Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Sebut 65 Persen Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Dalam Kondisi Baik

      30 Juni 2026

      Pusta Raya, Cara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan Menjaga Budaya Literasi

      30 Juni 2026

      Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai

      30 Juni 2026

      Kabupaten Lamongan Terima Penghargaan Dalam Peringatan Harganas ke-33 Provinsi Jawa Timur

      30 Juni 2026

      Melalui Program TJSL, SIG Berhasil Tumbuhkan 36 Pelaku UMKM di Desa Glondonggede

      29 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai
    Ekonomi

    Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai

    RedaksiBy Redaksi30 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif meminta percepatan pendataan melalui sistem digital, supaya target sensus dapat segera tercapai. Terlebih saat ini, agenda telah memasuki pertengahan bulan pertama pelaksanaan.

    Hal tersebut disampaikan dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Putri Mijil, Pendopo Gresik, Selasa (30/6/2026). Dengan dokter Alif menyebut, capaian sensus saat ini masih sekitar 17 persen, sementara pelaksanaan akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Untuk mempercepat pendataan dia mengusulkan, pemanfaatan data pegawai di lingkungan Pemkab Gresik yang berjumlah sekitar 12.000 orang.

    “Kalau petugas BPS harus mendatangi satu per satu dari total 12.000 pegawai kita di lingkungan Pemkab hingga guru-guru sekolah, tentu BPS bisa pusing sendiri dan waktu akan habis,” kata dokter Alif.

    Baca Juga :  Bantuan Pupuk dan Benih Bagi Para Petani Terdampak Puso di Gresik

    “Saya instruksikan lewat Pak Sekda (Sekretaris Daerah), untuk membuat surat resmi. Kumpulkan data email dan nomor telepon, lalu lakukan blasting kuesioner digital terintegrasi via whatsapp dan Gmail (google mail),” terangnya.

    Menurut dokter Alif, proses tersebut juga akan disertai dengan pemantauan secara berkala. Di mana BPS akan menyampaikan daftar instansi atau pegawai yang belum mengisi kuesioner, sehingga masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat segera melakukan tindak lanjut. Sehingga petugas BPS bisa lebih fokus melakukan pendataan terhadap pelaku usaha dan perusahaan, yang masih menghadapi kendala di lapangan.

    Data Sensus Ekonomi dikatakan oleh dokter Alif, sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Sebagai daerah industri yang terus berkembang, Kabupaten Gresik membutuhkan data ekonomi akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan, investasi, serta pengembangan UMKM setempat.

    Baca Juga :  Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan

    Dia menerangkan, data sensus ekonomi sepuluh tahunan ini sangat krusial bagi masa depan Kabupaten Gresik, yang kini dihuni oleh beberapa kawasan ekonomi. Mulai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kawasan Industri Gresik (KIG), 90.000 UMKM, hingga Kawasan Maspion. Sehingga butuh basis data yang berkualitas, agar arah kebijakan pembangunan daerah ke depan dapat tepat sasaran.

    Tidak hanya itu, dokter Alif juga mengajak seluruh pelaku usaha, baik perusahaan maupun usaha perorangan, untuk memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena data sensus tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan.

    “Saya sendiri sudah disensus oleh teman-teman BPS, dan menyampaikan data apa adanya yang formal di atas kertas. Masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu takut akan masalah pajak atau lainnya. Berikan data yang jujur mengenai tenaga kerja, omzet, dan jenis produksi,” tambahnya.

    Baca Juga :  Beragam Pakaian Adat Sempat Tampil di Halaman Kantor Bupati Gresik

    Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi sumber data penting bagi pemerintah maupun pelaku usaha. Data tersebut dapat untuk melihat kondisi dunia usaha, mengidentifikasi peluang investasi, meningkatkan daya saing, sekaligus menjadi dasar penyusunan program pembangunan daerah, termasuk RPJMD.

    Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang turut hadir dalam kegiatan menyatakan, kesiapan seluruh perangkat daerah untuk mendukung percepatan pendataan digital. Dia berharap, langkah tersebut dapat membantu mewujudkan target 100 persen pelaksanaan agenda Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Gresik.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleKabupaten Lamongan Terima Penghargaan Dalam Peringatan Harganas ke-33 Provinsi Jawa Timur
    Next Article Pusta Raya, Cara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan Menjaga Budaya Literasi

    Berita Terkait

    Sebanyak 670 Tenan Meriahkan PetroNite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik

    29 Juni 2026

    Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI

    28 Juni 2026

    Layanan SIM Keliling dan Adminduk di Festival Nasi Krawu Gresik Diserbu Warga Pemohon

    28 Juni 2026

    Kepala Dispendik Gresik Apresiasi Lomba Mewarnai dan Story Telling Bahasa Gresikan Hajatan KWGe

    27 Juni 2026

    Meneladani Jejak Ulama Pendiri dan Pengasuh di Ponpes Zainal Abidin Bungah, Diselenggarakan Haul

    27 Juni 2026

    Dari Ratusan Kilogram Daging dan Beras Pilihan, Hajatan KWGe Bersiap Pecahkan Rekor MURI

    26 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Sebut 65 Persen Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Dalam Kondisi Baik

    Pusta Raya, Cara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan Menjaga Budaya Literasi

    Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai

    Kabupaten Lamongan Terima Penghargaan Dalam Peringatan Harganas ke-33 Provinsi Jawa Timur

    Melalui Program TJSL, SIG Berhasil Tumbuhkan 36 Pelaku UMKM di Desa Glondonggede

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Komitmen SIG Dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

    5 Maret 2026

    MINATBACA.com – Leang (Gua) Bulu Sipong 4 di Bukit Bulu Sipong menjadi saksi peradaban, di…

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Cabor IBCA-MMA Raih Medali Emas Untuk Lamongan di Porprov IX Jatim

    Sebanyak 2.122 ASN di Lamongan Menerima SK Pengangkatan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.