MINATBACA.com – Ajang Gresik Inovasi Festival (GINOFEST) 2026 secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo, Jumat (6/11/2026).
Digelar di Atrium Icon Mall Gresik, ajang tersebut menjadi ruang bagi para inovator menampilkan karya, sekaligus memperluas kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gresik. Dengan mengangkat tema ‘Budaya Menginspirasi, Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi,’ kegiatan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 dan 7 November 2026.
Edy menyampaikan, penyelenggaraan GINOFEST memiliki makna lebih luas daripada sekadar memamerkan hasil kreativitas dan inovasi. Yakni, bagian dari upaya menyiapkan masa depan daerah, melalui gagasan dan terobosan yang memberi dampak nyata.
“Seluruh kegiatan dalam GINOFEST ini bukan hanya ajang pameran semata, tetapi merupakan investasi bagi masa depan Kabupaten Gresik,” ujar Edy, dalam sambutan yang disampaikan.
Edy juga mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan inovasi. Mulai dari jajaran pemerintahan, akademisi, perguruan tinggi, tokoh agama, hingga masyarakat, yang diharapkan dapat berkontribusi sesuai peran masing-masing. Sembari menekankan, inovasi harus memiliki hasil yang terukur dan juga mampu memberi nilai tambah bagi daerah.
“Ukuran dari inovasi ini adalah dari yang tidak ada menjadi ada, dan dari yang ada mampu memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gresik Misbahul Munir memaparkan, peningkatan jumlah inovasi yang berkembang di Kabupaten Gresik dalam tiga tahun terakhir. Dengan tercatat jumlah inovasi yang berpartisipasi meningkat dari 88 inovasi pada 2024, menjadi 116 inovasi pada 2025. Tren positif tersebut berlanjut pada 2026, dengan total mencapai 205 inovasi.
Adapun dari 205 inovasi yang masuk pada tahun ini, terdiri atas sebanyak 73 inovasi berbasis website, 57 inovasi bidang agribisnis, 27 inovasi sosial budaya, dan 48 inovasi berasal dari perangkat daerah. Atas dasar tersebut, GINOFEST merupakan sarana dalam memperkenalkan yang juga sekaligus memberi apresiasi terhadap berbagai karya inovatif, yang lahir dari beragam kalangan.
“GINOFEST menjadi wadah publikasi, promosi, dan apresiasi, terhadap inovasi yang dikembangkan oleh perangkat daerah, institusi pendidikan, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelas Misbahul.
Dukungan terhadap penyelenggaraan festival juga disampaikan oleh perwakilan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, Rosan Dastimi. Dia menilai, GINOFEST dapat menjadi ruang strategis untuk membangun ekosistem inovasi dan juga mendorong keterlibatan generasi muda.
Rosan juga tidak lupa berpesan, supaya para peserta terus mengembangkan kreativitas, membangun keberanian berpikir kritis, serta menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya berkarya.
“Jadikan inovasi sebagai pemantik semangat untuk terus berkarya, berani berpikir kritis, dan kreatif. Masa depan Gresik dan bangsa ini berada di tangan generasi yang tidak pernah lelah berinovasi,” tutur Rosan.
GINOFEST 2026 menghadirkan 26 stan pameran, yang diikuti berbagai unsur pendidikan dan masyarakat. Mulai dari tingkat sekolah dasar, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, perangkat daerah, hingga komunitas. Tidak hanya menyuguhkan pameran inovasi, ajang juga diramaikan diseminasi hasil inovasi, talk show, serta pertunjukan seni budaya dan kreativitas generasi muda.


