Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong
    Pemerintahan

    Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong

    RedaksiBy Redaksi5 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Usai meninjau banjir akibat luapan Kali Lamong, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, bersama dengan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

    Dalam kesempatan tersebut kemudian disepakati, pembentukan forum sinergitas sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara menyeluruh. Selain Emil, pertemuan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sempat menekankan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai upaya dalam menangani banjir. Salah satu di antaranya adalah, normalisasi Kali Lamong sepanjang 48 kilometer menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, serta pembangunan kolam retensi di Kecamatan Cerme. Namun, untuk menyelesaikan masalah banjir secara tuntas, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat.

    Baca Juga :  Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    “Kami berharap, pemerintah provinsi dan pusat dapat turut serta dalam pembangunan kolam retensi di wilayah rentan banjir sepanjang Kali Lamong. Saat ini, anggaran APBN sebesar Rp100 miliar hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan,” ungkap Gus Yani.

    Sementara Emil menegaskan, forum sinergitas tersebut akan menjadi wadah koordinasi antara empat daerah terdampak yakni Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Kota Surabaya, dengan nantinya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Ini adalah momentum penting. Kali Lamong di Gresik memang tidak baik-baik saja dan kami perlu duduk bersama dalam satu forum, untuk memastikan ada langkah konkret ke depan,” ujar Emil.

    Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim menyatakan, forum menjadi titik temu untuk mempercepat realisasi anggaran dan kebijakan strategis terkait penanganan banjir luapan Kali Lamong. Selain itu, forum juga akan memperluas cakupan pembahasannya untuk menangani permasalahan banjir di seluruh Jawa Timur.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik-BPS Kolaborasi Gelar Workshop Statistik Berdampak Untuk Indonesia Maju

    “Komisi D membangun satu forum sinergitas yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan banjir, bukan hanya di Kali Lamong, tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

    Abdul Halim menambahkan, forum akan mengundang beberapa pihak. Termasuk pengelola Sungai Bengawan Solo, Sungai Brantas, BPBD, Dinas PU SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup, agar penanganan banjir bisa dilakukan secara komprehensif.

    Sebagai langkah awal, BPBD Provinsi Jatim telah memberikan dukungan berupa logistik dan peralatan darurat, termasuk dapur umum serta sembako bagi masyarakat terdampak. Namun solusi jangka panjang tetap menjadi prioritas utama, seperti pembangunan embung, kolam retensi, serta pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Dukung Kemandirian Industri Kimia Melalui Hilirisasi Sulfur

    Wabup Gresik yang akrab disapa dokter Alif menambahkan, pentingnya peran serta pemerintah daerah dalam mendukung forum ini dengan data dan perencanaan yang matang. Melalui forum sinergitas, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat dapat semakin erat, sehingga penanganan banjir di Jawa Timur bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Tegaskan Komitmen Perkuat Budaya K3
    Next Article Tinjau Dinas Kominfo, Berikut Pesan dan Harapan Wabup Gresik

    Berita Terkait

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Pesan Wakil Bupati Gresik Pada Saat Menyambut Kedatangan Jamaah Haji

    12 Juli 2024

    GRESIK – Sebanyak 107 jamaah haji asal KBIHU MWCNU Bungah yang tergabung di kloter 70…

    Datang Meninjau, Wasev Sebut TMMD di Kabupaten Lamongan Selalu Sukses dan Berhasil

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.