Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah
    Pemerintahan

    Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah

    RedaksiBy Redaksi13 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak tahun 2026, menjadi ruang partisipasi bermakna yang melahirkan program nyata bagi anak.

    Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bupati Gresik, pada tanggal 12 dan 13 Februari 2026 diikuti sebanyak 50 anak, perwakilan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dengan sejak hari pertama, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

    Materi disampaikan oleh Naily Itqiana dari Bappeda Kabupaten Gresik, Christina Setianingrum selaku Mitra Muda UNICEF, serta Raditya dari Fasilitator Forum Anak Jawa Timur. Sementara sesi diskusi, dipandu Arif Priyanto dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Gresik, dan Agika Rahma Putri dari Fasilitator Forum Anak Kabupaten Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif yang hadir dalam kegiatan mengatakan, kehadiran anak-anak dalam forum membawa tanggung jawab besar.

    “Hari ini kalian hadir sebagai perwakilan dari 18 kecamatan, itu bukan hal kecil. Suara kalian, mewakili ribuan anak di kecamatan masing-masing. Maka kesempatan ini, harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

    Dia menekankan, jika sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik berbasis dari bawah, melalui Musrenbang. Karena itu, hasil Musrenbang Anak akan dikawal agar masuk dalam perencanaan daerah. Sembari mengingatkan, agar usulan tidak berhenti pada tema besar.

    “Jangan hanya berhenti pada tema seperti menurunkan kenakalan anak, yang kami butuhkan adalah programnya apa, kegiatannya seperti apa. Apa yang kalian sepakati, harus jelas, terukur, dan bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

    Menurut dokter Alif, Musrenbang Anak 2026 harus berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan sekadar anak diundang untuk berbicara, tetapi benar-benar merumuskan gagasan yang akan diperjuangkan hingga masuk APBD.

    Dia juga mendorong, agar forum anak di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan penjaringan aspirasi ke sekolah-sekolah, sebelum Musrenbang tingkat kabupaten. Karena kebutuhan anak di Pulau Bawean, tentu berbeda dengan di wilayah daratan, seperti di Kecamatan Kebomas. Sehingga program harus kontekstual, sesuai tantangan dan karakter wilayah masing-masing.

    Baca Juga :  Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati menjelaskan, pada hari pertama mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga, memahami bagaimana usulan dapat masuk dalam kebijakan pembangunan.

    Peserta kemudian dibagi ke dalam lima kelompok, sesuai klaster hak anak. Yakni, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan dasar, pendidikan, waktu luang dan kegiatan budaya, serta upaya perlindungan khusus. Dari kelompok tersebut, anak-anak mengidentifikasi isu di lingkungan masing-masing.

    “Usulan yang masuk sangat banyak. Hari ini kita menyaring dan menentukan skala prioritasnya, untuk dibacakan dalam Musrenbang Kabupaten Bulan Maret mendatang, sebagai bagian dari perencanaan tahun 2027,” jelas Titik.

    Baca Juga :  Gelar Sosperda di Glindah Kedamean, Berikut Ajakan Wakil Ketua DPRD Gresik Kepada Masyarakat

    Titik juga menyampaikan, sejumlah aspirasi anak pada tahun sebelumnya telah direalisasikan oleh Pemkab Gresik. Di antaranya penguatan ruang bermain ramah anak, pengembangan sekolah ramah anak, pengaturan jam operasional truk demi keselamatan anak, dukungan transportasi ramah anak melalui Trans Jatim, penguatan Universal Health Coverage (UHC), penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pencegahan perkawinan anak, hingga inovasi layanan ‘Hatiku Padamu’ bagi anak penyandang disabilitas.

    “Ini menunjukkan bahwa suara anak, benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Musrenbang Anak adalah bagian nyata, dari perencanaan pembangunan daerah yang ramah anak,” ucapnya.

    Yasmin (13), peserta perwakilan dari Kecamatan Kebomas mengaku, sangat bersemangat mengikuti kegiatan karena merasa suaranya benar-benar didengar. Secara khusus, Yasmin berharap, ke depan taman-taman yang ada di Kabupaten Gresik dapat diperbanyak, diperindah, sekaligus dibuat lebih ramah anak, sehingga menjadi ruang bermain yang aman dan nyaman.

    Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBantu Lansia, Pengoperasian Eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Diresmikan
    Next Article Wabup Tekankan Sinergi Bangun Daerah dari Desa Pada Saat Pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Lamongan Kembali Disalurkan

    12 Maret 2026

    MINATBACA.com – Tidak hanya mengupayakan untuk percepatan surutnya air, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga…

    Penerapan Industri Hijau Petrokimia Gresik Dapat Apresiasi Dari Menperin RI

    Harapan Plt Bupati Saat Pelantikan Pimpinan DPRD Gresik Masa 2024-2029

    Wabup Gresik Dorong Percepatan Pendataan Secara Digital, Agar Target Sensus Dapat Segera Tercapai

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.