Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026

      Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Desa Kalipadang Gresik Andalkan Pertanian Sayur dan Tembakau Sebagai Penggerak Ekonomi Warga
    Ekonomi

    Desa Kalipadang Gresik Andalkan Pertanian Sayur dan Tembakau Sebagai Penggerak Ekonomi Warga

    RedaksiBy Redaksi28 November 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dari 308,28 hektare luas Desa Kalipadang di Kecamatan Benjeng, Gresik, sekitar 98 persen di antaranya merupakan lahan pertanian. Oleh warga setempat, biasa ditanami sayur-sayuran dan tembakau.

    Kepala Desa Kalipadang Candra Prasetyo Suwandi mengatakan, penduduk desa yang dipimpin olehnya ada sebanyak 3.350 jiwa, dengan mayoritas mereka menggantungkan hidup dari pertanian. Sayuran hasil panen biasa dipasarkan melalui tengkulak ke berbagai pasar di Gresik, Surabaya, hingga beberapa wilayah di Jawa Timur lainnya.

    “Omzet petani sayur per bulan, diperkirakan bisa mencapai Rp5 juta. Biasanya panen dilakukan berdasarkan kebutuhan,” ujar Candra.

    Candra menjelaskan, petani menanam sayur pada musim penghujan, kemudian beralih ke tembakau saat musim kemarau, karena wilayah tersebut hanya mengandalkan tadah hujan. Tembakau jenis Jinten dan Maliho menjadi komoditas utama, yang dijual ke tengkulak setelah dicacah dan dikeringkan.

    Sementara tiga dusun menjadi sentra petani sayur yakni, Kalimoro, Gesing, dan Kalipadang. Dengan hampir seluruh dusun, termasuk Ploso dan Kalisari, menjadi penghasil tembakau. Meski memiliki potensi besar, petani di desa setempat masih menghadapi kendala berupa ketersediaan air. Pada musim kemarau, sebagian petani bahkan harus membeli air PDAM untuk mengairi tanaman.

    “Kalau kehabisan air, biaya produksi meningkat karena harus beli air PDAM,” ucapnya.

    Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipadang, bekerja sama dengan PLN untuk pembangunan sumur bor setiap tahun. Namun debit air yang keluar dirasa masih minim, sehingga belum memenuhi kebutuhan pertanian secara maksimal.

    Guna membantu para petani, Pemdes Kalipadang juga telah membangun jalan paving sekitar satu kilometer menuju lahan pertanian. Serta memberi pelatihan pengolahan hasil tani menjadi produk, seperti keripik bayam maupun sawi, sehingga kegiatan UMKM di desa setempat menjadi bergeliat.

    Di samping itu, petani juga dinilai tidak mengalami kesulitan pupuk, karena mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri.

    Kendati demikian, Candra berharap, pemerintah daerah dan pusat memberi perhatian lebih terhadap pembangunan saluran irigasi dan peningkatan infrastruktur jalan pertanian di desa yang dipimpin olehnya ntuk meningkatkan produktivitas warga.

    Benjeng Desa Kalipadang gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Benjeng Gresik pertanian pertanian Gresik pertanian tembakau Gresik petani sayuran Gresik petani tembakau
    Previous ArticleCara Pemkab Lamongan Ajak Petani Muda Supaya Berdaya Hingga Dukung Ketahanan Pangan
    Next Article Lestarikan Kuliner Lokal dan Dorong Perkembangan UMKM Daerah, Pemkab Lamongan Gelar Festival

    Berita Terkait

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    29 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Berkat CV Kawani, Kementerian BUMN Berikan Apresiasi Untuk SIG dan Astra

    26 Mei 2024

    MINATBACA.com – Staf ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengunjungi…

    Perkembangan Dunia Sastra di Kabupaten Gresik

    Kapolres Gresik Dampingi Menteri Pertahanan Groundbreaking Masjid Al Yusuf di Driyorejo

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.