Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

      8 Oktober 2026

      Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

      7 Oktober 2026

      Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

      7 Oktober 2026

      Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

      6 Oktober 2026

      Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

      6 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen
    Pemerintahan

    Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    RedaksiBy Redaksi8 Juli 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Guna mengantisipasi gagal panen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melaksanakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) Wereng Batang Coklat (WBC) serentak di 19 kecamatan.

    Kegiatan tersebut menggunakan drone bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, yang dilaksanakan berpusat di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, pada Rabu (8/7/2026). Selain mengantisipasi gagal panen, kegiatan Gerdal OPT WBC juga menjadi langkah cepat dalam menjaga status Kabupaten Lamongan, sebagai lumbung pangan Jawa Timur.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pengendalian secara serentak menjadi kunci memutus penyebaran wereng batang coklat, yang saat ini sudah teridentifikasi di 19 kecamatan.

    “Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan gerakan pengendalian hama terpadu secara serentak di 19 kecamatan di Lamongan. Karena yang sudah terpapar wereng batang coklat ada di 19 kecamatan, maka pengendaliannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Bantuan Program Genting Tahap Satu di Lamongan Disalurkan

    Langkah tersebut juga menjadi upaya dalam rangka mempertahankan capaian sektor pertanian di Kabupaten Lamongan, yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan nasional. Kabupaten Lamongan memiliki total luas lahan pertanian mencapai 103.483 hektare, dengan 95.745 hektare lahan baku sawah yang terdiri atas 53.057 hektare sawah tadah hujan dan 42.688 hektare sawah irigasi, serta 7.773 hektare lahan bukan sawah.

    Potensi yang mengantarkan Lamongan, menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur. Berdasarkan angka dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2025, produksi padi di Kabupaten Lamongan mencapai 904.928 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau sekitar 950.000 ton, yang menjadikan Kabupaten Lamongan sebagai produsen padi nomor satu di Jawa Timur.

    Baca Juga :  Kemarau Basah, Kabupaten Lamongan Malah Berhasil Panen Raya Tembakau

    Pak Yes menambahkan, untuk mempertahankan capaian tersebut membutuhkan kewaspadaan terhadap ancaman organisme pengganggu tanaman. Berdasarkan data lapangan periode 1 Juni hingga 3 Juli 2026, luas areal waspada serangan WBC di Lamongan telah mencapai 2.186,88 hektare yang tersebar di 19 kecamatan, dengan populasi berkisar 10 hingga 20 ekor per rumpun. Apabila tidak segera dikendalikan, WBC berpotensi dapat berkembang hingga tiga generasi dalam satu musim tanam, menyebabkan kerusakan tanaman yang berujung pada gagal panen.

    Adapun 19 kecamatan tersebut adalah, Kecamatan Sugio, Karangbinangun, Glagah, Sukodadi, Laren, Karanggeneng, Lamongan, Tikung, Kembangbahu, Sarirejo, Kedungpring, Sekaran, Pucuk, Babat, Modo, Maduran, Turi, Kalitengah, dan Deket.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri tenaga ahli Wakil Menteri Pertanian RI, Mujiburrahman. Dengan dia menyampaikan, pemerintah pusat akan terus mengintervensi sektor pertanian melalui bantuan sarana dan prasarana, supaya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani dalam mendukung swasembada pangan nasional.

    Baca Juga :  Festival Kupatan di Lamongan, Dari Mendukung Eksistensi Tradisi dan Wisata Hingga Ekonomi
    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan Pertanian Lamongan
    Previous ArticleKades Pelemwatu Menganti Sukayin Melantik Robi Darwanto Sebagai Kepala Dusun Pelemdodol
    Next Article Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen

    Berita Terkait

    Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    7 Oktober 2026

    Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

    6 Oktober 2026

    Lolos Verifikasi dan Validasi, Kabupaten Lamongan Mendapat Jatah 387 KIP JAWARA

    6 Oktober 2026

    HUT ke-81 TNI, Pemkab Lamongan Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas

    6 Oktober 2026

    Lomba Desain Batik Lamongan 2026 Digelar, Upaya Melestarikan dan Mengembangkan Batik Lamongan

    4 Oktober 2026

    Peringati Momen Haornas, Pemkab Lamongan Perkenalkan Berbagai Cabor kepada Masyarakat

    4 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Bertanding di Porprov IX Jawa Timur, Lamongan Target Masuk Sepuluh Besar

    19 Juni 2025

    MINATBACA.com – Kontingen Kabupaten Lamongan siap berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur…

    Pemdes Indrodelik Rencana Bangun Tempat Pemancingan dan Wahana Bermain

    Cegah Stunting, Desa Mriyunan Sidayu Dorong Ketahanan Pangan Warga

    Tampuk Kepemimpinan Polres Lamongan Resmi Berganti Sosok

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.