Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melalui Layanan Beton MiniMix, SIG Bidik Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan

      20 Juni 2026

      Bupati Lamongan; Masa Depan Bukan Tentang AI, Tapi Kemampuan Mengintepretasi juga Karakter

      19 Juni 2026

      Jawab Kebutuhan Industri dan Buka Peluang Kerja, Pemkab Gresik Dorong Pengembangan Vokasi

      19 Juni 2026

      Sebanyak 2.057 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Bulan Suro di Kabupaten Lamongan

      18 Juni 2026

      Kabupaten Lamongan Dijatah 1.385 Hektare Lahan Program Bongkar Ratoon Untuk Tahun Ini

      18 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD
    Kesehatan

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    RedaksiBy Redaksi5 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang dan jasa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes).

    Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Horison, Selasa (5/5/2026) tersebut, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada kepala Puskesmas, pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya BLUD. Sehingga pengelolaan pengadaan dituntut untuk tidak hanya taat terhadap regulasi, namun juga mengedepankan prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme.

    “Kepala UPT Puskesmas tidak boleh menjadi raja kecil, atau tidak boleh sembarangan, terutama dalam pengadaan barang dan jasa. Tetapi harus tetap melalui mekanisme dari Dinas Kesehatan sebagai tongkat komando yang harus melihat efektivitas dan efisiensi, yang tidak mempengaruhi pelayanan,” ungkap Gus Yani.

    Gus Yani juga menegaskan, Bimtek pengadaan barang dan jasa BLUD bukan sekadar pertemuan biasa. Tapi langkah awal untuk memastikan seluruh belanja direncanakan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan kepada masyarakat.

    “Diperlukan komitmen, integritas, dan kesungguhan para peserta. Jangan jadikan Bimtek ini sebagai beban administratif, melainkan sebagai sarana mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak kepada masyarakat,” tuturnya.

    Gus Yani menambahkan, seiring dengan dinamika regulasi dan perkembangan teknologi, aparatur pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan pemahaman dalam melaksanakan proses pengadaan. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan menjadi sangat strategis sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Baca Juga :  Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat di Desa Kedungsumber Balongpanggang

    “Saya berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami secara komprehensif tata kelola pengadaan barang dan jasa pada BLUD. Termasuk penerapan prinsip-prinsip Good Governance, manajemen risiko, serta pemanfaatan sistem digital dalam proses pengadaan,” ungkap Gus Yani.

    Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Zam Zam Ikhwan dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Puskesmas sudah menjadi BLUD, berarti harus bisa mengendalikan di mana kekurangan pelayanan yang kurang baik. Cepat dan tanggap demi melayani masyarakat, serta tidak ragu melakukan inovasi untuk kebaikan layanan selama tidak keluar dari koridor aturan hukum yang berlaku.

    “Saya berpesan agar pengelola BLUD, seperti RSUD atau Puskesmas, dapat berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan. Namun tetap berada dalam koridor hukum yang aman,” kata Zam Zam.

    Zam Zam menjelaskan, pola pengelolaan keuangan BLUD memberi keleluasaan dalam pengadaan barang dan jasa, guna menjamin ketersediaan sarana dan prasarana, serta layanan kesehatan secara cepat dan tepat. Namun fleksibilitas harus diimbangi tata kelola pengadaan profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kesalahan dalam pengadaan BLUD tidak hanya berdampak pada administrasi keuangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko hukum dan menghambat pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap, Bimtek pengadaan barang dan jasa BLUD ini berjalan optimal agar mendukung terselenggaranya peningkatan mutu layanan kesehatan,” harapnya.

    Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta turut menghadirkan narasumber Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gresik David Lafinson Sipayung, dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik R. Achmad Nur Rizki.

    Baca Juga :  Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD
    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas Kesehatan Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleRumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Menembus Pasaran Global
    Next Article Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    Berita Terkait

    Jawab Kebutuhan Industri dan Buka Peluang Kerja, Pemkab Gresik Dorong Pengembangan Vokasi

    19 Juni 2026

    Pramuka Garuda Tahun 2026 Resmi Dilantik Wakil Bupati Gresik

    17 Juni 2026

    Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Guna Kejar Target Penurunan Stunting 14,2 Persen

    17 Juni 2026

    Kepala Dispendik Gresik; Seluruh Tahapan SPMB Telah Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

    17 Juni 2026

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    15 Juni 2026

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    14 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Melalui Layanan Beton MiniMix, SIG Bidik Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan

    Bupati Lamongan; Masa Depan Bukan Tentang AI, Tapi Kemampuan Mengintepretasi juga Karakter

    Jawab Kebutuhan Industri dan Buka Peluang Kerja, Pemkab Gresik Dorong Pengembangan Vokasi

    Sebanyak 2.057 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Bulan Suro di Kabupaten Lamongan

    Kabupaten Lamongan Dijatah 1.385 Hektare Lahan Program Bongkar Ratoon Untuk Tahun Ini

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bu Min Sidak Sejumlah Sekolah di Gresik Untuk Pastikan MPLS Aman

    15 Juli 2024

    MINATBACA.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru tidak luput dari perhatian…

    Terkait Video Undian Jalan Sehat, Pemdes Randuagung Berikan Klarifikasi

    Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Guna Kejar Target Penurunan Stunting 14,2 Persen

    Tujuh Raperda Tahun 2025 Lamongan Akhirnya Disahkan Menjadi Perda

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.