MINATBACA.com – Sinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menggelar doa bersama memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, bertempat di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/10/2026) malam WIB.
“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini bukan hanya untuk mensyukuri hasil pembangunan, tetapi juga memperkuat tekad agar program Asta Cita berjalan dengan baik, khususnya di Lamongan,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Salah satu fokus Asta Cita yang terus diperkuat di antaranya, ketahanan pangan. Kabupaten Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional terus mendorong produktivitas pertanian melalui fasilitasi, dukungan, dan pendampingan kepada para petani. Produksi padi Lamongan yang menjadi terbesar di Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu kontribusi daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional. Upaya penguatan produksi, juga diarahkan pada komoditas gula.
“Ini bukan sekadar tentang capaian produksi, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendorong, memfasilitasi, dan memberikan dukungan agar swasembada pangan, termasuk swasembada gula, dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Pada bidang kesehatan, pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data hingga tanggal 15 Oktober 2026, total kehadiran masyarakat dalam PKG di Kabupaten Lamongan mencapai 692.983 orang atau 108,75 persen dari target nasional sebesar 46 persen.
Capaian tersebut mengalami peningkatan dibanding dengan tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak 521.516 orang atau 105,93 persen dari target nasional yakni, 36 persen. Kendati demikian, pemerintah daerah terus mendorong pemerataan layanan, supaya semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.
Sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lamongan, telah menjangkau hampir 350.000 penerima manfaat. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Untuk bidang penguatan ekonomi kerakyatan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga terus didorong. Dari total 474 desa dan kelurahan di Lamongan, lebih dari 327 koperasi telah terbentuk, dengan 90 koperasi bahkan sudah beroperasi. Pemkab Lamongan terus melakukan fasilitasi dan pendampingan, supaya koperasi berkembang secara berkelanjutan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sedangkan di sektor pendidikan, Pemkab Lamongan mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di kawasan Tlogoanyar, dengan luas lahan sekitar 6 hektare. Sebelumnya, pelaksanaan SR masih menempati lokasi sementara di Kecamatan Brondong. Dengan kehadiran fasilitas permanen, diharapkan memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat.
Selain mendukung program prioritas nasional, Pemkab Lamongan juga akan terus melanjutkan pembangunan daerah melalui 15 program prioritas. Pada bidang infrastruktur, program Jalan Mulus Lamongan (Jamula) terus berjalan dengan capaian mendekati 70 persen jalan dalam kondisi mulus. Pembangunan selanjutnya akan diperkuat dengan peningkatan infrastruktur irigasi pertanian, serta sarana pendukung lain.
Pada tahun mendatang, Pemkab Lamongan juga merencanakan pemerataan penerangan jalan umum (PJU) melalui program Lamongan Menyala, dengan target pemasangan 10.000 titik lampu. Program yang diharapkan mendukung kenyamanan mobilitas masyarakat, sekaligus dapat memperkuat dan juga mendukung keamanan lingkungan.
“Program-program pembangunan akan terus kita dorong, agar berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

