GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dapat fokus menyelesaikan penanganan stunting. Diungkapkan saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke-52 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik, Rabu (5/6/2024).
Selain Gus Yani-panggilan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman beserta jajaran, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, juga tidak ketinggalan para pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.
Gus Yani memberikan apresiasi tinggi atas keberadaan PKK di tengah-tengah masyarakat, lantaran PKK merupakan organisasi perempuan yang memiliki gagasan visioner. Terdapat sepuluh gagasan PKK, yang itu sudah digagas sejak tahun 1950-an dan masih relevan hingga saat ini.
“Sepuluh gagasan PKK memiliki arti penting, bahwa PKK di tahun 1950-an sudah menggagas kesuksesan bangsa. Program-program ini juga tidak jauh berbeda dengan Sustainable Development Goals Desa (SDGs). Terus jayalah PKK,” kata Gus Yani, saat memberikan sambutan.
Di hadapan para pengurus penggerak PKK se-Kabupaten Gresik, Gus Yani juga secara khusus menugaskan, supaya PKK turut menyukseskan pencegahan stunting. Kendati mengenai hal tersebut, tentu diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah desa.
“Kita fokus selesaikan stunting yang ada di Kabupaten Gresik, stuntingnya harus turun. Pasal satu stunting harus turun, pasal dua tidak ada stunting, pasal tiga Gresik bebas stunting,” ucap Gus Yani.
“Ini tentunya membutuhkan kolaborasi juga dari pemerintah desa, terutama dalam hal anggaran kepada PKK, serta sinergi dengan dinas-dinas terkait. Selain itu, ibu-ibu PKK juga saya harapkan bisa aktif,” harapnya.
Adapun acara HKG PKK tahun ini mengusung tema ‘Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju.’ Selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Ketua tim penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali menambahkan, turut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kader PKK yang telah bekerja tanpa kenal lelah, dalam menjalankan program pemberdayaan. Karenanya, dalam kegiatan diberikan juga apresiasi dan penghargaan dalam bentuk Nawakarsa Award.
Nawakarsa Award merupakan apresiasi khusus terhadap desa-desa yang memiliki inovasi sesuai program Nawa Karsa di antaranya, Gresik Cerdas yang diraih Desa Masangan, Kecamatan Bungah. Kemudian Gresik Seger yang diraih Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujung Pangkah. Ada pula Gresik Lestari yang diraih Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, serta Gresik Akas yang diraih Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.
Sementara Gresik Sehati diraih Desa Dalegan, Kecamatan Panceng. Gema Karya diraih Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang. Gresik Agropolitan diraih Kecamatan Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom. Gresik Mapan diraih Desa Dampaan,.Kecamatan Cerme. Termasuk, Gresik Barokah yang diraih Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas.
Ketua tim penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, juga memberikan apresiasi khusus kepada tiga pengurus tim penggerak PKK dengan pengabdian masa bhakti terlama. Penghargaan tersebut diberikan kepada Kader PKK Desa Pangkahwetan Fulaicha, Kader PKK Desa Pongangan Nur Hasanah, dan Kader PKK Desa Dalegan Wiwit Sulistina.
Selain itu, diberikan juga penghargaan kepada para pemenang lomba penyuluhan pelaksanaan sepuluh program pokok PKK desa tahun 2024. Dengan juara pertama diraih oleh Mashfiyatul Asmaai dari Desa Dukuhkembar, Kecamatan Dukun. Juara kedua diraih oleh Diah Sulung Syafitri dari Desa Domas, Kecamatan Menganti. Sementara juara tiga diraih oleh Wahyu Daniarti dari Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean.
Peringatan HKG PKK juga diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pameran produk unggulan PKK, bazar makanan sehat, pelayanan adminduk, pelayanan perizinan, penyuluhan tentang kesehatan keluarga dan lingkungan hingga layanan perpustakaan digital. Diharapkan dapat semakin memotivasi kader PKK dalam melaksanakan tugasnya, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam masyarakat.

