Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda
    Budaya

    Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda

    RedaksiBy Redaksi30 Agustus 20254 Mins Read98 Views
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wayang kulit kembali dipentaskan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (29/8/2025).

    Pagelaran tersebut ternyata masih cukup digemari oleh generasi muda, dengan disaksikan oleh para pelajar Gresik, karyawan muda Petrokimia Gresik dan masyarakat umum. Sehingga tujuan pun tersirat yakni, menjadi media untuk pendidikan karakter dan juga pelestarian budaya.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan, pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin tahunan Petrokimia Gresik, yang digelar pada setiap ulang tahun perusahaan. Menariknya, pagelaran di momen HUT ke-53 ini juga disaksikan dan melibatkan pelajar yang ada di sekitar perusahaan.

    “Wayang kulit merupakan warisan masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity, yang diakui UNESCO sejak 2003,” ujar Adityo.

    “Tapi warisan ini tidak akan bertahan, apabila tidak bisa dikenal oleh generasi muda. Karena itu, Petrokimia Gresik konsisten mengenalkan kebudayaan pagelaran wayang kulit kepada generasi muda di Gresik dan sekitarnya,” sambungnya.

    Baca Juga :  Didorong Sektor Pendidikan, Inflasi Kabupaten Gresik Capai 0,30 Persen

    Pagelaran dibuka dengan penampilan Dalang Ki Achmad Bagas Septyawan dengan lakon ‘Lahire Bungkus.’ Bagas merupakan salah satu dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik, yang merupakan satu-satunya sanggar kesenian pagelaran wayang kulit purwa, karawitan dan gamelan Jawa yang ada di Gresik. Selain dalang binaan sejak usia dini, Bagas juga merupakan generasi muda karyawan Petrokimia Gresik dari unit Produksi II B.

    Dalang Cilik Kyano,Binaan Sanggar Mahesokencono Petrokimia Gresik

    Tidak sekedar penampilan Bagas, namun dalam gelaran tersebut juga menampilkan dalang cilik yakni, pelajar Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik. Serta, dalang Kyano Reynand Hanenda siswa Kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee dan sinden cilik. Turut meramaikan sinden muda Niken Salindri, serta bintang tamu Jo Klithik dan Jo Kluthuk, yang membuat masyarakat semakin antusias menyaksikan acara.

    Adapun penampilan utama adalah Dalang Ki Anom Dwijokangko dari Blitar, dengan membawakan lakon ‘Banjaran Narayana.’ Rangkaian kisah pada lakon ini dimulai dari perjalanan hidup Narayana, seorang tokoh yang sejak muda telah menunjukkan kecerdasan, keteguhan hati dan kemampuan diplomasi luar biasa.

    Baca Juga :  Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe
    Dalang cilik Kyano, Kelas 4 Minu Tratee gresik

    “Cerita ini dapat memberikan inspirasi positif bagi kita semua dan menjadi pendidikan karakter bagi generasi muda, di mana dalam menjalankan bisnis dan roda operasional perusahaan, tentu banyak rintangan dan tantangan,” kata Adityo.

    “Namun kami yakin, rintangan dan tantangan itulah yang akan semakin mendewasakan kita, untuk dapat lebih bijak dalam melangkah dan mengambil keputusan,” tandasnya.

    Adityo juga mengatakan, pertunjukan tersebut juga merupakan bentuk komitmen Petrokimia Gresik, dalam menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia melalui kebudayaan. Karena nilai-nilai budaya mampu merekatkan semangat persatuan dan membangun, serta menjaga kerukunan bangsa.

    “Sejarah mencatat, bersatunya bangsa ini karena budaya. Jangan sampai terjadi disintegrasi bangsa, karena kita tidak peduli dengan seni budaya. Sejarah pun telah membuktikan bahwa seni budaya mampu merekatkan semangat persatuan, sehingga kerukunan tetap terjaga,” tutur Adityo.

    Dalam kesempatan tersebut, seluruh tamu dan penonton diajak untuk mengheningkan cipta bersama sebagai ungkapan doa bagi bangsa Indonesia, yang tengah menghadapi berbagai ujian. Momen hening cipta ini menjadi wujud kepedulian dan harapan bersama, agar situasi di tanah air segera membaik, serta tercipta kedamaian dan ketenangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Baca Juga :  Modus Cek Kosong, Wanita di Gresik Rugikan Korban Hingga Rp3 Miliar

    Dalang Cilik

    Kyano sendiri telah bergabung di sanggar Maheso Kencono Petrokimia Gresik sejak masih berusia 5 tahun, pentas pertama bersamanya saat situasi Covid mereda tahun 2021. Kebetulan sanggar Maheso Kencono berada tepat di samping sekolahnya waktu itu di TK Petro (PIKPG). Meski waktu itu hanya sendiri dan latihan di malam hari, tak memupuskan niat Kyano untuk belajar mendalang.

    “Saya belajar wayang mulai TK, kalau di rumah belajarnya masih pakai wayang kertas, tapi kalau di sanggar petro, bisa berlatih wayang kulit beneran dan langsung diiringi gamelan langsung” ujar Kyano. Bersama Sanggar Maheso tiap hari rabu atau kamis malam kyano yang berlatih tak hanya belajar sabet, suluk tapi juga belajar memainkan gamelan.

    Bagas Septiawan dalang cilik dalang gresik gresik HUT petrokimia Kyano Petrokimia Gresik sanggar maheso kencono wayang kulit
    Previous ArticleTak Hanya Olahraga dan Cek Kesehatan Gratis, Gerakan Pangan Murah juga Digelar di Lamongan
    Next Article Kemeriahan Jalan Sehat dan Pawai Budaya Ala Desa Tanjung, Dilengkapi Maskot Tiap RW

    Berita Terkait

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    21 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    18 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Produk Semen dari SIG Jadi Produk Unggulan di Bali Lantaran Dipercaya Para Konsumen

    17 November 2025

    MINATBACA.com – Pemilik toko bangunan CV Safira Tresna yang terletak di Kecamatan Mengwi, Badung, Bali,…

    Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional

    Bantuan Irigasi SIG Turut Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Tuban

    KONI Gelar Rapat Kerja, Targetkan Gresik Masuk 5 Besar di Porprov 2025

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.