Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pemdes Guranganyar Cerme Sosialisasi Cegah Stunting dan Penyakit Menular
    Kesehatan

    Pemdes Guranganyar Cerme Sosialisasi Cegah Stunting dan Penyakit Menular

    RedaksiBy Redaksi20 Juni 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Guranganyar, Kecamatan Cerme, Gresik, terus melakukan upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya penerapan pola asuh anak yang benar, untuk menekan angka stunting.

    Selain itu, juga mengenai pola hidup sehat supaya terhindar dari berbagai macam penyakit menular seperti TBC, Hepatitis dan HIV/AIDS. Dengan salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah, mengedukasi warga melalui kegiatan sosialisasi tentang ‘Stunting dan Pernikahan Dini.’ Kegiatan digelar di Balai Desa Guranganyar, Jumat (20/6/2025).

    Sosialisasi stunting dan pernikahan dini yang dilaksanakan, bertujuan memberi edukasi mengenai pencegahan stunting bagi warga Guranganyar, khususnya kaum ibu. Selain itu, sosialisasi juga berfokus pada penguatan parenting, dengan menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendidik anak secara tepat.

    Sejak pagi, tampak puluhan warga, mulai dari bapak-bapak, ibu menyusui, ibu-ibu PKK dan kader kesehatan dari Desa Guranganyar, penuh semangat mendatangi balai desa untuk mengikuti kegiatan. Selain mendapat materi tentang pencegahan stunting dari tenaga kesehatan setempat, warga juga mendapat materi terkait pencegahan terhadap penyakit menular.

    Baca Juga :  Wagos Gresik Jadi Kandidat Peraih Gold di Ajang CSR dan PDB Awards 2025

    Kepala Desa (Kades) Guranganyar Sariyadi mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kehadiran Pemdes Guranganyar untuk terus mendorong warga, menerapkan pola hidup sehat dan pola asuh anak yang benar. Selain juga menjadi wadah edukasi bagi kaum wanita, khususnya para ibu menyusui, yang memiliki peran penting dalam pola reproduksi hingga pengasuhan anak.

    “Dengan edukasi ini, saya optimistis angka stunting di Guranganyar akan terus dapat ditekan hingga titik zero stunting,” ucap Sariyadi, Jumat (20/6/2025).

    “Alhamdulilah, saat ini angka stunting di desa kami turun, tinggal empat balita dengan stunting,” terangnya.

    Sariyadi juga mengingatkan kepada para peserta sosialisasi, untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang didapat terkait penanganan kasus stunting kepada sanak saudara dan tetangga, supaya tidak ada lagi anak di Desa Guranganyar terkena stunting

    “Kita fokuskan peranan wanita di desa, terutama menghadapi stunting. Jadi untuk menambah ilmu dan wawasan dari ibu-ibu dan ibu-ibu PKK serta pendamping keluarga, untuk turut serta fokus pada pengurangan stunting,” kata Sariyadi.

    Baca Juga :  Pemdes Kandangan Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Narkoba

    Bidan Desa Siti Muzaiyanah, dalam paparan yang disampaikan menyatakan, untuk mencegah stunting, diperlukan adanya pemenuhan gizi yang seimbang dan penerapan pola hidup sehat. Di mana pola asuh hidup sehat, dapat dimulai dari mengajarkan anak- anak tentang menggosok gigi.

    “Kalau giginya sehat, maka dia bisa makan dengan baik. Tapi jangan lupa gizinya yang seimbang,” ungkap Muzaiyanah.

    Tidak hanya sosialisasi stunting dan pernikahan dini, Pemdes Guranganyar juga menggelar sosialisasi tentang penyakit menular seperti TBC, Hepatitis (peradangan pada hati) dan HIV/AIDS.

    Niswatin Choiriyah selaku bidan dari Puskesmas Dadapkuning, dalam pemaparan menyampaikan, penyakit TBC tidak menular melalui perlengkapan pribadi maupun tempat tidur. Dengan penderita HIV/AIDS, lansia (lanjut usia) dan penderita diabetes melitus, memiliki risiko lebih tinggi terkena TBC.

    “Hal ini karena kondisi-kondisi tersebut dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih sulit melawan infeksi bakteri TBC,” jelas Niswatin.

    Baca Juga :  Terobosan Baru, Kini Lapor ke Pemkab Gresik Bisa Lewat Aplikasi WhatsApp

    “Kita dapat mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh, melalui makan bergizi, olah raga dan pola hidup sehat,” imbuhnya

    Untuk penderita TBC, Niswatin mewanti- wanti supaya minum obat secara teratur. Selain itu, pasien TBC juga harus menutup mulut pada saat dahak dan batuk, serta tidak membuang dahak sembarangan.

    Usai mengikuti sosialisasi, Djadi (67), warga Gurangkulon mengaku, sangat antusias dan senang dengan adanya pemberian materi terkait penyakit menular, khususnya TBC.

    “Menurut saya sosialisasi ini sangat baik. Soalnya dulu bapak juga kena penyakit TBC. Jadi pengalaman,” kata Djadi.

    Djadi lalu menceritakan, jika dirinya juga sempat berhenti berobat selama dua bulan. Tapi karena dorongan keluarga, akhirnya proses pengobatan penyakit TBC yang diderita olehnya dilanjutkan.

    “Berobat pakai umum selama enam bulan. Sembuh tinggal dikit, tambah empat bulan konsumsi obat lagi. Sekarang sudah enak, biasanya jalan tiga meter udah ngos-ngosan,” tuturnya.

    cerme gresik
    Previous ArticlePenghargaan Pelayanan Prima Diraih Polres Gresik Dalam Musrenbang Polri
    Next Article Cerita Muhamad Harryanto Bersama Football Traveller Saat Mendukung Timnas Indonesia di Jepang

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Tim Verifikator Nasional KKS 2025 Tinjau Kabupaten Gresik

    23 September 2025

    MINATBACA.com – Kedatangan tim validasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional tahun 2025, disambut jajaran…

    Petrokimia Gresik Mendorong Efisiensi Energi dan Dekarbonisasi Pelabuhan

    Pak Yes Sampaikan Pengantar Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025

    Polres Gresik Laksanakan Pengamanan Haul Mbah Zainal Abidin di Menganti

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.