Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Desa Kalipadang Gresik Andalkan Pertanian Sayur dan Tembakau Sebagai Penggerak Ekonomi Warga
    Ekonomi

    Desa Kalipadang Gresik Andalkan Pertanian Sayur dan Tembakau Sebagai Penggerak Ekonomi Warga

    RedaksiBy Redaksi28 November 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dari 308,28 hektare luas Desa Kalipadang di Kecamatan Benjeng, Gresik, sekitar 98 persen di antaranya merupakan lahan pertanian. Oleh warga setempat, biasa ditanami sayur-sayuran dan tembakau.

    Kepala Desa Kalipadang Candra Prasetyo Suwandi mengatakan, penduduk desa yang dipimpin olehnya ada sebanyak 3.350 jiwa, dengan mayoritas mereka menggantungkan hidup dari pertanian. Sayuran hasil panen biasa dipasarkan melalui tengkulak ke berbagai pasar di Gresik, Surabaya, hingga beberapa wilayah di Jawa Timur lainnya.

    “Omzet petani sayur per bulan, diperkirakan bisa mencapai Rp5 juta. Biasanya panen dilakukan berdasarkan kebutuhan,” ujar Candra.

    Candra menjelaskan, petani menanam sayur pada musim penghujan, kemudian beralih ke tembakau saat musim kemarau, karena wilayah tersebut hanya mengandalkan tadah hujan. Tembakau jenis Jinten dan Maliho menjadi komoditas utama, yang dijual ke tengkulak setelah dicacah dan dikeringkan.

    Baca Juga :  Puncak Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Gresik Digelar Selama 3 Hari

    Sementara tiga dusun menjadi sentra petani sayur yakni, Kalimoro, Gesing, dan Kalipadang. Dengan hampir seluruh dusun, termasuk Ploso dan Kalisari, menjadi penghasil tembakau. Meski memiliki potensi besar, petani di desa setempat masih menghadapi kendala berupa ketersediaan air. Pada musim kemarau, sebagian petani bahkan harus membeli air PDAM untuk mengairi tanaman.

    “Kalau kehabisan air, biaya produksi meningkat karena harus beli air PDAM,” ucapnya.

    Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipadang, bekerja sama dengan PLN untuk pembangunan sumur bor setiap tahun. Namun debit air yang keluar dirasa masih minim, sehingga belum memenuhi kebutuhan pertanian secara maksimal.

    Guna membantu para petani, Pemdes Kalipadang juga telah membangun jalan paving sekitar satu kilometer menuju lahan pertanian. Serta memberi pelatihan pengolahan hasil tani menjadi produk, seperti keripik bayam maupun sawi, sehingga kegiatan UMKM di desa setempat menjadi bergeliat.

    Baca Juga :  Bentuk Sinergitas, Kapolres Gresik Hadiri Tasyakuran HPN 2026 yang Digelar KWG

    Di samping itu, petani juga dinilai tidak mengalami kesulitan pupuk, karena mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri.

    Kendati demikian, Candra berharap, pemerintah daerah dan pusat memberi perhatian lebih terhadap pembangunan saluran irigasi dan peningkatan infrastruktur jalan pertanian di desa yang dipimpin olehnya ntuk meningkatkan produktivitas warga.

    Benjeng Desa Kalipadang gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Benjeng Gresik pertanian pertanian Gresik pertanian tembakau Gresik petani sayuran Gresik petani tembakau
    Previous ArticleCara Pemkab Lamongan Ajak Petani Muda Supaya Berdaya Hingga Dukung Ketahanan Pangan
    Next Article Lestarikan Kuliner Lokal dan Dorong Perkembangan UMKM Daerah, Pemkab Lamongan Gelar Festival

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Kapolres Jenguk Korban Kericuhan Usai Laga Gresik United Lawan Deltras

    22 November 2023

    GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan…

    Kini Ada Ruang Bagi Pasien Rawat Inap di Puskesmas Sangkapura Bawean

    SIG Pasok 19.000 Ton Semen Untuk Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai

    Kolaborasi Pemdes Sidokumpul Bungah dan Babinsa Dukung Ketahanan Pangan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.