Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

      26 Mei 2026

      Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026

      26 Mei 2026

      Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

      26 Mei 2026

      Bersama Masyarakat, Bupati dan Wabup Lamongan Salat Hajat dan Sujud Syukur di Malam HJL ke-457

      26 Mei 2026

      Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

      25 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Beragam Kegiatan Menarik Siap Meriahkan Festival Nasi Krawu KWG 2025
    Budaya

    Beragam Kegiatan Menarik Siap Meriahkan Festival Nasi Krawu KWG 2025

    RedaksiBy Redaksi23 Mei 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Beragam tontonan istimewa akan tersaji dalam ‘Festival Nasi Krawu 2025 yang digelar oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Mulai dari panggung ekspresi seni, budaya, hingga kreativitas pelajar dari berbagai lembaga pendidikan di Gresik.

    Agenda tahunan dalam rangka untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 tersebut, bakal menyuguhkan beragam kegiatan. Mulai dari festival Nasi Krawu, jajanan khas Gresik, hingga pertunjukan seni tradisional yang memikat. Dengan salah satu penampilan yang dinantikan adalah, Reog Sasono Budoyo Sepuluh yang merupakan kelompok seni binaan SMP Muhammadiyah 10 Melirang, Kecamatan Bungah.

    Menurut rencana, kelompok Reog Sasono Budoyo Sepuluh tersebut akan mempersembahkan atraksi penuh energi seperti, tari Bujang Ganong, tarung waro’an, solah, hingga gulung Barong, pada puncak acara HPN KWG 2025 yang bakal dilangsungkan di Wisata Alam Gosari, 1 Juni 2025 mendatang.

    Kepala SMP Muhammadiyah 10 Naufal Muzakkie menyampaikan, kehadiran Reog Sasono Budoyo Sepuluh bukan sekadar hiburan semata. Tetapi juga sebuah bentuk nyata, dalam rangka pelestarian budaya.

    “Lewat seni tradisi, kami mendidik siswa untuk memiliki karakter kuat, cinta budaya dan percaya diri,” kata Firdaus, Jumat (23/5/2025).

    Didirikan pada 2024, kelompok reog tersebut digerakkan oleh semangat siswa-siswi yang tergabung secara selektif dan berlatih intensif di bawah bimbingan guru dan pelatih profesional. Pelatih utama Firdaus Ahmad menuturkan, Reog Sasono Budoyo Sepuluh juga aktif berjejaring dengan komunitas reog lain yang ada di Gresik seperti, Sanggar Sembrani dan Krido Sanjoyo, serta menjalin komunikasi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.

    “Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu tampil, tapi juga memahami nilai filosofis di balik setiap gerakan,” ungkap Firdaus.

    Firdaus menambahkan, keterlibatan dalam sarasehan budaya di Hotel Juang Nasional Gresik pada 21 Mei lalu, telah menjadi titik penting penguatan jaringan antar pelaku seni. Keikutsertaan mereka dalam Festival Nasi Krawu nantinya, juga menjadi simbol kontribusi aktif dunia pendidikan dalam memperkuat identitas budaya daerah.

    Selain seni budaya reog, festival ini juga akan menampilkan di antaranya seni Al-Banjari dari SMK Mambaul Ihsan, teater dari SMA Muhammadiyah Dukun, drum band dari SMPM 9 Sidayu dan SMKM 1 Bungah, hingga pertunjukan pencak silat dan jaranan khas Gosari. Ada pula penampilan tari dari Al-Hidayah Gosari dan SMK Al-Ikhlas, serta penampilan menyanyi dari MIM 3 Gosari, termasuk menghadirkan edukasi bahasa isyarat.

    Nantinya edukasi tersebut dilakukan oleh Komunitas Rasa Gresik, yang merupakan sebuah komunitas kolaboratif antara individu tuli dan dengar, yang bergerak di bidang inklusi dan pendidikan bahasa isyarat. Di mana founder RASA Gresik menyatakan, keikutsertaan mereka dalam festival bertujuan mengedukasi masyarakat, jika komunitas mereka hadir sebagai ruang ekspresi, komunikasi dan pemberdayaan bagi kawan-kawan tuli.

    “Kami ingin masyarakat tahu, bahwa teman-teman tuli juga punya hak yang sama untuk berpartisipasi, berkreasi dan didengar,” ujarnya.

    Festival Nasi Krawu 2025 bukan hanya selebrasi budaya, tetapi juga ruang apresiasi bagi kreativitas pelajar dan komunitas seni lokal. Melalui semangat kolaborasi dan pelestarian, KWG turut mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap warisan budaya, namun juga sekaligus terbuka pada perkembangan zaman.

    Menurut jadwal, beragam pertunjukan kesenian tradisional tersebut, akan memeriahkan acara festival Nasi Krawu dimulai pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WIB. Namun jangan khawatir, setelah menonton pertunjukan seni, akan digelar acara inti yakni pembagian 1.000 nasi krawu.

    gresik KWG
    Previous ArticlePetrokimia Gresik Dorong Forestasi dan Dekarbonisasi Melalui 5.300 Bibit Mangrove
    Next Article Pemkab Lamongan Berkomitmen Terus Melakukan Pembangunan Kesehatan

    Berita Terkait

    Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    26 Mei 2026

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    26 Mei 2026

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    24 Mei 2026

    Masberling Binaan PT Petro Oxo Nusantara Lakukan Penguatan Kader dan Pelatihan Mengolah Sampah

    22 Mei 2026

    Akhirnya.. Sebanyak 35 Warga Pulopancikan Gresik Tempati Rumah Layak Huni

    22 Mei 2026

    Desa Randuboto Gresik Dilirik Aktivis Korsel untuk Proyek Toko Tanpa Kemasan Plastik

    22 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    Bersama Masyarakat, Bupati dan Wabup Lamongan Salat Hajat dan Sujud Syukur di Malam HJL ke-457

    Bupati dan Wabup Lamongan Awali Rangkaian Puncak HJL ke-457 dengan Ziarah ke Makam Leluhur

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Tungku Pembakaran di Lawang Jadi Tempat Lanjutan Agenda Pemusnahan Rokok Ilegal dan MMEA Gresik

    11 Desember 2025

    MINATBACA.com – Usai agenda pemusnahan yang digelar di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Selasa…

    Kuliner Sego Boran Lamongan Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

    Pemdes Sidokumpul Sukses Gelar Pelatihan Untuk Linmas dan Karang Taruna

    Harapan Pak Yes Kepada Pimpinan Dekopinda Lamongan Masa Bakti 2025-2030 yang Dikukuhkan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.