Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

      21 Oktober 2026

      Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

      21 Oktober 2026

      Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

      21 Oktober 2026

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos
    Ekonomi

    Pemdes Kalirejo Beri Klarifikasi Terkait Warga yang Dikabarkan Tidak Menerima Bansos

    RedaksiBy Redaksi26 Februari 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kalirejo, Kecamatan Dukun, Gresik, akhirnya memberikan klarifikasi dan coba meluruskan terkait kabar viral jika salah seorang warga mengaku dua tahun tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos).

    Kepala Desa Kalirejo Syaiful Arif mengatakan, warga desa yang dipimpin olehnya dengan mengaku tidak menerima bansos di media sosial (medsos) dan sempat viral tersebut bernama Karomah, yang selama ini tinggal satu rumah bersama Maisaroh saudaranya yang sama-sama lanjut usia (lansia).

    “Dari data yang ada di desa termasuk ada dokumentasi fotonya, yang bersangkutan (Karomah) terakhir kali menerima bansos PKH-BPNT pada Bulan Mei 2024 sebesar Rp1,2 juta,” beber Syaiful, Rabu (26/2/2025).

    Baca Juga :  Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

    Syaiful menuturkan, usai pertengahan tahun 2024 memang ada perubahan data. Di mana Karomah tidak lagi terdaftar sebagai penerima bansos PKH maupun BPNT, dikarenakan diganti oleh Maisyaroh yang tinggal serumah.

    “Dikarenakan beliau (Karomah) tidak aktif sebagai penerima bansos PKH dan BPNT, maka beliau kami alihkan sebagai penerima BLT DD tahun 2025. Sebagai gantinya tahun 2025 Bu Maisyaroh yang terdaftar sebagai penerima PKH-BPNT,” terang Syaiful.

    “Padahal Bu Maisyaroh (saudara Karomah) Selasa (25/2/2025) kemarin baru saja mengambil bansos PKH sebesar Rp600 ribu di kantor Pos. Kami juga ada dokumen fotonya,” lanjutnya.

    Syaiful pun menegaskan, daftar penerima bansos PKH maupun BPNT, merupakan kewenangan dari Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial. Sehingga bagi yang belum terdaftar dan masuk kategori kurang mampu, maka akan diberikan BLT Dana Desa.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Bakal Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN

    “Terkait Mbah Karomah yang terdata sudah meninggal dunia, itu kami mengetahuinya setelah mengecek di sistem penyaluran bansos. Mungkin ada kekeliruan dari Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan sudah kami urus untuk perubahan datanya,” paparnya.

    Sebelumnya sempat dikabarkan, Karomah (75) yang disebut oleh Pengacara Muh Sholeh ‘No Viral No Justice’ dalam medsos dan tinggal bersama saudaranya Maisaroh, selama dua tahun tidak menerima bansos.

    “Dua perempuan usia sudah lanjut. Sebelumnya mendapatkan bansos, tetapi dua tahun terakhir ini tidak mendapatkan bansos. Sudah datang ke balai desa, tapi oleh desa justru dikatakan sudah meninggal dunia,” ujar Cak Sholeh, dalam video yang diunggah olehnya di salah satu medsos.

    Baca Juga :  Rakorda Pendirian Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa/Kelurahan se-Gresik

    Cak Sholeh pun mempertanyakan, kira-kira siapa yang mengambil jatah bansos tersebut. Jangan-jangan kasus ini banyak terjadi. Orang yang sedianya mendapatkan bansos, malah datanya dimatikan atau dinyatakan meninggal dunia.

    “Mungkin di desa-desa lain juga banyak. Ada orang hidup yang mestinya dapat bansos, tapi identitasnya dimatikan atau meninggal dunia,” ucap Sholeh.

    gresik
    Previous ArticleDigitalisasi Pajak Di Lamongan Berhasil Lampaui Target Realisasi Penerimaan
    Next Article Dapat Baju Polisi Dari Istri Kapolri Buat Siswa Berkebutuhan Khusus Menangis

    Berita Terkait

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Langkah BPPKAD Gresik Untuk Tingkatkan Pengelolaan Aset Daerah

    27 Juni 2024

    GRESIK – Asset award digelar Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik.…

    Gandeng Batik Lintang, Ponpes An Nur 2 Berikan Santriwati Pembekalan Enterpreneur

    Tinjau Dinas Kominfo, Berikut Pesan dan Harapan Wabup Gresik

    Antusias Warga Desa Sidomulyo Sidayu Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.