Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

      23 September 2026

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026

      Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

      22 September 2026

      Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

      22 September 2026

      Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

      21 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
    Kesehatan

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    RedaksiBy Redaksi23 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmen, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

    Yakni, melalui penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Komitmen ditegaskan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada saat membuka Pelatihan Teknis Penyusunan Standar Pelayanan Minimal dan Rencana Strategis BLUD di Hotel Aston Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dalam arahan yang diberikan, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan, layanan kesehatan merupakan garda terdepan yang secara langsung membentuk citra pemerintah di mata masyarakat.

    “Baik buruknya wajah pemerintah hari ini, sangat ditentukan oleh pelayanan di lini terdepan, terutama puskesmas dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit,” ungkap Gus Yani.

    Menurut Gus Yani, perubahan perilaku masyarakat yang semakin kritis dan terbuka, menuntut adanya transformasi dalam cara kerja birokrasi, khususnya dalam memberikan pelayanan publik. Di era digital saat ini, kualitas layanan dapat dengan cepat dinilai dan disebarluaskan oleh masyarakat.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Peringkat Kedua Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik se-Jatim

    “Pelayanan tidak bisa lagi menggunakan pola lama. Standar mutu dan kualitas harus benar-benar kita susun dengan baik, karena itu menjadi wajah pemerintah,” ujarnya.

    Di samping itu, Gus Yani juga menyoroti tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama dari kalangan pekerja yang merasa telah memenuhi kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan. Karena itu, dia menegaskan, pelayanan harus tetap menjadi prioritas, termasuk dalam kondisi-kondisi tertentu yang dihadapi masyarakat.

    “Yang utama adalah menyelamatkan masyarakat terlebih dahulu. Soal administrasi dan pembiayaan bisa kita carikan solusi,” imbuhnya.

    Lebih jauh, Gus Yani menilai bahwa tantangan utama layanan kesehatan saat ini bukan hanya pada aspek fasilitas atau sumber daya manusia, melainkan pada kualitas pelayanan (service). Sebab hal ini menjadi salah satu faktor, yang mendorong masyarakat untuk memilih berobat ke luar negeri.

    Baca Juga :  Tidak Sekedar Melakukan Pemeriksaan Mata di KWG, Eyelink Group juga Bagikan Kacamata Gratis

    “Banyak yang sekolahnya sama, alatnya juga tidak jauh berbeda. Tapi yang membedakan adalah pelayanan,” kata Gus Yani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani juga tidak lupa mengingatkan pentingnya penyusunan rencana strategis yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan prinsip good governance. Karena di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi, tentunya setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan harus dapat dipertanggungjawabkan.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah, dalam laporan menyampaikan, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan seluruh BLUD di Kabupaten Gresik, yang terdiri dari tiga rumah sakit daerah, 32 puskesmas, serta satu laboratorium kesehatan daerah.

    Di mana peserta mengikuti proses penyusunan dokumen secara intensif, termasuk melalui metode karantina hingga malam hari, guna memastikan dokumen yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan implementatif.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Masjid As-Shalihin Sangkapura Bawean

    “Dokumen yang disusun, diharapkan selaras dengan Renstra Dinas Kesehatan dan RPJMD Kabupaten Gresik, serta mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas,” tuturnya.

    Adapun proses penyusunan di dampingi oleh tim dari LPPSP Universitas Indonesia, dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya terkait pengelolaan BLUD.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas Kesehatan Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleKolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji
    Next Article Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

    Berita Terkait

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026
    Search
    Terkini

    Sebanyak 21.396 Batang Rokok Ilegal Kembali Berhasil Diamankan di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

    Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Pemdes Katimoho Bantu Pembangunan Ruang Kelas MI RA Mahalul Ulum

    5 September 2024

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Katimoho, Kecamatan Kedamean, Gresik, melalui musyawarah desa (musdes) turut berpartisipasi…

    Gelaran Muscab PKB Gresik, Tidak Sekedar Mencari Calon Ketua Baru

    Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan di Ajang Internasional GPEA 2024

    Kontes Bandeng Kawak 2025 di Gresik Siap Digelar Malam Ini

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.