MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di dampingi Wakil Bupati (Wabup) Asluchul Alif, meminta kepada pihak rekanan kontraktor untuk dapat melaksanakan pekerjaan pembangunan UPT Pasar Sidayu sesuai standar, berkualitas, tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan pelaksanaan.
Permintaan itu disampaikan Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melihat langsung progres pekerjaan UPT Pasar Sidayu, yang berlokasi di dekat Alun-Alun Sidayu. Di mana agenda dilaksanakan, setelah meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Senin (4/8/2025).
Selain memastikan aspek teknis pembangunan, Gus Yani juga berharap, keberadaan UPT Pasar Sidayu atau Pasar Pahing, memberi tempat berjualan yang lebih layak bagi para pedagang. Sekaligus menyediakan fasilitas berbelanja yang nyaman dan aman bagi masyarakat.
“UPT Pasar Sidayu siap jadi pasar berkelas, di mana para pedagang dapat berjualan dengan nyaman dan masyarakat senang belanja ke sini karena nyaman, bagus dan harganya juga tetap terjangkau,” ujar Gus Yani.
Gus Yani mengatakan, untuk proses pembangunan melibatkan kolaborasi pemerintah, badan usaha, warga pedagang, para pembeli, aparat setempat dan warga masyarakat sekitar. Pembangunan Pasar Sidayu menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Selain meningkatkan geliat ekonomi, juga menciptakan pasar yang tidak hanya modern, tetapi juga ramah lingkungan dan aman bagi semua penggunanya,” tandasnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Mu’anan menjelaskan, hingga saat ini revitalisasi Pasar Sidayu tersebut sudah mencapai 1,6 persen.
“Alhamdulillah pembangunan atau revitalisasi Pasar Sidayu, sesuai jadwal atau time schedule. Pembangunan yang dimulai 10 Juli 2025, progresnya sudah mencapai 1,6 persen,” kata Mu’anan.
Mu’anan menerangkan, jumlah total stan yang dibangun. Sembari meminta doa kepada masyarakat Gresik, supaya diberi kelancaran selama proses pembangunan dilaksanakan.
“Total stan yang dibangun dari DAK Fisik APBN 2025 sejumlah 413 stan, dari total 538 stan. Semoga ke depan dilancarkan sampai dengan selesai kontrak pembangunan, tanggal 15 Desember 2025,” tutur Mu’anan.

