MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Indrodelik, Kecamatan Bungah, Gresik, berencana membangun tempat wisata pemancingan disertai beberapa fasilitas pendukung lainnya dengan memanfaaatkan Tanah Kas Desa (TKD).
Kepala Desa Indrodelik M Suwarno mengatakan, wacana tersebut digagas oleh Pemdes bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Indrodelik. Selain untuk mendukung UMKM yang ada di desa setempat, wacana tersebut juga bertujuan untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PADes), serta meningkatkan kesejahteraan warga dan mengurangi angka pengangguran.
“Kami dari pemerintah desa, tentu mendukung. Karena tujuannya untuk kepentingan masyarakat,” kata Suwarno.
Ketua Pokdarwis Dreamland Panca Warna Desa Indrodelik M Antonis Suyitno menjelaskan, rencana untuk pembangunan wahana wisata tersebut terbagi tiga. Yakni, pemancingan, kuliner dan tempat bermain anak.
“Kolam pancing lengkap dengan kulinernya. Ada juga wahana permainan anak dan area pertemuan,” terang Suyitno, Senin (28/10/2024).
Suyitno menyebut, perencanaan sudah dilakukan sejak tahun lalu dan bahkan telah diserahkan kepada instansi terkait, guna meminta dukungan pembangunan wisata yang bakal dikerjakan.
“Harapannya, tahun ini sudah mulai dibangun. Tentu pembangunannya juga secara bertahap, karena areanya terbagi tiga lokasi,” ungkap Suyitno.
Suyitno lantas menjelaskan, rencana mengenai pembangunan tempat pemancingan tersebut bukan tanpa alasan. Selain karena ingin menambah pendapatan desa (PADes), selama ini lahan juga hanya sekedar disewakan.
“Karena menurut kami kurang produktif kalau hanya disewakan, sehingga muncul rencana dijadikan tempat pemancingan,” imbuhnya.
Suyitno mewakili Pokdarwis Desa Indrodelik juga menyatakan, kendati kolam pemancingan di Gresik sudah banyak namun mereka tidak minder untuk bersaing. Dikarenakan wahana yang bakal dibangun, juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti area pertemuan dan permainan anak-anak, serta kuliner.
“Peluangnya cukup besar, karena fasilitasnya lebih lengkap. Tinggal bagaimana nanti, proses marketingnya kepada masyarakat,” pungkasnya.

