MINATBACA.com – Guna meningkatkan keterampilan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidokumpul, Kecamatan Bungah, Gresik, menggelontorkan anggaran hingga puluhan juta untuk pelatihan Linmas, kepemudaan dan Karang Taruna.
Kepala Desa (Kades) Sidokumpul Ahmad Asyhar mengatakan, untuk agenda pelatihan tersebut bersumber dari realisasi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024. Dengan rincian, untuk penguatan dan peningkatan kapasitas Tenaga Keamanan/Ketertiban (Linmas) oleh Pemdes dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang sebesar Rp20 juta, yang dilaksanakan pada 15 Maret 2024.
Selanjutnya, kegiatan penyelenggaraan untuk pelatihan kepemudaan tingkat desa tahun anggaran 2024 dengan peserta sebanyak 30 orang sebesar Rp15 juta. Dengan pelaksanaan kegiatan, pada 11 Juni 2024.
“Sedangkan pembinaan Karang Taruna atau klub kepemudaan atau klub olahraga sebanyak 50 paket atau senilai Rp5 juta, pada 11 Juni 2024 dan sudah tuntas 100 persen,” beber Asyhar, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (20/10/2024).
Asyhar menegaskan, anggaran DD yang disalurkan untuk kegiatan tersebut sudah sesuai peruntukan dan tepat sasaran, dengan nilai manfaat yang sudah disepakati dalam Musyawarah Desa (Musdes).
Dengan Asyhar mencontohkan, untuk pembinaan dan pelatihan Linmas, sangat dibutuhkan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Sidokumpul. Dengan tujuan, masyarakat akan merasakan kenyamanan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, tanpa was-was terganggu keamanannya.
“Sementara, untuk pembinaan dan pelatihan kepemudaan, khususnya Karang Taruna (Kartar) yakni, Kartar Tunas Muda Desa Sidokumpul,” kata Asyhar.
“Diharapkan, dapat berdaya dan turut berperan aktif dalam membangun desa. Tidak hanya itu, Pemdes juga menaruh perhatian dan kepedulian terhadap warga tidak mampu, pendidikan, kesehatan, UMKM, Ibu-ibu PKK serta berikhtiar memerangi pengangguran,” terang Asyhar.
Sebelumnya, Pemdes dan Kartar Tunas Muda Desa Sidokumpul, juga sudah menggelar sosialisasi dan edukasi bersama puluhan generasi milenial di balai desa setempat untuk mengurangi angka pengangguran. Dengan agenda menghadirkan tim melek industri, yang mengusung tema ‘Kesiapan Generasi Milenial dalam Menghadapi Dunia Kerja dan Dunia Industri.’

