Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Canangkan Gemapatas di Gresik, Kakanwil BPN Singgung 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Belum Bersertifikat
    Ekonomi

    Canangkan Gemapatas di Gresik, Kakanwil BPN Singgung 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Belum Bersertifikat

    RedaksiBy Redaksi10 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sempat bertugas di Gresik, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional Jawa Timur (BPN Jatim) Asep Heri, kembali mendatangi Kota Giri, Senin (10/11/2025).

    Kedatangan Asep, selain bernostalgia mengenang dirinya pernah menjabat sebagai Kepala Kantor BPN Gresik, juga dalam rangka bersilaturrahmi. Dengan tujuan utama, pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) bertempat di Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti.

    Asep mengatakan, Gemapatas dihadirkan untuk menyongsong program strategis nasional tahun 2026 yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Terobosan yang dinilai sangat membantu warga, terlebih masih banyak lahan di Jatim yang hingga saat ini belum memiliki sertifikat.

    “Di Jawa Timur terdapat sekitar 21 juta bidang tanah dan 5,2 juta di antaranya belum bersertifikat. Tahun 2026, kami menargetkan penerbitan 513.900 sertifikat di seluruh kabupaten/kota,” ujar Asep.

    Menurut Asep, Gemapatas bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat menjaga batas tanah miliknya secara mandiri. Sebab dengan memasang patok batas tanah, dapat menghindarkan potensi sengketa di kemudian hari.

    “Melalui patok batas, kita ingin meminimalisir konflik dan meningkatkan kualitas produk pertanahan. Tahun depan akan dipasang 1,8 juta patok di 638 desa dan 319 kecamatan, untuk menyongsong program strategis nasional,” kata Asep.

    “Ini juga mendukung percepatan terwujudnya data pertanahan yang akurat dan lengkap. Dengan data bidang tanah yang lengkap dan batas yang pasti, Jawa Timur akan menjadi provinsi yang tertib, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.

    Apa yang dikatakan Asep, dibenarkan oleh Kepala Kantor BPN Gresik Rarif Setiawan. Dia menyebut, legalitas atas bidang tanah merupakan hal penting dan tidak dapat disepelekan. Terlebih, Gresik adalah kota industri.

    “Jika sudah terpasang patok, maka ketika ada program PTSL, tidak ada kendala apapun,” ucap Rafif.

    Sementara Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, yang hadir dalam kesempatan tersebut turut menyambut baik, dan memberi dukungan untuk pelaksanaan Gemapatas di Kabupaten Gresik. Sebab menurutnya, Gemapatas bukan sekadar kegiatan menancapkan patok di tanah, melainkan simbol hadirnya negara dalam menjamin kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

    “Melalui patok yang kokoh berdiri, kita menegaskan hak, tanggung jawab, dan batas kepemilikan yang sah di mata hukum,” kata dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    “Langkah ini bukan hanya mencegah sengketa, tetapi juga mempercepat pendaftaran tanah melalui program PTSL sebagai bagian dari target Gresik Lengkap, Jawa Timur Lengkap, dan Indonesia Lengkap,” tambahnya.

    Program PTSL di Gresik terus berproses. Tahun 2023 dilaksanakan di 20 desa pada lima kecamatan, dengan target 15.500 bidang tanah dan dapat terealisasi 100 persen. Kemudian tahun 2024 menjangkau 18 desa pada empat kecamatan, target 6.000 bidang tanah dan terealisasi seluruhnya. Untuk tahun 2026, BPN Gresik menargetkan 16 desa pada empat kecamatan, dengan total 5.000 hektare bidang tanah dan 3.000 sertifikat akan diterbitkan.

    ATR/BPN gresik
    Previous ArticleTidak Sekedar Upacara, Peringatan Hari Pahlawan di Gresik Diwarnai Penyerahan SK 3.022 PPPK
    Next Article Melalui Agrosolution, Petrokimia Gresik dan 61.000 Lebih Petani Mewujudkan Swasembada Pangan

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Siapkan 361 Ribu Lebih Pupuk Bersubsidi Jelang Lebaran

    5 April 2024

    GRESIK – Petrokimia Gresik perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi…

    Warga Terdampak Banjir Bengawan Njero di Wilayah Deket Dapat Bantuan 5 Ton Beras dari Korpri

    Ungkapan Dirut Petrokimia Gresik Saat Pihaknya Fasilitasi Uji Emisi Kendaraan

    TMMD ke-124 di Desa Kebalankulon Lamongan Resmi Ditutup

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.