Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Menuju Pelabuhan Hijau, Ini Perubahan yang Dilakukan KBPP KSOP Kelas II Gresik
    Ekonomi

    Menuju Pelabuhan Hijau, Ini Perubahan yang Dilakukan KBPP KSOP Kelas II Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 November 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Aksi perubahan menuju pelabuhan hijau (Green Port Red) terus dilakukan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, melalui Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP).

    Hal itu dilakukan dengan memperkuat sistem penanggulangan pencemaran laut di perairan Gresik, dalam rangka menciptakan pelabuhan ramah lingkungan, aman dan nyaman. Di mana aksi dimulai dari rapat bersama Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (Tersus), terkait kelengkapan peralatan penanggulangan pencemaran. Hingga nantinya, dilakukan aksi verifikasi lapangan kelengkapan alat pencemaran.

    Kasi KBPP Capt H Mochamad Firmawan mengatakan, aksi perubahan tersebut tidak lepas dari aktivitas pelabuhan Gresik yang padat dengan kehadiran BUP, TUKS, Tersus, serta berbagai industri besar. Sehingga meningkatkan potensi terjadinya pencemaran perairan berupa tumpahan minyak, limbah kapal, maupun bahan berbahaya lain. Dengan aktivitas industri besar mulai petrokimia, semen, pupuk, dan energi, berpotensi menambah risiko pencemaran laut Gresik.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    “Saat ini sudah membentuk dan melakukan SOP dan SK Tim sebagaimana PM 58/2013, Kepala KSOP sebagai Mision Commander (MC) atau koordinator misi. Sedangkan Kasi KBPP On Scene Commander (OSC) atau sebagai komandan lapangan, (sebagai) penanggung jawab lapangan di Tier Satu atau area yang terdampak dalam skala kecil,” ungkap Firmawan, Rabu (12/11/2025).

    Menurut Firmawan, aksi perubahan tersebut mengacu pada PM 58/2013, sebagai pedoman utama pencegahan pencemaran di pelabuhan. Di mana pelabuhan wajib menyediakan fasilitas, menyusun Rencana Penanggulangan Pencemaran (RPP), dan melaksanakan latihan.

    “Sinergi antar instansi penting (untuk) menjaga lingkungan laut yang bersih. Pelabuhan bersih adalah, cermin tanggung jawab maritim,” jelasnya

    Dari sinergitas, lanjut dia, KBPP sudah beberapa kali melakukan latihan penanggulangan pencemaran di sejumlah pelabuhan atau masing-masing Fasilitas di Pelabuhan Gresik.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    “Seperti Pelabuhan Smelting, Maspion, Petrokimia, Semen Gresik, dan Saka,” terangnya.

    “Kami secara intensif melakukan pengawasan Pelabuhan Gresik, baik itu BUP, TUKS, dan Tersus. Kalau ada melanggar, tentu ada sanksi yang diterapkan. Mulai dari sanski administratif, teguran, hingga pencabutan izin operasional. Kepatuhan menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme pelabuhan,” tutur Firmawan.

    gresik pelabuhan
    Previous ArticleAlami Dugaan Tindak Kekerasan Oleh Rekan Kerja, ASN Pemkab Gresik Lapor Polisi
    Next Article Pemkab Gresik Raih Peringkat Terbaik III Anugerah Media Humas 2025 Untuk Kategori Website

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    14 April 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan, tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil…

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia

    Bantuan 200 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Diserahterimakan di Lamongan

    Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Sekam Bakar ke Nagoya Jepang

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.