Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Menuju Pelabuhan Hijau, Ini Perubahan yang Dilakukan KBPP KSOP Kelas II Gresik
    Ekonomi

    Menuju Pelabuhan Hijau, Ini Perubahan yang Dilakukan KBPP KSOP Kelas II Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 November 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Aksi perubahan menuju pelabuhan hijau (Green Port Red) terus dilakukan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, melalui Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP).

    Hal itu dilakukan dengan memperkuat sistem penanggulangan pencemaran laut di perairan Gresik, dalam rangka menciptakan pelabuhan ramah lingkungan, aman dan nyaman. Di mana aksi dimulai dari rapat bersama Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (Tersus), terkait kelengkapan peralatan penanggulangan pencemaran. Hingga nantinya, dilakukan aksi verifikasi lapangan kelengkapan alat pencemaran.

    Kasi KBPP Capt H Mochamad Firmawan mengatakan, aksi perubahan tersebut tidak lepas dari aktivitas pelabuhan Gresik yang padat dengan kehadiran BUP, TUKS, Tersus, serta berbagai industri besar. Sehingga meningkatkan potensi terjadinya pencemaran perairan berupa tumpahan minyak, limbah kapal, maupun bahan berbahaya lain. Dengan aktivitas industri besar mulai petrokimia, semen, pupuk, dan energi, berpotensi menambah risiko pencemaran laut Gresik.

    Baca Juga :  100 Hari Kepemimpinan, Wabup Gresik Bicara Soal Capaian dan Harapan

    “Saat ini sudah membentuk dan melakukan SOP dan SK Tim sebagaimana PM 58/2013, Kepala KSOP sebagai Mision Commander (MC) atau koordinator misi. Sedangkan Kasi KBPP On Scene Commander (OSC) atau sebagai komandan lapangan, (sebagai) penanggung jawab lapangan di Tier Satu atau area yang terdampak dalam skala kecil,” ungkap Firmawan, Rabu (12/11/2025).

    Menurut Firmawan, aksi perubahan tersebut mengacu pada PM 58/2013, sebagai pedoman utama pencegahan pencemaran di pelabuhan. Di mana pelabuhan wajib menyediakan fasilitas, menyusun Rencana Penanggulangan Pencemaran (RPP), dan melaksanakan latihan.

    “Sinergi antar instansi penting (untuk) menjaga lingkungan laut yang bersih. Pelabuhan bersih adalah, cermin tanggung jawab maritim,” jelasnya

    Dari sinergitas, lanjut dia, KBPP sudah beberapa kali melakukan latihan penanggulangan pencemaran di sejumlah pelabuhan atau masing-masing Fasilitas di Pelabuhan Gresik.

    Baca Juga :  Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    “Seperti Pelabuhan Smelting, Maspion, Petrokimia, Semen Gresik, dan Saka,” terangnya.

    “Kami secara intensif melakukan pengawasan Pelabuhan Gresik, baik itu BUP, TUKS, dan Tersus. Kalau ada melanggar, tentu ada sanksi yang diterapkan. Mulai dari sanski administratif, teguran, hingga pencabutan izin operasional. Kepatuhan menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme pelabuhan,” tutur Firmawan.

    gresik pelabuhan
    Previous ArticleAlami Dugaan Tindak Kekerasan Oleh Rekan Kerja, ASN Pemkab Gresik Lapor Polisi
    Next Article Pemkab Gresik Raih Peringkat Terbaik III Anugerah Media Humas 2025 Untuk Kategori Website

    Berita Terkait

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Kabupaten Lamongan Beri Contoh, Ketahanan Pangan Tidak Hanya Padi Tapi Bisa Juga Bawang

    10 September 2025

    MINATBACA.com – Setelah agenda coffe morning, Bupati beserta Forkopimda Lamongan ganti melangsungkan panen raya bawang…

    Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Gresik Coba Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    SIG Bantu Daya Saing UMK Gresik, Latih Strategi Pemasaran Digital

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.