Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

      23 September 2026

      Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

      23 September 2026

      Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

      23 September 2026

      Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

      23 September 2026

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan
    Ekonomi

    Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan

    RedaksiBy Redaksi2 Mei 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, mempunyai cara unik untuk memberantas hama tikus. Di mana warga, diajak untuk ikut aktif berpartisipasi.

    Yakni, dengan cara mengikuti festival gropyokan massal, dengan hadiah uang tunai bagi peserta yang berhasil menangkap tikus terbanyak. Gropyokan yang merupakan tradisi tahunan di Desa Gredek, diadakan berbeda dengan tahun lalu yang menggandeng komunitas penembak. Di mana kali ini, Gropyokan berlangsung selama sepekan mulai 1 Mei 2025, yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

    Adapun peserta bakal menyisir areal persawahan di wilayah desa setempat. Jika berhasil menangkap tikus hidup atau mati, akan dibawa ke balai desa Gredek dengan untuk satu ekor tikus dihargai Rp1.500. Para petani sendiri, beramai-ramai membasmi tikus dengan cara ditembak menggunakan senapan angin milik mereka masing-masing.

    Baca Juga :  Tunjang Layanan Darurat, 35 Ambulan Gresik Dipasang GPS Tracker

    Mereka langsung menuju sawah untuk berburu tikus yang mengancam produktivitas tanaman padi mereka. Dalam ajang gropyokan tersebut, petani bergerak serentak menyisir area persawahan yang menjadi tempat persembunyian tikus.

    Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar mengatakan, pemberantasan hama tikus dengan menggunakan tembak senapan angin lebih jitu dan aman, dibanding memasang jebakan kabel listrik yang dinilai lebih berbahaya.

    “Setrum tikus sangat berbahaya, karena dapat membunuh tikus dan membahayakan nyawa petani yang menggunakan. Karena sudah banyak yang menjadi korban sehingga gropyokan ini dilakukan,” ungkap Ghofar, Jumat (2/5/2025).

    Festival Gropyokan ini, kata Ghofar juga diadakan untuk memacu semangat petani dalam menjaga sawah mereka dari hama tikus.

    Baca Juga :  Inflasi Kabupaten Gresik Bulan Juni 2025 Mencapai 1,44 Persen

    “Gropyokan ini diadakan untuk memacu semangat petani menjaga sawah dari hama. Yang bisa menangkap tikus, akan mendapatkan bonus Rp1.500 per ekor. Ini sebagai wujud apresiasi kepada peserta dalam upaya memberantas hama tikus,” ucapnya.

    “Festival Gropyokan Tikus ini tidak sekadar membasmi hama tikus saja. Tetapi yang terpenting, mampu menumbuhkan rasa gotong-royong antar masyarakat petani,” jelasnya.

    Para petani antusias mengikuti Festival Gropyokan Tikus Massal yang digagas pemerintah Desa Gredek. Salah satu petani yang mengikuti Festival adalah Sarjan, yang mengatakan tingkat kesulitan sewaktu mengikuti kegiatan.

    “Sulitnya saat mencari tikus ini ada di beberapa sawah, yang padinya sudah tumbuh tinggi. Sehingga untuk melihat keberadaan dan pergerakan tikus sedikit terganggu,” beber Sarjan.

    Baca Juga :  Diperkuat Megawati Hangestri, GPPI Jadi Juara Ketiga Proliga 2025

    “Kalau padinya tidak terlalu tinggi, membasmi tikus akan lebih mudah. Tidak perlu menggunakan senapan angin juga bisa, dengan dipukul dengan kayu. Bahkan, bisa mendapatkan lebih dari 50 ekor tikus di tiap sawahnya,” lanjutnya.

    Selain gropyokan tikus, Pemerintah Desa Gredek juga menyediakan rumah burung hantu di area persawahan, untuk memberantas hama tikus.

    “Di Desa Gredek, keberadaan rumah burung hantu sudah merata di seluruh wilayah pertanian. Meski begitu, rencananya akan ditambah karena populasinya semakin banyak,” tuturnya.

    gresik hama tikus
    Previous ArticleHardiknas 2025, Pemkab Lamongan Beri Penghargaan Insan Pendidikan
    Next Article Upacara Bendera dan Lomba Tumpeng Meriahkan Hardiknas 2025 di Desa Betoyokauman Gresik

    Berita Terkait

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    23 September 2026

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026
    Search
    Terkini

    Bersama Awak Media, Cargill Indonesia Inisiasi Penghijauan di Kawasan Konservasi Prigen

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    Pembangunan Tahap Satu Terus Dikebut, Sebanyak 271 Unit Manyar Riverside Telah Diserahterimakan

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Maulid Nabi Muhammad SAW, Polres Gresik Ajak Wujudkan Pilkada Damai

    30 September 2024

    MINATBACA.com – Bertempat di Masjid Al Aziz, jajaran Polres Gresik menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad…

    Anggota Polres Gresik Perkuat Tim Hoki Jatim yang Raih Perunggu di PON 2024

    Capaian Progres KDMP di Kabupaten Lamongan Dapat Apresiasi Menko Bidang Pangan Zulhas

    HUT ke-75 IGTKI PGRI, Bupati Gresik Ajak Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.