Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

      18 April 2026

      Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

      18 April 2026

      Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

      18 April 2026

      Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

      17 April 2026

      SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

      17 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong
    Pemerintahan

    Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong

    RedaksiBy Redaksi5 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Usai meninjau banjir akibat luapan Kali Lamong, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, bersama dengan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

    Dalam kesempatan tersebut kemudian disepakati, pembentukan forum sinergitas sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara menyeluruh. Selain Emil, pertemuan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sempat menekankan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai upaya dalam menangani banjir. Salah satu di antaranya adalah, normalisasi Kali Lamong sepanjang 48 kilometer menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, serta pembangunan kolam retensi di Kecamatan Cerme. Namun, untuk menyelesaikan masalah banjir secara tuntas, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat.

    “Kami berharap, pemerintah provinsi dan pusat dapat turut serta dalam pembangunan kolam retensi di wilayah rentan banjir sepanjang Kali Lamong. Saat ini, anggaran APBN sebesar Rp100 miliar hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan,” ungkap Gus Yani.

    Sementara Emil menegaskan, forum sinergitas tersebut akan menjadi wadah koordinasi antara empat daerah terdampak yakni Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Kota Surabaya, dengan nantinya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Ini adalah momentum penting. Kali Lamong di Gresik memang tidak baik-baik saja dan kami perlu duduk bersama dalam satu forum, untuk memastikan ada langkah konkret ke depan,” ujar Emil.

    Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim menyatakan, forum menjadi titik temu untuk mempercepat realisasi anggaran dan kebijakan strategis terkait penanganan banjir luapan Kali Lamong. Selain itu, forum juga akan memperluas cakupan pembahasannya untuk menangani permasalahan banjir di seluruh Jawa Timur.

    “Komisi D membangun satu forum sinergitas yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan banjir, bukan hanya di Kali Lamong, tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

    Abdul Halim menambahkan, forum akan mengundang beberapa pihak. Termasuk pengelola Sungai Bengawan Solo, Sungai Brantas, BPBD, Dinas PU SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup, agar penanganan banjir bisa dilakukan secara komprehensif.

    Sebagai langkah awal, BPBD Provinsi Jatim telah memberikan dukungan berupa logistik dan peralatan darurat, termasuk dapur umum serta sembako bagi masyarakat terdampak. Namun solusi jangka panjang tetap menjadi prioritas utama, seperti pembangunan embung, kolam retensi, serta pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai.

    Wabup Gresik yang akrab disapa dokter Alif menambahkan, pentingnya peran serta pemerintah daerah dalam mendukung forum ini dengan data dan perencanaan yang matang. Melalui forum sinergitas, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat dapat semakin erat, sehingga penanganan banjir di Jawa Timur bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Tegaskan Komitmen Perkuat Budaya K3
    Next Article Tinjau Dinas Kominfo, Berikut Pesan dan Harapan Wabup Gresik

    Berita Terkait

    Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

    18 April 2026

    Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

    18 April 2026

    Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    18 April 2026

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    17 April 2026

    Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Minta PMI Gresik Tingkatkan Kesiapsiagaan

    17 April 2026

    Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    16 April 2026
    Search
    Terkini

    Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

    Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

    Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Jaga Kamtibmas, Polres Gresik Gelar Silaturrahmi dengan PKDI

    10 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Upaya memperkuat kerja sama antara pihak kepolisian dan pemerintah desa, jajaran Polres Gresik…

    Bersama Bupati Lamongan, Emil Dardak Sidak Wilayah di Lamongan yang Banjir

    Gresik Klik, Upaya Pemerintah dan Dunia Usaha Temukan Solusi Investasi

    Bupati Targetkan Seluruh Tanah Wakaf di Lamongan Tersertifikasi Tahun Ini

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.