Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret
    Pemerintahan

    Selaraskan Sinergitas, Pemkab Gresik Gelar Kegiatan Implementasi Retret

    RedaksiBy Redaksi4 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan ‘implementasi retret’ sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah dan desa, dalam mendorong kemajuan wilayah.

    Kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Asluchul Alif (dokter Alif) diikuti jajaran kepala dinas, camat, serta kepala desa/lurah se-Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini Gus Yani menegaskan, tujuan utama pertemuan adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Gus Yani menyoroti pentingnya peran desa, sebagai penggerak utama dalam pembangunan daerah.

    “Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani.

    Beberapa isu strategis yang turut dibahas dalam pertemuan di antaranya:
    1. Ketahanan pangan dan harga gabah,
    Bupati Gresik menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan, dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan nantinya diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.
    2. Efisiensi anggaran,
    Selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Bupati Gresik juga mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat.
    3. Stabilisasi harga kebutuhan pokok,
    Bupati Gresik meminta kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.
    4. Pengelolaan sampah berbasis desa,
    Salah satu perhatian serius adalah pengelolaan sampah. Bupati Gresik mendorong agar setiap desa memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
    5. Kolaborasi desa dan BAZNAS Gresik,
    Bupati juga mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

    Baca Juga :  Dapat Baju Polisi Dari Istri Kapolri Buat Siswa Berkebutuhan Khusus Menangis

    Sementara dokter Alif menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

    “Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar Wabup dokter Alif.

    Dalam kesempatan yang sama, Wabup Alif juga mengatakan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal. Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo, baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

    Baca Juga :  Komisi Irigasi Kabupaten Gresik Periode 2024-2027 Dikukuhkan

    Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, dokter Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator, melihat nilai positif dalam pertemuan tersebut. Washil menyampaikan, kegiatan yang dilakukan bersama kepala desa/lurah seperti demikian akan coba dilakukan secara berkala.

    “Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa, agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil.

    Baca Juga :  Dalam Sepekan, Polres Gresik Tindak Ribuan Pelanggar Lalu Lintas
    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHari Pertama Kerja Periode 2025-2030, Ini yang Dilakukan Bupati Lamongan
    Next Article Warga Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    13 Juli 2026

    MINATBACA.com – Komitmen Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), dalam membangun…

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    Hari Anak Nasional 2024, Bupati Gresik Ingatkan 4 Pilar Utama Hak Anak

    Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.