Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

      28 September 2026

      Fatayat NU Disebut Wabup Lamongan Berkontribusi dalam Menunjang Pembangunan SDM

      28 September 2026

      Tak Hanya Satu, Namun Kabupaten Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

      28 September 2026

      Saat Bupati Lamongan Perkenalkan Potensi Wisata Waduk Gondang Kepada Scooterist Jawa Timur

      27 September 2026

      Perupa Muda Malya Gelar Pameran Tunggal di Balai Pemuda Surabaya, Tampilkan Karya Baru

      27 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Produktifitas Petani Tembakau Meningkat Berkat Petrokimia Gresik
    Ekonomi

    Produktifitas Petani Tembakau Meningkat Berkat Petrokimia Gresik

    RedaksiBy Redaksi30 Agustus 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bersama PT Djarum, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, melalui program makmur, berhasil meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani tembakau di Desa Telawah, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah, baru-baru ini.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, peningkatan produktivitas dan kualitas tembakau hasil program makmur yang dilakukan di wilayah tersebut mencapai 100 kilogram per hektare, dengan berat kering dan rendemen sebesar 1 hingga 2 persen, jika dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya.

    “Dengan hasil panen yang semakin melimpah dan rendemen yang juga semakin bagus, pendapatan petani juga meningkat. Dengan demikian, dapat meningkatkan kesejahteraan bagi petani tembakau di Grobogan,” tandas Dwi Satriyo.

    Dwi Satriyo menambahkan, kerja sama program makmur dengan PT Djarum merupakan tahun kedua. Di mana pada tahun pertama dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Kemudian keberhasilan dan kebermanfaatan kerja sama diperluas untuk petani binaan PT Djarum, di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk di Grobogan.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Dorong Pemuda Menjadi Petani Mumpuni Lewat Program Taruna Makmur

    Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, volume produksi tembakau Indonesia pada 2023 mencapai 238,8 ribu ton, naik 7,62 persen dibanding dengan tahun sebelumnya (year on year/yoy). Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar ketiga, dengan produksi 52,7 ribu ton.

    “Harapannya, petani di Jawa Tengah bisa menduplikasi budidaya yang telah kami terapkan di Grobogan. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, kontribusi Jawa Tengah sebagai penghasil tembakau nasional juga dapat ditingkatkan,” kata Dwi Satriyo.

    Program makmur merupakan inisiatif strategis Menteri BUMN Erick Thohir, yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Program ini dimulai sebagai bagian dari transformasi Kementerian BUMN Republik Indonesia, yang dilaksanakan Pupuk Indonesia Grup bersama tujuh BUMN lain, termasuk Petrokimia Gresik.

    Adapun program makmur berfokus pada peningkatan produktifitas dan kesejahteraan petani, dengan mencakup berbagai aspek pertanian, baik on farm maupun off farm. Program ini juga menciptakan ekosistem pendukung, yang melibatkan banyak stakeholder. Mulai dari lembaga perbankan untuk pembiayaan, lembaga asuransi untuk perlindungan risiko, hingga offtaker penjamin pasar bagi hasil pertanian.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    Dwi Satriyo menjelaskan, dalam kerja sama yang dilakukan, Petrokimia Gresik berperan dalam memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani tembakau binaan PT Djarum. Juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, serta kawalan budidaya tembakau.

    Petrokimia Gresik juga berperan dalam pengendalian hama dan penyakit, serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. Dengan pemupukan berimbang yang direkomendasikan pada program makmur di Grobogan, pupuk ZA sebanyak 400 kilogram per hektare, SP-36 200 kilogram per hektare dan ZK 200 kilogram per hektare.

    “Petani dalam budidaya ini memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien, sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hasilnya pun semakin optimal untuk pendapatan yang lebih baik,” ungkap Dwi Satriyo.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Lebih Dari Rp1,5 Miliar

    “Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan solusi untuk permasalahan pertanian saat ini. Tetapi juga mempersiapkan sektor pertanian Indonesia, untuk masa depan yang lebih cerah,” tandasnya.

    Salah seorang petani yang mengikuti program makmur di Grobogan Khumaidi menyampaikan, terima kasih karena telah diperkenalkan dengan program makmur, yang memberikan solusi peningkatan produktifitas dan kesejahteraan petani. Terlebih menurut Khumaidi, rekomendasi pemupukan yang diberikan Petrokimia Gresik juga mampu meningkatkan kualitas dan bobot daun yang dipanen.

    “Pupuk yang kami gunakan, memang menggunakan pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal. Tapi dengan hasil panen yang lebih melimpah dan kualitas daun yang lebih bagus, pendapatan yang kami dapatkan juga lebih besar,” beber Khumaidi.

    petani tembakau Petrokimia Gresik
    Previous ArticleWakil Bupati Gresik Harapkan Kinerja Pejabat Pemerintah Semakin Meningkat
    Next Article Pemdes Pangkahwetan Bagikan 300 Nasi Tumpeng Gratis untuk Warga

    Berita Terkait

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    26 September 2026

    Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

    25 September 2026

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    23 September 2026

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    21 September 2026

    Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri

    21 September 2026

    Masuki Puncak Panen, Harga Jual Tembakau di Kabupaten Lamongan Tembus Hingga Rp52.000

    15 September 2026
    Search
    Terkini

    Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

    Fatayat NU Disebut Wabup Lamongan Berkontribusi dalam Menunjang Pembangunan SDM

    Tak Hanya Satu, Namun Kabupaten Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

    Saat Bupati Lamongan Perkenalkan Potensi Wisata Waduk Gondang Kepada Scooterist Jawa Timur

    Perupa Muda Malya Gelar Pameran Tunggal di Balai Pemuda Surabaya, Tampilkan Karya Baru

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Kepengurusan KAUJE Korda Lamongan Periode 2025-2030 Dikukuhkan

    3 Mei 2025

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memperkenalkan visi-misi beserta program prioritas Kabupaten Lamongan selama lima…

    Bupati Gresik Ajak PKK Fokus dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Dari Stadion Surajaya, Pemkab Lamongan Fasilitasi 146 Pemudik Balik Gratis

    Upaya Satgas Wakaf Gresik; Sertipikasi Tanah Wakaf, Bawean Jadi Prioritas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.