Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

      16 Juli 2026

      Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

      16 Juli 2026

      Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

      15 Juli 2026

      Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

      15 Juli 2026

      Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

      15 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Travel»Festival Kupatan di Lamongan, Dari Mendukung Eksistensi Tradisi dan Wisata Hingga Ekonomi
    Travel

    Festival Kupatan di Lamongan, Dari Mendukung Eksistensi Tradisi dan Wisata Hingga Ekonomi

    RedaksiBy Redaksi28 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar Festival Kupatan 2026, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah.

    Kegiatan yang menjadi momentum penting dalam melestarikan tradisi, sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. Festival diawali dengan kegiatan sakral kenduri kupat yang dilaksanakan di Menara Rukyat, Sabtu (28/3/2026).

    Adapun kenduri menjadi simbol rasa syukur, dan sekaligus puncak ibadah Ramadhan yang dimaknai sebagai momentum ‘melebur’ dosa. Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada lokasi utama Festival Kupatan di lapangan Desa Tunggul.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutan menyampaikan, tradisi kupatan memiliki nilai yang mencerminkan semangat berbagi, saling memaafkan, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

    “Tradisi kupatan ini telah ada sejak masa para wali dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi mengandung makna spiritual dan sosial,” ungkap Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Sementara Kepala Dinas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Lamongan Siti Rubikah menjelaskan, tradisi kupatan merupakan warisan budaya yang telah mengakar kuat, khususnya di wilayah pesisir Paciran.

    Dia menuturkan, kupatan tidak hanya menjadi simbol perayaan pasca Hari Raya Idul Fitri. Tetapi juga mengandung filosofi rasa syukur, dan juga mempererat silaturrahmi.

    “Festival ini menjadi pesta rakyat, sekaligus penguatan identitas budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun,” kata Siti Rubikah.

    Baca Juga :  Saat Menteri Desa Berkunjung dan Beri Apresiasi Kepada Kabupaten Lamongan

    “Di tengah modernisasi, kegiatan ini penting untuk menjaga eksistensi tradisi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas,” tambahnya.

    Pada kegiatan tersebut, terdapat beragam rangkaian acara yang turut memeriahkan. Mulai dari lomba cipta menu kupat, lomba perahu hias, prosesi rebutan gunungan ketupat, hingga pembagian ribuan porsi kupat gratis kepada masyarakat.

    Festival Kupatan diselenggarakan, di antaranya bertujuan untuk melestarikan dan juga menjaga keberlangsungan tradisi masyarakat, meningkatkan partisipasi dalam merawat warisan budaya daerah, menarik minat wisatawan, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta mempererat kebersamaan dan gotong royong.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Hari Raya Idul Fitri Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleGelaran Muscab PKB Gresik, Tidak Sekedar Mencari Calon Ketua Baru
    Next Article Paripurna Perubahan Propemperda 2026 dan Penyampaian LKPJ 2025 Kabupaten Lamongan

    Berita Terkait

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026

    Kemendung Football Academy Lamongan Raih 2 Piala Liga Anak Megilan 2026

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    Bentuk Apresiasi, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi SMAN 1 Gresik

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    Load More
    Berita Lainnya
    Travel

    Faktor yang Menjadikan Pengalangan Masuk Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur

    20 Juni 2025

    MINATBACA.com – Terus berupaya dalam mengembangkan wisata petik buah di lahan Tanah Kas Desa (TKD)…

    Ajak Generasi Muda Gaungkan Batik Gresik Melalui Pemilihan Duta

    Pilkada Gresik 2024, Paslon Gus Yani-Dokter Alif Pilih Mendaftar di Hari Pertama

    Melalui Layanan Beton MiniMix, SIG Bidik Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.