Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026

      Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Peringati Hari Autisme Sedunia, PASHA ABK Center Luncurkan “Full Day Therapy”
    Pendidikan

    Peringati Hari Autisme Sedunia, PASHA ABK Center Luncurkan “Full Day Therapy”

    adminBy admin2 April 20263 Mins Read50 Views
    Facebook Telegram WhatsApp
    Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama Guru dan murid-murid dari Pasha ABK Centre saat memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia. Kegiatan ini digelar di Auditorium Gressmall Gresik (2/4/2026).

    GRESIK-Memperingati Hari Autisme Sedunia, PASHA ABK Center meluncurkan program Layanan Terapi Komprehensif berbasis Full Day Therapy. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan layanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kabupaten Gresik yang kian mendesak.

    Hari Peduli Autisme Sedunia 2026 mengusung tema “Akses Nyata Gerakan Kesetaraan Anak Spektrum Autisme” (ANGKASA). Sebagai aksi mengubah fokus dari sekadar berkesadaran menuju penerimaan, penghargaan, dan pemberdayaan penyandang autisme di masyarakat Kabupaten Gresik.

    Dalam peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 April, Pasha sebagai satu lembaga pendidikan ABK juga turut berpatispasi menyukseskan Hari Autisme yang digelar di Auditorium Gressmall Gresik pada Kamis (2/4/2026).

    “Menjadi momen yang luar biasa. Ini dalam upaya menyuarakan hak dan memberi ruang kesetaraan bagi para penyandang autisme dan disabilitas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan” papar  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

    Menurut Bupati, peringatan Hari Peduli Autisme ini untuk mendukung hak kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk disabilitas intelektual dan disabilitas perkembangan. Semoga kegiatan hari ini menambah pengalaman dan keseruan anak-anak, serta membangkitkan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari. “Saya berharap seluruh orang tua yang hadir dalam kegiatan ini tetap semangat, bisa memberikan kesempatan yang sama pada anak-anak kita dalam kondisi apa pun tanpa diskriminasi,” harapnya.

    Berdasarkan data referensi pendidikan, Kabupaten Gresik mencatat angka peserta didik berkebutuhan khusus yang signifikan. Di beberapa wilayah seperti Kecamatan Menganti terdapat lebih dari 28.000 peserta didik yang tercatat dalam data disabilitas, sementara di Driyorejo mencapai angka 22.000 lebih. Meski Gresik telah ditetapkan sebagai Kabupaten Inklusi, tantangan di lapangan masih besar, terutama terkait:

    • Kapasitas Terapi: Banyak orang tua di Gresik masih kesulitan mendapatkan tempat terapi yang memiliki fasilitas lengkap dan durasi yang memadai.
    • Stigma dan Penerimaan Lingkungan: Masih ditemukannya penolakan warga terhadap keberadaan rumah terapi di area pemukiman menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.
    • Kebutuhan Intervensi Intensif: Mayoritas ABK di Gresik membutuhkan lebih dari satu jenis terapi, namun seringkali layanan tersebut terfragmentasi atau tersebar di lokasi yang berbeda.

    Menjawab tantangan tersebut, PASHA ABK Center yang berlokasi di Jl Proklamasi 57, Gresik ini menghadirkan model full day yang mengemas program secara klasikal dan kolaboratif. Program ini menggabungkan pembelajaran akademik, vokasi life skill, dan terapi yang dipersonalisasi berdasarkan Personal Learning Profile (PLP) tiap siswa.

    ABK sangat terbantu dengan rutinitas yang sama setiap hari. Program terjadwal sepanjang hari membantu mereka memahami struktur waktu dan mengurangi kecemasan,” jelas Rinawati  Kepala Sekolah PASHA ABK Center. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah melalui UPT Resource Center Gresik yang berupaya memastikan kesetaraan layanan pendidikan bagi disabilitas.

    Keberhasilan intervensi autisme sangat dipengaruhi oleh intensitasnya. Dengan waktu yang lebih panjang, tersedia durasi optimal bagi anak untuk menerima stimulasi. Model satu atap ini memungkinkan pemantauan perkembangan anak secara menyeluruh—mulai dari kemampuan verbal hingga kemandirian fisik—tanpa perlu berpindah fasilitas, sehingga hasil yang dicapai lebih konsisten dan terukur.

    Melalui momentum Hari Autisme Sedunia ini, PASHA ABK Center berharap program Full Day Therapy ini dapat menjadi standar baru layanan di Gresik guna mewujudkan kemandirian penuh bagi anak-anak autis di masa depan.

    Lahir dari Kisah Nyata: Inspirasi 26 Tahun Lalu
    Nama “PASHA” bukanlah sekadar singkatan, melainkan diambil dari sosok nyata yang menjadi nyawa berdirinya lembaga ini. Pasha, yang lahir tepat di Hari Autisme Sedunia 26 tahun silam, didiagnosis menyandang autisme sejak kecil.

    Perjuangan Pasha dan keluarganya 26 tahun lalu menjadi cikal bakal berdirinya lembaga ini. Saat itu, akses terapi masih sangat terbatas. Namun, melalui konsistensi dan terapi yang tepat, Pasha berhasil membuktikan bahwa batasan itu bisa ditembus. Kini, Pasha telah resmi menyandang gelar Sarjana (S1) dari Universitas Airlangga (Unair), sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa individu autis mampu bersaing di pendidikan tinggi.

    Bupati Gresik hari autis gresik pasha abk centre
    Previous ArticleWisuda UMG ke-48, Wabup Gresik Ajak Lulusan Jadi Wirausahawan di Tengah Tantangan Global
    Next Article Produktivitas Lahan Tebu Meningkat, Kerja Sama Petrokimia Gresik Dengan SGN dan ID Food Diperluas
    Search
    Terkini

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Siapkan 361 Ribu Lebih Pupuk Bersubsidi Jelang Lebaran

    5 April 2024

    GRESIK – Petrokimia Gresik perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi…

    Polres Gresik Tanam Jagung Serentak dan Luncurkan Gudang Ketahanan Pangan

    Upaya Pemdes Sedagaran Mendorong Warganya Menjadi Lebih Produktif

    Olahraga Bersama Hingga Cek Kesehatan Gratis Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.