Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Inspirasi»SIG Bersama Pemprov Jatim Tanam 17.845 Bibit Bakau di Probolinggo
    Inspirasi

    SIG Bersama Pemprov Jatim Tanam 17.845 Bibit Bakau di Probolinggo

    RedaksiBy Redaksi22 Agustus 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melakukan penanaman 17.845 bibit bakau (mangrove) di Pantai Bahak, Curahdringu, Tongas, Probolinggo, Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut dalam rangkaian acara Festival Mangrove ketujuh Provinsi Jawa Timur, Selasa (19/8/2025), yang sekaligus semakin memperkuat kepemimpinan Provinsi Jawa Timur dalam konservasi ekosistem bakau. Dihadiri oleh Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Sigit Reliantoro, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

    Turut dihadiri pula Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, sejumlah kepala daerah (Bupati/Walikota) di Jawa Timur, dan juga jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, beserta pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.

    Penyelenggaraan Festival Mangrove merupakan upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem bakau dan keanekaragaman hayati di Jawa Timur, sekaligus langkah mitigasi dampak perubahan iklim global.

    Berdasarkan peta mangrove nasional tahun 2024 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan, Provinsi Jawa Timur memiliki lahan bakau seluas 30.839 hektare (ha), setara 48,38 persen dari lahan mangrove di Pulau Jawa, yang merupakan terluas di Jawa. Dalam empat tahun terakhir, luasan mangrove di Jawa Timur bertambah 3.618 ha, atau naik 13,29 persen dibanding tahun 2021.

    Baca Juga :  Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan yang Digelar SIG Serentak di 5 Provinsi Catat Rekor MURI

    Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Sigit Reliantoro, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Mangrove ketujuh yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim. Kegiatan dinilai telah menggerakkan kelompok masyarakat, perusahaan, hingga akademisi, dalam upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.

    ”Kami berharap, Ibu Gubernur dapat menjadi pelopor dalam penyusunan rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di tingkat provinsi, sehingga pengalamannya bisa ditularkan ke daerah lain,” kata Sigit.

    “Bagaimana bisa menggerakkan kelompok masyarakat, kelompok akademisi, hingga menerapkan mekanisme pembiayaan inovatif, semuanya menjadi kunci keberhasilan. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas kepeloporannya,” sambungnya.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, pembangunan ekosistem mangrove di Jawa Timur telah melibatkan banyak elemen. Mulai dari akademisi, pegiat lingkungan, hingga pemerintah daerah dan berbagai instansi. Menurutnya, dukungan SIG dalam penyelenggaraan Festival Mangrove ketujuh, memberi dorongan besar bagi upaya bersama memperkuat ekosistem pesisir dan laut.

    Baca Juga :  Bencana di Sumatra dan Aceh, SIG Salurkan Bantuan, Kirim Tim Reaksi Cepat, Hingga Dirikan Posko

    “Ekosistem mangrove di Jawa Timur sudah terbangun dengan baik berkat keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Dukungan SIG dalam Festival Mangrove ini luar biasa, melalui kegiatan ini kita ingin menegaskan bahwa hidup harus memberi manfaat, tidak hanya bagi sesama tetapi juga bagi lingkungan,” tutur Khofifah.

    “Itulah mengapa selain menanam mangrove, kita juga melepasliarkan bibit kepiting dan burung tertentu, karena kita ingin menjadi bagian yang ikut membangun penguatan ekosistem di laut,” ucap Khofifah.

    Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, partisipasi SIG dalam acara Festival Mangrove Jawa Timur ketujuh, sejalan dengan komitmen pihak perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social dan Governance atau ESG, melalui program Tanggung Jawa Sosial dan Lingkungan (TJSL).

    ”Sebagai BUMN, sudah menjadi kewajiban kami untuk ikut memelihara lingkungan. Karena itu, kami sangat berbahagia dapat terlibat dalam acara Festival Mangrove ketujuh Provinsi Jawa Timur,” kata Indrieffouny.

    Baca Juga :  SIG Fasilitasi UMK di Gresik Belajar Strategi E-Commerce

    “Ke depan, kami akan terus memperhatikan kelestarian lingkungan dalam aktivitas perusahaan. Pada kesempatan kali ini, SIG menanam 17.845 bibit mangrove hasil budi daya petani mangrove di Jawa Timur. Semoga apa yang kami lakukan ini memberikan manfaat secara ekonomi maupun lingkungan hidup,” lanjutnya.

    Selain penanaman bakau, Festival Mangrove ketujuh Provinsi Jawa Timur juga diisi dengan penganugerahan penghargaan bagi insan peduli ekosistem bakau dan keanekaragaman hayati hutan pantai. Termasuk, pemberian piagam penghargaan kepada SIG atas dukungan terhadap pelestarian hutan pantai dan ekosistem mangrove.

    Kegiatan turut dilengkapi pelepasliaran satwa antara lain, sebanyak empat burung pecuk padi hitam, empat burung ibis kepala hitam, serta tebar benih 325 ekor kepiting di kawasan pesisir pantai. Acara juga dimeriahkan dengan edukasi pelestarian mangrove, fashion show batik mangrove, pengobatan gratis bagi masyarakat, hingga pameran produk olahan mangrove.

    keanekaragaman hayati SIG
    Previous ArticleSemarakkan HUT RI, Diadakan Lomba Antar OPD dan Bumdes di Lamongan
    Next Article Pilot Project Dekarbonisasi CCU di Petrokimia Gresik Jadi Angin Segar Industri Hijau

    Berita Terkait

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    9 September 2026

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    8 September 2026

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    3 September 2026

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    3 September 2026

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    2 September 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Inspirasi

    Pemkab Gresik dan PT Wilmar Hijaukan Kawasan Mangrove Karangkiring

    3 Mei 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama dengan PT Wilmar Nabati Indonesia menanam sebanyak 1.000…

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Inflasi Kabupaten Gresik Bulan Juni 2025 Mencapai 1,44 Persen

    Koperasi Merah Putih Desa Dooro Optimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.