Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi Melalui Strategi Ekonomi Sirkular
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi Melalui Strategi Ekonomi Sirkular

    RedaksiBy Redaksi19 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Komitmen kuat ditunjukkan Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, dalam mendukung upaya dekarbonisasi global. Yakni, pengurangan emisi karbon melalui penerapan strategi ekonomi sirkular.

    Solusi inovatif tersebut merupakan langkah nyata pihak perusahaan menuju keberlanjutan lingkungan, yang sudah disampaikan dalam forum internasional Conference of the Parties 30 (COP30) di Belém, Brazil, baru-baru ini.

    Disampaikan oleh Senior Vice President (SVP) Teknologi & K3LH Bambang Ariwibowo, yang membahas tentang strategi atau roadmap ke depan, yang akan dijalankan perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi. Sementara dalam kesempatan yang sama, Vice President (VP) Lingkungan Hidup Bagus Eka Saputra mempresentasikan ekosistem inovasi yang telah dijalankan Petrokimia Gresik untuk menghadapi perubahan iklim dunia.

    Mereka berdua mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, yang terpisah menjelaskan, Petrokimia Gresik mengoperasikan sebanyak 36 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan mencapai 11 juta ton, mencakup produk pupuk dan non pupuk. Ekosistem produksi yang masif ini, tentu memiliki dampak lingkungan. Karena itu sejak tahun 2021, Petrokimia Gresik telah aktif menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi yang didukung oleh strategi ekonomi sirkular.

    Baca Juga :  Cara Pemdes Pengalangan Tingkatkan Pendapatan Warga, Sekaligus Menciptakan Lapangan Kerja

    “Penerapan ekonomi sirkular di Petrokimia Gresik, berfokus pada pemanfaatan produk samping (byproduct) menjadi produk bernilai tambah,” ujar Daconi.

    “Yang awalnya merupakan cost center sebagai bagian dari komitmen kami mengurangi emisi karbon, kini berhasil menciptakan nilai tambah, sekaligus menawarkan solusi konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan perusahaan,” tambahnya.

    Daconi menambahkan, dampak positif yang dihasilkan dari strategi ini meliputi peningkatan kualitas lingkungan, penurunan potensi risiko kesehatan dan keselamatan kerja, serta terciptanya lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.

    Sementara Bambang merincikan implementasi strategi tersebut, antara lain melalui optimalisasi gipsum, produk samping dari proses produksi untuk diolah lebih lanjut, pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA), pemanfaatan Karbon Dioksida (CO2) untuk produksi dry ice dan lainnya.

    Baca Juga :  Camat Ujungpangkah Apresiasi Pemdes Ngemboh Peduli Kesehatan Masyarakat

    “Kami memaksimalkan seluruh potensi produk samping agar tidak terbuang, melainkan diubah menjadi bahan baku atau energi alternatif yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasional kami,” jelas Bambang.

    Salah satu inovasi signifikan adalah, pemanfaatan FABA sebagai bahan baku pengisi (filler) pupuk NPK, menggantikan clay (tanah liat). Berdasarkan hasil uji coba, penggunaan FABA sebagai pengganti clay dalam pupuk NPK, terbukti tetap memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Aplikasi pupuk NPK dengan FABA pada tanaman padi, juga menunjukkan kualitas hasil yang setara dengan pupuk NPK tanpa FABA.

    Bahan baku filler pupuk NPK umumnya adalah white clay, yang didapat melalui proses penambangan. Dengan memanfaatkan FABA yang merupakan limbah padat, Petrokimia Gresik tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan tambang baru, tapi juga meningkatkan efisiensi produksi secara berkelanjutan.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Teken MoU dengan Ditjen Migas Kementerian ESDM

    “FABA memiliki karakteristik dan kandungan yang setara dengan clay. Inovasi ini secara langsung meningkatkan daya saing pupuk NPK yang kami produksi, sehingga manfaatnya juga optimal dirasakan oleh petani sebagai konsumen utama kami,” tutur Bambang.

    COP30 merupakan pertemuan global paling krusial mengenai perubahan iklim. Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi aktif dalam gelaran COP30 di Brazil, yang dihadiri oleh perwakilan berbagai negara dan diperkirakan diramaikan sekitar 50.000 pengunjung.

    ekonomi sirkular gresik Kabupaten Gresik karbon dioksida NPK perubahan iklim Petrokimia Gresik pupuk Pupuk Indonesia
    Previous ArticleMasuk Nominasi, Dua Inovasi Pemkab Lamongan Ditinjau Tim IGA 2025
    Next Article Sertijab Polres Gresik; Wakapolres, Kasatlantas, Hingga Kasatreskrim Berganti Sosok

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    24 Juli 2026

    MINATBACA.com – Dalam rangka kegiatan puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 tahun 2026 yang berlangsung di…

    Wabup Lamongan Pilih Silaturrahim dengan Staf OPD di Hari Pertama Tugas

    Berkat AI dan IOT, Pengantongan di Petrokimia Gresik Menjadi Semakin Optimal

    Bupati dan Wabup Paparkan Visi-Misi Untuk Gresik Baru yang Berkelanjutan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.