Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

      4 Juni 2026

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik
    Kesehatan

    Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan kerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta rombongan, yang meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik.

    Kunjungan kerja pada Selasa (7/4/2026) tersebut, merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Lamongan untuk berkolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE) atau sampah menjadi energi listrik.

    Di mana Gresik dan Kabupaten Lamongan menjadi bagian dari sepuluh daerah yang ditunjuk Presiden RI Prabowo Subianto, berpartisipasi mensukseskan program Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dalam mempercepat penanganan sampah dan mencapai Zero Waste Energy. Yakni, melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) aglomerasi Surabaya Raya pada tahun 2026.

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di dampingi Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau langsung proses landfill mining, teknologi yang menjadi andalan TPA Ngipik dalam mereduksi sampah. Dia memberi apresiasi tinggi kepada Pemkab Gresik beserta seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup, terkait keberhasilan mengelola sampah secara modern dan efektif.

    “Saya mengapresiasi Pemkab Gresik atas langkah-langkah dalam pengelolaan pemusnahan sampah, yang dilakukan secara modern. Kami akan belajar banyak dari tempat ini, terutama kelebihan dari landfill mining yang belum kita laksanakan,” ujar Pak Yes.

    Menurut Pak Yes, pembakaran Refuse-Derived Fuel (RDF) beserta produk inovatif terbaru di TPA Ngipik seperti sisa makanan MBG untuk dibuat menjadi varian produk makanan ternak, makanan burung, dan ikan, juga menginspirasi untuk diterapkan dalam pengembangan TPA di Lamongan.

    “Untuk menyelesaikan problem masalah sampah baik di Kabupaten Lamongan dan Gresik, nanti kita akan membuat kerja sama atau MoU. Pengelolaan sampah merupakan gerakan bersama, demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” ucapnya.

    Sementara Gus Yani menyampaikan, Pemkab Gresik siap berkolaborasi dalam upaya untuk penanganan sampah secara berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi modern. Kerja sama PSEL di kawasan Surabaya Raya, melibatkan Kota Surabaya, Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Lamongan.

    Dalam skema kerja sama tersebut, sampah yang telah diolah menjadi energi listrik, nantinya akan dibeli oleh PLN sebagai bagian dari program nasional pengembangan energi baru terbarukan.

    “Untuk Kabupaten Gresik, potensi sampah yang akan dikirim ke lokasi PSEL mencapai sekitar 250 ton per hari. Kemudian untuk Kabupaten Lamongan, 100 ton per hari,” kata Gus Yani.

    Kolaborasi lintas Pemkab diharapkan, pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.

    “Setelah ini kami akan berkunjung ke Kabupaten Lamongan, untuk mencari titik pertemuan TPST Kabupaten Gresik dan Lamongan. Mudah-mudahan langkah baik ini segera terealisasi,” harapnya.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah menegaskan, dukungan terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Dengan dia menilai, kolaborasi antar daerah dapat menjadi kunci terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi.

    Sri Subaidah juga menjelaskan, pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Timur saat ini telah mencapai 52,7 persen atau tertinggi secara nasional. Capaian yang turut memotivasi Kabupaten Gresik, untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan.

    “Melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bupati Lamongan Yuhronur Efendi gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleKetua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar
    Next Article Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    Berita Terkait

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    4 Juni 2026

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    1 Juni 2026

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    1 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Melihat Pelaksanaan SPMB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Mengunjungi SMKN 1 dan SMAN 1 Cerme

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pak Yes Ajak Para Ulama dan Umara Sinergi Bangun Lamongan

    27 Maret 2025

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, mengajak para ulama…

    Bupati Kukuhkan Pengurus Dekranasda Lamongan Periode 2025-2030

    Pemkab Lamongan Kerja Sama Dengan CV Ratu Indonesia Untuk RPHU

    Komitmen Pemkab Lamongan Dukung Penerimaan Negara dari Dana Cukai

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.