MINATBACA.com – Beberapa upaya dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik, dalam rangka mendukung produktifitas pertanian warga desa setempat. Salah satu yang dilakukan adalah, dengan melakukan revitalisasi saluran air yang telah ada sejak 1990-an.
Kepala Desa Pandu Agus Winarno mengatakan, untuk memastikan agenda pengerjaan revitalisasi saluran air yang dilakukan sesuai spesifikasi, maka pihaknya terus melakukan pengawasan hingga pekerjaan rampung.
“Alhamdulillah, pembangunan untuk tahun ini telah selesai dilakukan,” ungkap Agus.
Agus menjelaskan, untuk pembangunan jaringan irigasi tersebut dilakukan secara bertahap. Di mana pada tahun 2023 sudah dibangun sepanjang 60 meter, kemudian pada tahun ini pengerjaan pembangunan kembali dilanjutkan dengan panjang 80 meter.
“Total saluran irigasi ini sepanjang 900 meter, secara bertahap akan kami selesaikan,” tandas Agus.
Dengan Agus menyebut, bila nantinya semua proses pembangunan saluran irigasi tersebut rampung, diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air untuk 25 hektar areal persawahan dan tambak yang ada di Desa Dapet.
“Memang saluran irigasi ini sudah ada sejak lama dan kondisinya sangat dangkal. Makanya kami revitalisasi, agar ketersediaan air bisa meningkat,” terang Agus.
Selama proses pembangunan hingga selesai, tambah Agus, pihaknya terus melakukan pengawasan supaya proses pengerjaan pembangunan sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Sehingga dirinya membantah, bila ada kabar pembangunan saluran irigasi tersebut tidak sesuai spesifikasi.
“Itu tidak benar. Memang sesuai RAB pembangunan saluran irigasi ini menggunakan batu gunung, bukan batu kali,” tegas Agus.
Agus menjelaskan, dipilihnya batu gunung karena harga lebih murah, namun secara kualitas tidak berbeda jauh dengan batu kali. Sehingga tanpa mengurangi kualitas, pihaknya bisa membangun saluran irigasi dengan volume yang lebih panjang. Pihaknya berharap, pembangunan yang dilakukan Pemdes dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dalam proses perencanaan hingga pembangunan, kami selalu melibatkan masyarakat. Agar hasilnya sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkas Agus.

