Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026

      Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

      22 Oktober 2026

      Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri
    Budaya

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    RedaksiBy Redaksi22 Oktober 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Ada sebanyak 66.000 santri yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Lamongan, dengan catatan ini membuktikan kuatnya tradisi yang ada.

    Kendati demikian, potensi tersebut terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui program prioritas Lamongan Nyantri. Dukungan yang diberikan terhadap pendidikan ponpes, sekaligus upaya membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas.

    Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat bertindak sebagai pembina apel peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 di halaman kantor Pemkab Lamongan, Kamis (22/10/2026). Mengusung tema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas,’ peringatan menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam perjalanan bangsa, sekaligus menyiapkan generasi masa depan.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Berkomitmen Terus Membangun SDM Unggul dan Berdaya Saing

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sempat membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, bahwa santri juga memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peran santri tidak hanya terbatas pada menjaga nilai-nilai agama, namun juga turut berjuang mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa. Sehingga semangat perjuangan tersebut harus terus dilanjutkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.

    “Untuk menyongsong Indonesia Emas, kita membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki akhlak mulia. Santri harus mengambil peran, tidak membatasi diri, serta mampu menguasai ilmu agama, ilmu pengetahuan, dan teknologi,” tutur Pak Yes.

    Pak Yes juga menegaskan, Ponpes memiliki kekuatan besar dalam membangun bangsa. Selain menjadi tempat menimba ilmu agama, Ponpes juga ruang pembentukan karakter, penumbuhan kemandirian, serta penanaman nilai pengabdian. Karena itu, Ponpes perlu terus didukung supaya mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.

    Baca Juga :  Kampung Pandu Diresmikan, Kampung Tanpa Residu yang Ada di Lamongan

    Kuatnya tradisi Ponpes di Kabupaten Lamongan, menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Terlebih keberadaan lebih dari 66.000 santri, menunjukkan besarnya potensi pendidikan keagamaan yang perlu terus untuk dikembangkan. Adapun warisan dakwah Wali Songo, termasuk jejak Sunan Drajat, juga turut menjadi bagian dari perjalanan spiritual dan pendidikan masyarakat Lamongan.

    Terlebih dengan keberadaan program Lamongan Nyantri, yang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan pesantren dan membangun kualitas generasi muda. Pemkab Lamongan juga aktif memberi insentif kepada pengasuh pondok pesantren dan ustaz, sebagai bentuk dukungan terhadap perannya dalam pendidikan dan pembinaan masyarakat.

    Dari sisi regulasi, Kabupaten Lamongan telah memiliki Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Regulasi yang menjadi landasan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan dan pemberdayaan pesantren, termasuk dalam bidang pendidikan, dakwah, dan juga pemberdayaan masyarakat.

    Baca Juga :  Pola Baru Transmigrasi, Pemkab Lamongan Lebih Utamakan Potensi Caltrans

    Kehidupan pesantren yang lekat dengan nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap sesama, juga sejalan dengan upaya menjaga kerukunan di Lamongan. Terbukti dengan capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama tercatat sebesar 80,11, sementara indeks harmoni mencapai 7,60 dan masuk kategori tinggi. Capaian ini menempatkan Lamongan pada peringkat kedua, sebagai daerah paling harmonis di Jawa Timur.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Hari Santri Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticlePelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik
    Next Article Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Berita Terkait

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    23 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    21 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    21 Oktober 2026

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    19 Oktober 2026

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Kades Sembunganyar Sebut Koperasi Merah Putih Sokoguru Ekonomi Desa

    21 Juni 2025

    MINATBACA.com – Sebagai tindaklanjut program Presiden Prabowo Subianto guna menggeliatkan perekonomian di tataran desa, Pemerintahan…

    60 Unit Kendaraan Roda Tiga Kelengkapan KDMP Didistribusikan Pada 30 Desa di Lamongan

    Pak Yes Sampaikan Raperda Dalam Rapat Paripurna DPRD Lamongan

    Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.