Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

      8 September 2026

      Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

      8 September 2026

      Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

      8 September 2026

      SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

      8 September 2026

      Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

      7 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi Melalui Strategi Ekonomi Sirkular
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi Melalui Strategi Ekonomi Sirkular

    RedaksiBy Redaksi19 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Komitmen kuat ditunjukkan Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, dalam mendukung upaya dekarbonisasi global. Yakni, pengurangan emisi karbon melalui penerapan strategi ekonomi sirkular.

    Solusi inovatif tersebut merupakan langkah nyata pihak perusahaan menuju keberlanjutan lingkungan, yang sudah disampaikan dalam forum internasional Conference of the Parties 30 (COP30) di Belém, Brazil, baru-baru ini.

    Disampaikan oleh Senior Vice President (SVP) Teknologi & K3LH Bambang Ariwibowo, yang membahas tentang strategi atau roadmap ke depan, yang akan dijalankan perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi. Sementara dalam kesempatan yang sama, Vice President (VP) Lingkungan Hidup Bagus Eka Saputra mempresentasikan ekosistem inovasi yang telah dijalankan Petrokimia Gresik untuk menghadapi perubahan iklim dunia.

    Mereka berdua mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, yang terpisah menjelaskan, Petrokimia Gresik mengoperasikan sebanyak 36 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan mencapai 11 juta ton, mencakup produk pupuk dan non pupuk. Ekosistem produksi yang masif ini, tentu memiliki dampak lingkungan. Karena itu sejak tahun 2021, Petrokimia Gresik telah aktif menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi yang didukung oleh strategi ekonomi sirkular.

    Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Gresik Masa Bakti 2026-2032, Ini Pesan Wabup Gresik

    “Penerapan ekonomi sirkular di Petrokimia Gresik, berfokus pada pemanfaatan produk samping (byproduct) menjadi produk bernilai tambah,” ujar Daconi.

    “Yang awalnya merupakan cost center sebagai bagian dari komitmen kami mengurangi emisi karbon, kini berhasil menciptakan nilai tambah, sekaligus menawarkan solusi konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan perusahaan,” tambahnya.

    Daconi menambahkan, dampak positif yang dihasilkan dari strategi ini meliputi peningkatan kualitas lingkungan, penurunan potensi risiko kesehatan dan keselamatan kerja, serta terciptanya lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.

    Sementara Bambang merincikan implementasi strategi tersebut, antara lain melalui optimalisasi gipsum, produk samping dari proses produksi untuk diolah lebih lanjut, pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA), pemanfaatan Karbon Dioksida (CO2) untuk produksi dry ice dan lainnya.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik-BPS Kolaborasi Gelar Workshop Statistik Berdampak Untuk Indonesia Maju

    “Kami memaksimalkan seluruh potensi produk samping agar tidak terbuang, melainkan diubah menjadi bahan baku atau energi alternatif yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasional kami,” jelas Bambang.

    Salah satu inovasi signifikan adalah, pemanfaatan FABA sebagai bahan baku pengisi (filler) pupuk NPK, menggantikan clay (tanah liat). Berdasarkan hasil uji coba, penggunaan FABA sebagai pengganti clay dalam pupuk NPK, terbukti tetap memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Aplikasi pupuk NPK dengan FABA pada tanaman padi, juga menunjukkan kualitas hasil yang setara dengan pupuk NPK tanpa FABA.

    Bahan baku filler pupuk NPK umumnya adalah white clay, yang didapat melalui proses penambangan. Dengan memanfaatkan FABA yang merupakan limbah padat, Petrokimia Gresik tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan tambang baru, tapi juga meningkatkan efisiensi produksi secara berkelanjutan.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Meraih 2 Penghargaan Best CEO dan Corporate Anugerah BUMN 2026

    “FABA memiliki karakteristik dan kandungan yang setara dengan clay. Inovasi ini secara langsung meningkatkan daya saing pupuk NPK yang kami produksi, sehingga manfaatnya juga optimal dirasakan oleh petani sebagai konsumen utama kami,” tutur Bambang.

    COP30 merupakan pertemuan global paling krusial mengenai perubahan iklim. Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi aktif dalam gelaran COP30 di Brazil, yang dihadiri oleh perwakilan berbagai negara dan diperkirakan diramaikan sekitar 50.000 pengunjung.

    ekonomi sirkular gresik Kabupaten Gresik karbon dioksida NPK perubahan iklim Petrokimia Gresik pupuk Pupuk Indonesia
    Previous ArticleMasuk Nominasi, Dua Inovasi Pemkab Lamongan Ditinjau Tim IGA 2025
    Next Article Sertijab Polres Gresik; Wakapolres, Kasatlantas, Hingga Kasatreskrim Berganti Sosok

    Berita Terkait

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Polres Gresik Beri Kejutan Kodim 0817 Dalam Rangka Perayaan HUT TNI ke-79

    8 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Merayakan Hari Ulang Tahun ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), jajaran Polres Gresik turut…

    Keseruan Karnaval Agustusan di Desa Kedungpring Balongpanggang

    SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan Dari Program 3 Juta Rumah

    Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.