Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

      1 Agustus 2026

      Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

      1 Agustus 2026

      Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

      1 Agustus 2026

      Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

      31 Juli 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

      31 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Kepala BPJPH Pastikan Jagung Hasil PRG di Lamongan Berstatus Halal
    Kesehatan

    Kepala BPJPH Pastikan Jagung Hasil PRG di Lamongan Berstatus Halal

    RedaksiBy Redaksi10 Juni 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Menjawab komentar negatif salah seorang netizen, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan Baras memastikan, jagung hasil Produk Rekayasa Genetik (PRG) berstatus halal.

    Ketegasan tersebut disampaikan Haikal, disela mengikuti panen raya jagung hasil PRG yang dikembangkan di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Lamongan. Dalam agenda tersebut, Haikal didampingi oleh Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, yang mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bersama jajaran Forkopimda Lamongan, Selasa (10/6/2025).

    “Kenapa ada yang menyatakan jagung tidak halal atau jagung hasil rekayasa genetik tidak halal, netizen ini mengatakan sesukanya. Bagaimana asalnya, wong berasal dari tanah dan bibit ya sudah pasti halal. Saya menyatakan jagung halal dan tidak memerlukan sertifikat halal, jangan ragu-ragu lagi,” tegas Haikal.

    Baca Juga :  Tumbuhkan Kreativitas, Ada Lomba Desain Batik Tingkat Pelajar dan Umum di Lamongan

    Haikal menambahkan, secara substansi jagung termasuk dalam positive list alias daftar bahan yang dikecualikan dari kewajiban untuk sertifikasi halal. Sehingga diharapkan, tidak ada lagi yang meragukan kehalalan jagung PRG. Terlebih inovasi jagung PRG, sejauh ini telah membawa kebermanfaatan secara produktivitas maupun efisiensi biaya bagi para petani.

    “In value Rp5,5 juta pertambahan dalam 1 hektare. Jawa Timur ada 12 juta hektare lahan, hasil pertambahannya bisa mencapai Rp6 triliun. Ini jelas mensupport petani. Jadi jangan ada lagi netizen yang menyatakan hal-hal aneh, bibitnya halal, tanahnya halal,” ucap Haikal.

    Mas Dirham sapaan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, mendukung peningkatan jumlah produksi jagung di Kabupaten Lamongan. Dari rata-rata produksi jagung lima tahun terakhir mencapai 580.000 ton, sehingga menempatkan Lamongan di posisi nomor lima di Jawa Timur.

    Baca Juga :  Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    “Dua sektor terbesar di Lamongan agrobisnis yaitu, padi dan jagung, bisa terus mensupport ketahanan pangan yang dicanangkan Pak Presiden,” ucap Mas Dirham.

    “Sudah dari tahun-tahun sebelumnya, Lamongan menjadi lumbung pangan nasional. Kami terus berupaya kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akdemisi, dunia usaha, komunitas dan media,” sambungnya.

    Jagung PRG yang ditanam oleh warga di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro tersebut, telah dikembangkan sejak dua tahun terakhir di lahan seluas 10 hektare.

    “Kita menghemat 75 persen biaya. Pestisida kita tidak repot lagi, akarnya lebih kuat, ini hal positif dari jagung PRG,” terang Ketua KTNA, M Yudi Setianur.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleRancangan Perubahan KUA-PPAS 2025 Disampaikan Wakil Bupati Lamongan
    Next Article Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Gresik Gelar Walk in Interview

    Berita Terkait

    Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

    1 Agustus 2026

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    31 Juli 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

    31 Juli 2026

    Komitmen Pemkab Lamongan Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Diapresiasi Pemprov Jawa Timur

    29 Juli 2026

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    28 Juli 2026

    Pemkab dan DPRD Lamongan Sepakat Mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    27 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Hadiri Pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026-2031

    Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun 2025 Disepakati

    6 Juli 2026

    MINATBACA.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun Anggaran 2025 telah melalui…

    Saat Komisi VI DPR RI Terpukau Inovasi Bata Interlock Presisi SIG

    Bupati Gresik Menyerahkan 3 Unit Mobil CSR Bank Jatim Untuk Ponpes dan GP Ansor Bawean

    Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan yang Digelar SIG Serentak di 5 Provinsi Catat Rekor MURI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.