskesmas Ujungpangkah mendapat juara harapan.
Selain kompetisi, Ginofest 2026 juga menghadirkan 26 stan pameran yang melibatkan berbagai unsur. Peserta terdiri atas lima stan SD/MI, dua stan SMP, enam stan SMA/SMK/MAN, empat stan universitas, lima stan perangkat daerah, tiga stan juara GIK, serta satu stan komunitas.
Ada beberapa penghargaan yang diberi untuk stan pameran, dari kepada SMK Muhammadiyah 5 sebagai stan terunik. Kemudian SD TRADA sebagai stan terinteraktif, MINU Trate Putri sebagai stan terbersih, dan SD Muhammadiyah GKB sebagai stan terfavorit. Untuk predikat penampilan terheboh, diraih oleh SMP Plus Jauharul Maknun.


