Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

      19 Maret 2026

      Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

      18 Maret 2026

      Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

      18 Maret 2026

      Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

      18 Maret 2026

      Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

      16 Maret 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan
    Pemerintahan

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    RedaksiBy Redaksi16 Maret 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Terkait penanganan banjir yang kerap melanda beberapa titik di wilayah aliran sungai Kali Tengah, Kecamatan Driyorejo, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik mengakui, juga terhambat infrastruktur perusahaan.

    Padahal selama ini, DPUTR Gresik telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak menyikapi hal tersebut. Koordinasi dilakukan dengan tujuan membahas upaya normalisasi secara menyeluruh, supaya aliran air berjalan lancar dikarenakan kondisi sungai saat ini sudah cukup memprihatinkan.

    Di mana Kali Tengah yang memiliki panjang sekitar 7,5 kilometer dan melintasi beberapa desa di Kecamatan Driyorejo, telah mengalami penyempitan di beberapa titik lokasi. Upaya normalisasi menemui sejumlah kendala di antaranya, deretan jembatan penghubung yang dibangun melintas di atas sungai, serta bangunan perusahaan-perusahaan yang ada di bantaran sungai.

    “Kita sudah koordinasi dengan Pemprov dan DPRD Gresik Komisi III, pemerintah kecamatan, dan desa, serta beberapa pihak terkait,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUTR Gresik Ubaidillah, Senin (17/3/2026).

    “Memang salah satu kendala normalisasi adalah, bangunan perusahaan-perusahaan besar yang berdiri di kanan dan kiri sungai. Sekaligus, jembatan-jembatan yang dibangun di atas sungai,” terangnya.

    Ubaidillah menyebut, terdapat belasan perusahaan yang berdiri di bantaran sungai Kali Tengah. Dengan mayoritas perusahaan-perusahaan tersebut, juga membangun jembatan penghubung yang melintasi sungai, termasuk perusahaan modal asing (PMA).

    “Ada 11 sampai 18 perusahaan yang berdiri di kanan dan kiri sungai. Awalnya kita mendapat informasi, salah satu perusahaan modal asing membangun jembatan di atas sungai yang menjadi penyebab utama banjir, dan hal itu terdengar oleh Gubernur Jawa Timur. Setelah itu, kita bertemu dengan semua pihak untuk meminta klarifikasi,” jelasnya.

    Dari hasil koordinasi yang dilakukan, kata Ubaidillah, seluruh pihak sepakat untuk melakukan penanganan dengan mempercepat upaya normalisasi sungai secara menyeluruh, supaya aliran air dapat berjalan dengan lancar, terutama ketika memasuki musim penghujan. Sehingga banjir tahunan di sejumlah titik lokasi di wilayah Kecamatan Driyorejo dapat teratasi, terutama pada musim penghujan.

    “Hasil identifikasi, Kali Tengah ini menjadi penyebab utama banjir yang melanda wilayah Kecamatan Driyorejo, terutama Desa Sumput. Jadi normalisasi harus segera dilakukan, dan kami optimistis akan segera terlaksana,” ucap Ubaidillah.

    DPUTR Gresik memastikan, seluruh pihak termasuk perusahaan yang berada di bantaran Kali Tengah, bersedia kooperatif dan berkomitmen mengikuti arahan, serta rencana normalisasi sungai secara menyeluruh.

    “Seluruh perusahaan yang berdiri di kanan dan kiri sungai, kooperatif dan siap melakukan perintah rencana normalisasi. Saat ini, Dinas Perizinan baik daerah maupun provinsi juga sedang berprogres terkait izin jembatan-jembatan tersebut, harusnya izin ke Brantas,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan sebelumnya, Camat Driyorejo Muhammad Amri telah memerintahkan kepada perusahaan-perusahaan untuk membongkar kontruksi jembatan yang dibangun terlalu rendah, hingga berpotensi membuat aliran sungai tersendat ketika debit air meningkat. Menurut Amri, saat ini baru ada tiga dari tujuh perusahaan di sepanjang wilayah sungai, yang sudah melakukan peninggian jembatan penghubung.

    Dinas PUTR Gresik Driyorejo gresik Kabupaten Gresik OPD Pemkab Gresik
    Previous ArticleMusrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global
    Next Article Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    19 Maret 2026

    Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

    18 Maret 2026

    Musrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global

    16 Maret 2026

    Tradisi Malem Selawe, Bupati Gresik Mengajak Masyarakat Memperkuat Doa dan Syukur

    15 Maret 2026

    Safari Ramadhan, Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Masyarakat

    15 Maret 2026

    Kemeriahan Bulan Ramadhan Bersama Paguyuban Istri Wartawan KWG, Dari Bagi Takjil Hingga Bukber

    14 Maret 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

    Lamongan Jadi Daerah Pertama di Indonesia yang Menerima Bantuan Mobil Pikap Operasional KDMP

    Silaturrahmi Ulama dan Umaro, Pak Yes Perkuat Kolaborasi Untuk Kejayaan Lamongan

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bentuk Dukungan Pemkab Lamongan Terhadap Gerakan Tujuh KAIH dan Wajar 13 Tahun

    24 September 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mendukung realisasi gerakan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH)…

    Ratusan Warga Desa Tulung Antusias Hadiri Sosialisasi Bahaya Narkoba

    Jelang Pilkada Serentak 20224, Polres Gresik Gelar Anev Sitkamtibmas

    3.500 Atlet dan Offisial Ramaikan Pekan Olahraga Kabupaten Gresik 2024

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.