Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Lifestyle»Kata Kades Surowiti Panceng Usai Turut Semarakkan Ajang Giri Kedaton Bonsai
    Lifestyle

    Kata Kades Surowiti Panceng Usai Turut Semarakkan Ajang Giri Kedaton Bonsai

    RedaksiBy Redaksi12 Mei 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tanaman bonsai ternyata banyak memiliki sisi keunikan. Di balik perpaduan tanaman dengan nilai seni tinggi, bonsai bagi pemiliknya mempunyai filosofi bermacam-macam.

    Sonhaji, salah satu penghobi bonsai asal Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik menilai, tanaman mungil itu sarat makna kehidupan. Bagi Sonhaji, bonsai bukan sekadar tanaman. Dia mengutip filosofi Sunan Kalijaga, yang melihat bonsai sebagai media pembelajaran spiritual. Menurutnya, akar dari bonsai tumbuh ke bawah dan ke tanah. Untuk itu bonsai yang bagus adalah jika akarnya kuat, sementara daun bisa rontok.

    “Itu makna bahwa manusia sejatinya harus menyadari asal-usulnya. Kuatnya hidup itu karena akar,” jelasnya saat mengikuti ajang Giri Kedaton Bonsai di halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (9/5/2025).

    Baca Juga :  Puncak Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Gresik Digelar Selama 3 Hari

    Menurut Kepala Desa (Kades) Surowiti tersebut, bonsai adalah tanaman yang memiliki makna mendalam tentang kehidupan, baik hubungan manusia dengan alam dan pentingnya menjaga keseimbangan. Membentuk tanaman bonsai, kata Sonhaji adalah seni yang menyatu dengan alam dan jiwa. Melalui bonsai, dia mengajak siapa pun untuk belajar tentang keseimbangan hidup.

    Sonhaji lantas menunjuk salah satu bonsai miliknya, di satu sisi tumbuh hijau subur, sementara di sisi lain ada dahan mati yang tetap berdiri kokoh. Meski begitu, keduanya tetap hidup berdampingan dalam satu pot.

    “Itulah hidup. Ada baik, ada buruk, semuanya tetap berdiri di bumi. Alam itu seimbang. Dan kita harus bisa belajar dari sana,” tutur Sonhaji.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Salah Satunya Guna Perkenalkan Kepada Generasi Muda

    Di tengah pameran bonsai tingkat nasional di halaman gedung Pemkab Gresik tersebut, ahli spiritual ini juga turut menghadirkan bonsai jenis setigi, berusia lima tahun yang tumbuh dalam kelas Pratama. Menurutnya, merawat bonsai tidak terlalu sulit. Namun butuh ketelatenan dan konsistensi yang tinggi. Tanaman itu harus disiram dan perapian ranting setiap pagi dan sore hari.

    “Bahkan bonsai jenis setigi miliknya harus disiram pakai air laut, ya karena memang tanamannya berasal dari tepi laut,” katanya.

    Selain menyemprotkan air, untuk mengusir hama pada bonsai miliknya, Sonhaji juga memberikan obat-obatan nutrisi tanaman, sehingga tetap bagus dan terjaga. “Intinya harus telaten, itu saja,” pungkasnya.

    gresik
    Previous ArticlePlt Bupati Gresik Tekankan Pencegahan Kenakalan Remaja dan Perceraian
    Next Article Diperkuat Megawati Hangestri, GPPI Jadi Juara Ketiga Proliga 2025

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pertama di Asia Tenggara, SIG Operasikan Fasilitas Pemusnah Bahan Perusak Ozon

    18 September 2025

    MINATBACA.com – Hari ozon se-dunia yang biasa diperingati setiap tanggal 16 September, menjadi momentum untuk…

    Bupati, Jajaran Forkopimda dan Warga, Gelar Doa Bersama di Masjid Jami Gresik

    Muscab PKB Gresik, Nama Syahrul Munir Menguat Untuk Memimpin

    Memperlancar dan Mudahkan Akses Petani, Pemdes Pucung Bangun JUT

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.