Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Siapkan 441.581 Ton Pupuk Bersubsidi, di Awal Musim Tanam Okmar
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Siapkan 441.581 Ton Pupuk Bersubsidi, di Awal Musim Tanam Okmar

    RedaksiBy Redaksi4 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 441.581 ton di awal musim tanam Oktober-Maret (Okmar). Stok ini melebihi ketentuan, sebagai bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produktivitas petani dalam rangka menjaga swasembada beras.

    Direktur Utama Petrokimia Gresi Daconi Khotob mengatakan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, menyampaikan Indonesia telah mencatat sejarah baru di tahun 2025. Produksi beras dan cadangan pangan nasional berada pada titik tertinggi, menjadikan Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi juga mulai mengekspor beras. Untuk terus meningkatkan produktivitas beras nasional, Petrokimia Gresik menyediakan pupuk bersubsidi di atas ketentuan minimum Pemerintah.

    “Stok tersebut akan didistribusikan sesuai dengan tata kelola baru yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya. Stok tersebut akan disalurkan kepada petani yang terdaftar,” tutur Daconi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Beri Apresiasi Tim Voli GPPI yang Menjadi Juara Ketiga

    Daconi menambahkan, stok per tanggal 1 Oktober 2025 tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 39.606 ton, kemudian NPK Phonska 377.887 ton, pupuk Organik 20.900 ton, dan pupuk ZA 3.188. Daconi juga memastikan, ketersediaan yang sudah tersebar di gudang-gudang tingkat Kabupaten/Kota tersebut telah melebihi ketentuan minimum Pemerintah dan dapat dengan mudah ditebus oleh para petani.

    “Kami berharap, petani terdaftar mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 sebanyak 9,55 juta ton. Karena itu, stok pupuk bersubsidi yang disiapkan agar segera ditebus untuk hasil pertanian yang maksimal,” ujar Daconi.

    Lebih lanjut dia mengungkapkan, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 32.619 ton, sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Stok tersebut terdiri dari pupuk Urea 4.283 ton, NPK Phonska 18.118 ton, pupuk Organik 35 ton, dan ZA sebanyak 10.183 ton.

    Ketersediaan stok pupuk non subsidi ini, menjadi solusi bagi petani yang tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal tersebut dikarenakan pupuk bersubsidi hanya bisa didapatkan petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), petani yang menggarap lahan maksimal dua hektare, dan sepuluh komoditas. Yakni, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, tebu rakyat, dan ubi kayu (singkong).

    Baca Juga :  Produktivitas Lahan Tebu Meningkat, Kerja Sama Petrokimia Gresik Dengan SGN dan ID Food Diperluas

    “Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia, akan terus menjaga amanah dalam menyediakan pupuk bagi petani. Kami berharap, pelaksanaan musim tanam Oktober-Maret bisa berjalan baik, produktivitas meningkat, dan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia seperti yang dicita-citakan Presiden Indonesia,” kata Daconi.

    Dukung Implementasi e-RDKK Tahun 2026
    Terpisah, Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyatakan, pihaknya siap mendukung implementasi elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tahun 2026. Digitalisasi ini akan menjadikan tata kelola pupuk bersubsidi lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

    ”Kami menyadari, keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang solid, dan semangat gotong royong. Pupuk Indonesia Grup, termasuk Petrokimia Gresik siap mendukung penuh,” demikian ungkap Adityo dalam Sosialisasi Penyaluran Pupuk Organik Subsidi di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), baru-baru ini.

    Baca Juga :  Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Adityo menambahkan, Pupuk Indonesia Grup mendukung penuh program ketahanan pangan yang telah menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upayanya dengan menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi termasuk pupuk organik Petroganik. Menurutnya, pupuk organik subsidi atau yang dikenal Petroganik memiliki manfaat dalam menjaga kesuburan tanah, memperbaiki struktur lahan, meningkatkan efisiensi pupuk, serta menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.

    “Kolaborasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan serapan pupuk bersubsidi, termasuk organik berjalan optimal di lapangan. Langkah ini dirancang agar diseminasi informasi, edukasi pemupukan, serta pengawalan penebusan pada kios resmi atau yang sekarang disebut titik serah (PPTS) dapat berlangsung merata,” ujar Adityo.

    ketahanan pangan Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticleAtlet Gimnastik Meninggal, Pemkab Gresik Beri Santunan dan Siapkan Rumah Untuk Keluarga
    Next Article Satlantas Polres Gresik Kukuhkan Duta Lalu Lintas 2025

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Bukti Program TJSL Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan

    11 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor

    25 Juni 2026

    MINATBACA.com – Uji emisi kendaraan bermotor dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup…

    Ketika Bupati Gresik Menyapa Pencari Kerja yang Tengah Mengikuti Proses Rekrutmen di Disnaker

    Bupati dan Wabup Paparkan Visi-Misi Untuk Gresik Baru yang Berkelanjutan

    SIG Pasok 115.609 Ton Semen untuk Pembangunan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.