Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

      25 Oktober 2026

      Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

      25 Oktober 2026

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026
    Pemerintahan

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

    RedaksiBy Redaksi10 September 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat pengelolaan keuangan daerah, melalui Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026.

    Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam agenda Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD tahun anggaran 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis (10/9/2026).

    Dalam jawaban eksekutif yang disampaikan oleh Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, berbagai masukan fraksi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan anggaran. Khususnya dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjaga pelayanan publik, serta memastikan program pembangunan tetap menjawab kebutuhan masyarakat.

    “Penguatan Pendapatan Asli Daerah menjadi salah satu upaya penting untuk memperkuat kemandirian fiskal, dengan tetap memperhatikan ketepatan perencanaan,” ujar Pak Yes.

    Baca Juga :  Sukseskan Swasembada Pangan, Ada Kampung Pandu Sakti di Lamongan

    Terkait optimalisasi PAD, Pemkab Lamongan terus melakukan digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi, pemutakhiran basis data objek dan subjek pajak melalui Sistem Informasi Geografis, optimalisasi penagihan PBB-P2, peningkatan pengawasan pajak, hingga optimalisasi pengelolaan aset daerah. Selain itu, Pemkab Lamongan juga memperluas kerja sama dengan lembaga penelitian, untuk mengkaji potensi pajak dan sumber PAD lain.

    Pak Yes juga menjelaskan, sejumlah langkah dalam menjaga sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan. Dengan upaya terpadu yang dilaksanakan oleh Pemkab Lamongan bersama kementerian teknis dan stakeholder terkait, telah berhasil menyelamatkan 93 persen lahan padi yang terdampak kekeringan pada Musim Tanam II.

    Termasuk, mendapat tambahan alokasi pupuk urea untuk persiapan Musim Tanam III dan tanaman jagung di wilayah persil hutan, serta mengalokasikan subsidi premi asuransi pertanian untuk mengurangi risiko usaha tani.

    Baca Juga :  Lamongan Siap Mendukung Swasembada Pangan Nasional

    Sementara di sektor ekonomi, Pemkab Lamongan terus mendorong investasi yang kondusif, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat. Koordinasi lintas sektor melalui Forum Penataan Ruang dilakukan sejak tahap awal untuk mengkaji rencana pemanfaatan lahan, termasuk aspek lingkungan, kesesuaian tata ruang, dan potensi gesekan sosial. Sedangkan penguatan UMKM, dilakukan melalui fasilitasi permodalan, legalitas usaha, bantuan alat bagi wirausaha baru, peningkatan kualitas produk dan kemasan, serta perluasan akses pemasaran.

    Dalam bidang pendidikan, Pemkab Lamongan terus meningkatkan kualitas sarana prasarana dan mutu peserta didik. Program pendidikan berkualitas dan gratis bagi keluarga kurang sejahtera, dilakukan melalui Beasiswa Perintis yang juga diarahkan tepat sasaran dengan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebagai salah satu dasar penetapan penerima.

    Sedangkan di bidang kesehatan, Pemkab Lamongan memperluas akses pelayanan melalui pembiayaan peserta bantuan iuran daerah bagi masyarakat yang belum tercakup BPJS Kesehatan maupun peserta PBI-JK yang tidak aktif. Serta terus memperkuat pemerataan fasilitas kesehatan di antaranya, melalui pendirian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ki Ageng Brondong pada 2025 dan Puskesmas Kusuma Bangsa pada 2026. Dengan saat ini, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 32 puskesmas dan empat RSUD telah terakreditasi.

    Baca Juga :  Terkesan Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Pak Yes Ingin Menerapkan di Kabupaten Lamongan

    Pak Yes menambahkan, penguatan perlindungan sosial juga menjadi perhatian pemerintah daerah. DTSEN digunakan sebagai acuan dalam verifikasi dan penyaluran bantuan sosial, dengan pembaruan data yang terus dilakukan supaya bantuan semakin tepat sasaran. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pembaruan atau sanggahan melalui operator desa, aplikasi Cek Bansos, maupun Dinas Sosial.

    “Seluruh kebijakan pembangunan harus tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat kemandirian daerah, serta menjaga keberlanjutan pelayanan publik,” tutur Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi DPRD Lamongan Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleGreen Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi
    Next Article Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

    25 Oktober 2026

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    24 Oktober 2026

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    24 Oktober 2026

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    23 Oktober 2026

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    22 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    21 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Peringatan Hari Santri di Kabupaten Lamongan, Ada Kegiatan Jalan Sehat Mengenakan Sarung

    Kolaborasi Gasrug dan Dewi Musdalifah Hadirkan Pameran Sastra Rupa di Kabupaten Gresik

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    MINATBACA.com – Penurunan stunting di Kabupaten Lamongan terus menunjukkan capaian positif. Dari di angka 27,5…

    Pemdes Menunggal Gelar Sholawat Bersama Menyambut Maulid Nabi

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik ke Kampung Halaman, Gratis

    Cegah DBD, Pemdes Kepatihan Menganti Melakukan Fogging Mandiri

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.